MANAGED BY:
RABU
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 17 Juni 2021 22:36
Penyelesaian Aktivitas Dugaan Tambang Ilegal di Palaran Sekadar Tingkat Kelurahan
Sering Dikeluhkan, Keruk Batu Bara Berkedok Pematangan Lahan Tetap Dijalankan
MASIH TANDA TANYA: Penyelidikan di kepolisian masih berjalan. Hingga kini, siapa yang bertanggung jawab atas aktivitas ilegal di Jalan Parikesit II, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran, belum jelas.

PROKAL.CO,

Pematangan lahan di Jalan Parikesit II, Gang Bendahara, RT 43, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, turut mengeruk batu bara di lahan sekitar 1,5 hektare. Polisi akhirnya turun tangan menelusuri aktivitas terselubung berkedok pematangan lahan tersebut.

 

SAMARINDATemuan tim gabungan dari Dinas Pertanahan Samarinda dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) itu bukan hanya mendapati kegiatan tak berizin perihal pematangan lahan untuk perumahan, melainkan kegiatan terselubung lainnya, yakni pengerukan batu bara, yang juga tak berizin.

Kecurigaan yang muncul setelah penindakan yang dilakukan pada Jumat (11/) lalu itu kini memantik perhatian kepolisian. Polresta Samarinda turun tangan menyelidiki temuan dua organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut.

Lahan yang hanya berjarak sekitar 5 meter dari permukiman itu dimiliki tiga orang. Yadi, Agus, dan Imran. Kegiatan yang diduga tambang ilegal juga dimotori dua perusahaan. Dekatnya kegiatan dengan rumah warga itu juga sempat menimbulkan gejolak. Masyarakat sekitar sempat menolak kegiatan tersebut berjalan. Penolakan sempat diadukan ke lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) Rawa Makmur. "Beberapa kali warga kan enggak suka, dan protes juga lewat LPM. Kami dapat informasinya saat sidak ke lapangan itu," ujar staf Perizinan Faisal Ramadhani. Keluhan itu tak hanya sampai di tingkat warga. Rupanya sempat diredam hingga ke tingkat kelurahan. "Tapi penyelesaiannya hanya di tingkat kelurahan," sambungnya.

Ketua LPM Rawa Makmur Wiyono membenarkan jika sempat ada kegaduhan di masyarakat sekitar. Pihaknya sempat mempertanyakan akar permasalahan dan berupaya meredam. "Sempat ribut, pertama saya tanya apa masalahnya, ternyata masalah hauling. Karena di situ pihak kelurahan sepertinya sudah ada semacam CSR-nya lah, tapi ya lewat RT. Ribut itu saya minta selesaikan sama RT, sehabis itu enggak ada informasi lagi, saya kira sudah clear. Kalau ke tingkat lurah juga pernah, tapi tanyakan ke Pak Lurah saja detailnya," terang dia.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 14:25

Saling Peduli Dikala Pandemi, yang Isolasi Mandiri Diberi Bantuan, Gubernur Adopsi Anak yang Orangtuanya Meninggal Karena Covid-19

Bantuan kepada pasien Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) terus…

Selasa, 27 Juli 2021 14:10

Imbau Jangan Lalai 5M, Satgas Kecamatan Rajin Operasi Yustisi

Samarinda masuk pada penerapan PPKM level 4. Semestinya semua warga…

Selasa, 27 Juli 2021 12:28

Begini Cara Memperoleh Sertifikat Vaksin Covid-19

Bagaimana Cara Memperoleh Sertifikat Vaksin Covid-19? Menjadi benda yang sangat…

Selasa, 27 Juli 2021 10:49

RS AWS Pastikan Tambah Tempat Tidur

SAMARINDA–Jumlah kapasitas tempat tidur untuk pelayanan pasien terkonfirmasi Covid-19 atau…

Selasa, 27 Juli 2021 10:45

Pemilik Warung Liar Diperingatkan

APRIL lalu, petugas gabungan Satpol PP Samarinda, pemerintah Kecamatan Palaran…

Selasa, 27 Juli 2021 10:43

Siap Hadapi PPKM Level 4, Wali Kota Minta Polisi Telusuri Dugaan Kenaikan Harga Oksigen dan Obat-obatan

Status Samarinda dalam menghadapi pandemi Covid-19 sebelumnya menerapkan pemberlakuan pembatasan…

Senin, 26 Juli 2021 12:57

Rp 2,7 Miliar untuk Bangun Musala di Balai Kota

SAMARINDA–Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda mempresentasikan…

Minggu, 25 Juli 2021 14:03

Vaksinasi Guru di Samarinda Baru 50 Persen

SAMARINDA - Rencana melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli ini…

Minggu, 25 Juli 2021 13:51

Isoman Diberi Layanan Telemedicine, Ismid Kusasih: Ini Proses Transisi yang Butuh Waktu

Sebaran wabah Covid-19 di Kota Tepian belum mereda. Seluruh kecamatan di…

Minggu, 25 Juli 2021 13:48

Pemkot Matangkan Data DTKS

SAMARINDA - Pemkot Samarinda terus mematangkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers