MANAGED BY:
RABU
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 17 Juni 2021 23:00
Soal Panglima TNI, Nasdem Sebut Dua Nama, PKS Pilih Yang Paling Siap
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA– Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada akhir tahun ini. Calon pengganti Hadi pun mulai diperbincangkan. Fraksi Partai Nasdem DPR menilai saat ini sudah ada kandidat yang dianggap layak sebagai pengganti.

Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Willy Aditya menyatakan, kandidat yang berpotensi menjadi orang nomor satu di tubuh TNI itu mengerucut pada dua nama. Yaitu KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

Menurut Willy, keduanya merupakan putra terbaik Indonesia yang pantas menjadi panglima TNI mendatang. Andika dan Yudo memiliki kapasitas dan kapabilitas saat memimpin matra masing-masing. ”Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai panglima tertinggi memiliki hak prerogatif untuk memilih siapa di antara keduanya," kata Willy (16/6).

Legislator asal dapil Jatim XI itu menegaskan, Fraksi Partai Nasdem bakal mendukung sepenuhnya keputusan Presiden Jokowi nanti. Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut menambahkan, siapa nanti yang dipilih Jokowi sebagai panglima TNI harus didukung. Dia yakin tidak akan sulit bagi presiden memilih Andika atau Yudo.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan, UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI mengatur syarat calon panglima. Salah satunya adalah sedang atau pernah menjabat kepala staf angkatan. Mengacu pasal 13, presiden berwenang mengangkat dan memberhentikan panglima TNI setelah mendapat persetujuan DPR. Presiden lebih dulu akan mengusulkan nama kepada DPR. Dewan akan menindaklanjuti usul tersebut selambat-lambatnya dalam 20 hari.

Fraksi PKS berharap calon panglima TNI nanti adalah yang paling siap dan sigap. Pertama, wajib menjaga soliditas TNI. TNI adalah kekuatan utama sistem pertahanan negara. Tanpa soliditas yang kuat, negara akan lemah dan mudah kecolongan. Lalu, sosok panglima harus mampu memosisikan TNI sebagai kekuatan negara yang selalu bersama rakyat. ”Ingat, sejarah TNI lahir dari rakyat dan harus selalu bersama rakyat meski pemerintahan silih berganti," tegasnya. (lum/c9/bay)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers