MANAGED BY:
RABU
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 16 Juni 2021 18:20
Aktivitas Tambang Ilegal di Samarinda “Menggila”

Pematang Lahan Jadi Modus, Polisi Selidiki Temuan Tim Gabungan

DIHENTIKAN: Tim Wasdal Tata Ruang Dinas PUPR Samarinda menghentikan proyek pengupasan lahan tak berizin di sekitar TPA Sambutan, Selasa (15/6). Foto lain, pematangan lahan di kawasan Palaran juga kini diselidiki aparat penegak hukum.

PROKAL.CO,

Setelah sebelumnya ada temuan tim gabungan di Palaran, aktivitas dua alat berat ekskavator dan dozer di lahan kosong yang berada di kawasan Pelita 8, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, juga diduga kuat melakukan pengerukan emas hitam tak berizin, alias ilegal.

 

SAMARINDA–Kegiatan di Sambutan mendadak berhenti, Selasa (15/6). Hal itu setelah tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda mendatangi lokasi.

Hasil investigasi kemarin, aktivitas pengupasan lahan itu tidak mengantongi izin, sehingga aktivitasnya dihentikan, dan penanggung jawab pekerjaan diminta mengurus izin kepada OPD teknis.

Kasi Wasdal Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Samarinda Juliansyah Agus mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi berdasarkan laporan dari masyarakat tentang aktivitas pengupasan lahan di dekat TPA Sambutan. Saat didatangi, dua alat berat aktif bekerja mengeruk batu bara dan merapikan lahan. "Di lokasi juga ada tumpukan batu bara, kami pun melakukan klarifikasi kepada penanggung jawab pekerjaan," ujarnya.

Oknum pekerja tersebut tidak bisa menunjukkan izin aktivitas di sana, baik izin pematangan dari Dinas Pertanahan, rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau advis planning dari Dinas PUPR. Oknum berinisial M hanya menunjukkan bukti pembayaran retribusi tanah uruk. Padahal, di lapangan alat berat menggali batu bara. "Itu aktivitas penambangan batu bara. Informasinya lahan tersebut milik beberapa orang, dan M mendapatkan kuasa untuk melakukan aktivitas berkedok pematang lahan," ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 14:25

Saling Peduli Dikala Pandemi, yang Isolasi Mandiri Diberi Bantuan, Gubernur Adopsi Anak yang Orangtuanya Meninggal Karena Covid-19

Bantuan kepada pasien Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) terus…

Selasa, 27 Juli 2021 14:10

Imbau Jangan Lalai 5M, Satgas Kecamatan Rajin Operasi Yustisi

Samarinda masuk pada penerapan PPKM level 4. Semestinya semua warga…

Selasa, 27 Juli 2021 12:28

Begini Cara Memperoleh Sertifikat Vaksin Covid-19

Bagaimana Cara Memperoleh Sertifikat Vaksin Covid-19? Menjadi benda yang sangat…

Selasa, 27 Juli 2021 10:49

RS AWS Pastikan Tambah Tempat Tidur

SAMARINDA–Jumlah kapasitas tempat tidur untuk pelayanan pasien terkonfirmasi Covid-19 atau…

Selasa, 27 Juli 2021 10:45

Pemilik Warung Liar Diperingatkan

APRIL lalu, petugas gabungan Satpol PP Samarinda, pemerintah Kecamatan Palaran…

Selasa, 27 Juli 2021 10:43

Siap Hadapi PPKM Level 4, Wali Kota Minta Polisi Telusuri Dugaan Kenaikan Harga Oksigen dan Obat-obatan

Status Samarinda dalam menghadapi pandemi Covid-19 sebelumnya menerapkan pemberlakuan pembatasan…

Senin, 26 Juli 2021 12:57

Rp 2,7 Miliar untuk Bangun Musala di Balai Kota

SAMARINDA–Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda mempresentasikan…

Minggu, 25 Juli 2021 14:03

Vaksinasi Guru di Samarinda Baru 50 Persen

SAMARINDA - Rencana melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli ini…

Minggu, 25 Juli 2021 13:51

Isoman Diberi Layanan Telemedicine, Ismid Kusasih: Ini Proses Transisi yang Butuh Waktu

Sebaran wabah Covid-19 di Kota Tepian belum mereda. Seluruh kecamatan di…

Minggu, 25 Juli 2021 13:48

Pemkot Matangkan Data DTKS

SAMARINDA - Pemkot Samarinda terus mematangkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers