MANAGED BY:
SENIN
26 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Rabu, 16 Juni 2021 18:23
Pertahankan Kawasan Bertutupan Hutan di Lahan Peruntukan Perkebunan

PROKAL.CO,

Oleh :  M. Windrawan Inantha* 


Kalimantan Timur adalah provinsi yang terdepan dalam urusan pembangunan hijau. Tidak usah diragukan lagi, rentetan kebijakan yang mendukung penyelamatan kawasan dengan keanekaragaman hayati dan bentang alam tropisnya. Pencapaian dan pengakuan atas komitmen hijau Bumi Etam yang terkini adalah diraihnya perjanjian pendanaan karbon melalui Forest Carbon Partnership Facility (FCPF).

FCPF-Carbon Fund merupakan program insentif berbasis kinerja pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+), sebagai bagian rangkaian kerja sama antara pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Bank Dunia. Skema ini berpotensi memberikan insentif senilai hampir 110 juta USD hingga tahun 2025 sesuai dengan kinerja provinsi dalam mengurangi emisi. Keberhasilan dalam FCPF ini merupakan jalan panjang Kalimantan Timur yang sudah dirintis sejak 2010 dengan adanya deklarasi Kaltim Green.

Kaltim Green adalah upaya untuk mentransformasi pembangunan ekonomi dari yang mengandalkan industri ekstraktif menuju perekonomian dengan sumber-sumber berkelanjutan atau terbarukan. Peran krusial Kalimantan Timur dalam penurunan emisi, cukup besar. Dalam buku “Membumikan REDD Kaltim” disebutkan, provinsi ini akan berkontribusi sekitar 17 persen dari komitmen penurunan emisi Indonesia (Nationally Determined Contribution/NDC) dari sektor berbasis lahan. Target yang cukup besar, jika harus ditanggung pemerintah sendiri. Namun, lebih mudah dicapai bila ada kolaborasi dengan sektor swasta terutama dalam upaya pencegahan deforestasi dan degradasi di dalam wilayah sektor berbasis lahan seperti perkebunan dan kehutanan.

Berangkat dari komitmen dan peran besar Kaltim dalam penurunan emisi tersebut, provinsi ini aktif menyusun kebijakan maupun membentuk lembaga pendukung pembangunan hijau. Di antaranya lahirnya Master Plan Perubahan Iklim, keberadaan Dewan Daerah Perubahan Iklim, hingga keanggotaan dalam Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Iklim Governor’s Climate and Forest-Task Force (GCF-Task Force) bersama dengan 38 yurisdiksi setingkat provinsi/kabupaten dari sembilan negara di dunia. Bahkan pada 2017, Kota Balikpapan di Provinsi Kalimantan Timur terpilih menjadi tuan rumah konferensi GCF Task Force.

Pada kesempatan tersebut, tujuh kepala daerah yang mewakili seluruh kabupaten di Kalimantan Timur menandatangani komitmen pengembangan perkebunan berkelanjutan. Ada empat poin yang disepakati yaitu mengutamakan produktivitas dari pembukaan lahan baru; pembukaan lahan baru untuk kebun rakyat diarahkan di area bercadangan karbon rendah, evaluasi penataan perizinan, perlindungan area bernilai konservasi tinggi (ANKT) seluas 640 ribu hektare, dan memastikan perusahaan perkebunan dan perkebunan rakyat menerapkan prinsip perkebunan berkelanjutan. Khusus ANKT, pemerintah provinsi menilai penting untuk mempertahankan kawasan berhutan di dalam areal peruntukan perkebunan, sebagai bagian dari penerapan prinsip perkebunan berkelanjutan.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 Juli 2021 12:45

Potensi Maritim IKN yang Luar Biasa

Oleh: Dr Isradi zainal Rektor Uniba, Ketua PII Kaltim, Sekjen…

Senin, 19 Juli 2021 11:00

Racun Media Sosial

Oleh: Imran Duse* Teknologi digital kini hadir menjadi bagian tak…

Sabtu, 17 Juli 2021 12:58

Dampak Ekonomi Pemindahan IKN ke “Sepakunegara”

Oleh: Dr Isradi Zainal (Rektor Universitas Balikpapan, Sekjen FDTI, Ketua…

Sabtu, 17 Juli 2021 12:39

Kurban Ritual dan Sosial

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Sabtu, 10 Juli 2021 12:10

Bola Itu Bulat

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Jumat, 09 Juli 2021 12:40

Literasi Budaya Tingkilan dalam Membangun Keberaksaraan

Oleh: Tri Widayati  Widyaprada BP PAUD Dikmas Kaltim   Literasi…

Senin, 05 Juli 2021 15:09

Media Sosial dan Gerakan Mahasiswa

Oleh : Imran Duse Postingan BEM UI soal “The King…

Senin, 05 Juli 2021 12:14

Anak Berhadapan dengan Hukum, Salah Siapa?

Oleh: Dewi Zuhroyda Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas II Balikpapan…

Minggu, 04 Juli 2021 20:59

EDS OPTA, Langkah Mempercepat Peningkatan Kualitas Pendidikan yang Mandiri dan Berkelanjutan

Oleh : Dr.H.Tulus Sutopo, S.Pd.,MM.Pd (SDGs Academy Indonesia, Disdikbud Kab.Kutai…

Sabtu, 03 Juli 2021 10:29

Keluarga Samara Nabi Ibrahim

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers