MANAGED BY:
SELASA
27 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 19 Juni 2021 11:21
Selain Dikorupsi, Proyek Irigasi Kukar Dibangun di Kawasan Konservasi
Pelaksana Proyek Irigasi Dituntut 9 Tahun

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Tak sesuai perencanaan hingga dibangun tanpa izin kementerian di lahan konservasi, jadi dasar pertimbangan tuntutan untuk tiga terdakwa korupsi proyek irigasi di Desa Sepatin, Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar). Besaran pidana yang dilayangkan JPU Iqbal, Ando Rumapea, dan Edi Setiawan pun beragam sesuai peran ketiganya.

Maladi jadi terdakwa yang pertama mendengarkan berkas tuntutan dibacakan beskal dari Kejari Tenggarong itu. Pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut dinilai turut serta memperkaya orang lain dalam proyek senilai Rp 9,58 miliar itu. ASN Pemkab Kukar itu dituntut selama 4 tahun pidana penjara. “Selain itu, terdakwa dibebani denda Rp 50 juta subsider 3 bulan pidana kurungan,” ucap JPU Iqbal membaca amar tuntutan.

Menurut para beskal, pada 2013, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kukar merencanakan perbaikan saluran sungai untuk jalur distribusi air ke tambak warga di Desa Sepatin. CV Smart Tehnik Konsultan ditunjuk sebagai konsultan perencana. Kemudian menyusun acuan dasar peningkatan tersebut. Tujuh tambak warga dengan lahan seluas 559.84 hektare atau 47 petak tambak dinilai perlu penguatan irigasi.

Maladi ditunjuk sebagai PPK menyurvei ulang lokasi kegiatan tersebut di Anggana. Berkoordinasi dengan kepala desa setempat, diusulkan hanya lima tambak seluas 388.04 hektare atau 31 petak yang diajukan untuk dilelang. Rekanan yang mengerjakan proyek ini pun dicari. Namun, Sambung Iqbal membaca dakwaan, penyusutan itu tak dibarengi dengan berubahnya estimasi kebutuhan awal yang diusulkan sebesar Rp 9,58 miliar.

Ketika lelang, Moh Thamrin  meminjam bendera usaha milik Amiruddin, yakni PT API. Perusahaan ini mengikuti lelang proyek irigasi. Dengan kompensasi, selepas pekerjaan selesai ada bagi hasil Rp 300 juta dari peminjaman badan usaha tersebut. “PT API milik terdakwa Amiruddin yang dipinjam terdakwa Moh Thamrin memenangi lelang dengan penawaran terendah sebesar Rp 9,08 miliar,” urai kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tenggarong ini.

Pada 18 September 2014, kata Jaksa Ando gilirannya membaca tuntutan,  terdakwa Maladi dan Moh Thamrin bersama-sama kembali menyurvei lokasi pekerjaan. Namun, proyek tak mungkin terlaksana. Karena tertutup rimbunnya pohon nipah dan belum terdapat tanggul untuk menunjang drainase yang hendak dikerjakan.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 14:16

Capaian Vaksinasi di Kaltim Masih Sangat Rendah

Capaian atau realisasi program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur…

Selasa, 27 Juli 2021 11:14

Calon Anggota DPD Pengganti Almarhum Muhammad Idris, Nanang Sulaiman Kandidat Kuat

BALIKPAPAN-Pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPD RI (alm) Muhammad Idris sepenuhnya…

Selasa, 27 Juli 2021 11:13
Delapan Daerah Terapkan PPKM Level 4

Kaltim Jadi Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Luar Jawa-Bali

PENAJAM-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tak hanya untuk…

Selasa, 27 Juli 2021 11:05

Bincang dengan Zahra dan Keluarga setelah Terduga Penculik Ditangkap

Selama Zahra disembunyikan, dia mengaku tak pernah disakiti. Tapi ketika…

Selasa, 27 Juli 2021 11:01

Investasi KEK Maloy Jalan di Tempat, Pemilihan Lokasi Disorot Bappenas

KEK Maloy awalnya digadang-gadang sebagai pusat ekonomi baru di luar…

Senin, 26 Juli 2021 17:59

Keluarkan Instruksi PPKM Level 4, Walikota Andi Harun Minta Maaf Bila Ada Kekurangan

SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun mengeluarkan Instruksi Walikota Samarinda…

Senin, 26 Juli 2021 14:17

PPKM Level 4 Diperpanjang: Warteg, PKL, dan Mal Boleh Buka

Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 hingga 25…

Senin, 26 Juli 2021 11:33
Epidemiolog Nilai PPKM Tetap Tak Efektif

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Luhut Janji Pelanggar Aturan Dapat Sanksi Tegas

JAKARTA- Presiden Joko Widodo kemarin(25/7) mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Senin, 26 Juli 2021 10:57
Waswas dengan Kualitas Pendidikan Pelajar di Era Pandemi

Ketika Anak-anak Mulai Jenuh Belajar Jarak Jauh

Peliput: M Ridhuan Nofiyatul Chalimah     Belajar jarak jauh…

Senin, 26 Juli 2021 10:37

Anak Belajar di Rumah, Orangtua Harus Bisa Beradaptasi

KONDISI pandemi Covid-19, membuat anak-anak kini harus belajar di rumah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers