MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Rabu, 16 Juni 2021 17:27
Ahmad Bustomi, Pemain Senior yang VO2 Max-nya Masih Tinggi

Jaga Pola Makan dan Sering Latihan Mandiri

Achmad Bustomi (depan)

Stamina kebanyakan pesepak bola makin menurun seiring bertambahnya usia. Tapi, beberapa di antaranya berbeda. Hal itu membuat karier di lapangan hijau berumur lebih panjang. Salah satunya gelandang Persela Ahmad Bustomi. Di usia yang sebentar lagi menginjak 36 tahun, fisiknya sangat terjaga. Pada tes VO2 max terakhir di Persela, dia hanya kalah satu putaran lapangan dengan pemain berusia 20-an tahun.

 

FARID S. MAULANA, Lamongan, Jawa Pos

 

PEPATAH age is just a number, tampaknya, cocok disematkan kepada Ahmad Bustomi. Di usia menjelang 36 tahun, pemain kelahiran Jombang, 13 Juli 1985, itu justru konsisten bermain sepak bola. Dia pun masih beredar di kompetisi kasta tertinggi tanah air, Liga 1, bersama Persela Lamongan.

Skill dan aksi individunya pun masih memukau. Malah terlihat kian matang seiring pengalaman yang didapat. Selain itu, kondisi fisiknya tidak jauh berubah dibandingkan ketika Bustomi masih muda.

Hal tersebut terlihat pada hasil tes VO2 max skuad Persela Lamongan pada Sabtu (12/6). Pemain yang akrab disapa Cimot itu berhasil menyelesaikan lari keliling lapangan Stadion Surajaya, Lamongan, sebanyak delapan kali. Hanya berbeda satu putaran dengan tiga pemain yang punya VO2 max terbaik di Persela. Yakni, Akbar Hermawan, Ibrahim Musa Kosepa, dan M. Revan Jony Nurianto.

Pelatih Persela Iwan Setiawan mengaku kaget atas kondisi stamina Bustomi. Dia hampir tidak percaya mantan kapten Arema itu berhasil melakukan putaran delapan kali. Jauh dari anggapan dan pengalamannya ketika melihat pemain lokal yang usianya sudah di atas 30 tahun.

”Kalau Bustomi tidak delapan putaran, mungkin Akbar, Revan, dan Ibra bisa jadi tidak sembilan putaran lho,” kata Iwan kepada Jawa Pos. Bustomi yang masuk di grup pertama VO2 max memang melakukan putaran lapangan lebih dulu. Baru setelah itu grup kedua yang diisi mayoritas pemain muda seperti Akbar, Revan, dan Ibra.

Nah, ketika Bustomi berhasil mencatatkan delapan putaran lapangan, Iwan langsung menjadikan sang pemain sebagai contoh. Menjadikannya sebagai motivasi untuk pemain lain. ”Masak pemain muda kalah sama Bustomi. Dulu waktu saya usia 17 tahun, ketika masih di timnas U-19 saat latihan di Jerman, saya bisa sembilan putaran. Kalian harusnya lebih,” katanya kepada grup kedua.

Dimotivasi seperti itu, semangat pemain seperti Akbar, Ibra, dan Revan terlecut. Ketiganya tidak mau kalah dengan pesepak bola senior seperti Bustomi. Akhirnya, sembilan putaran dilahap dan menjadikan ketiganya sebagai pemilik VO2 max tertinggi di skuad Persela. Meski tetap belum memuaskan sang pelatih.

Bustomi mengatakan, fisik prima yang ditunjukkannya merupakan hasil kedisiplinan sebagai seorang pesepak bola. Selama ini, dia memang sangat disiplin dalam banyak hal. ”Sama minum vitamin harus bener. Saya juga menghindari gorengan. Makan pedas secukupnya juga,” terangnya.

Selain itu, pemain yang namanya meroket saat memperkuat timnas di Piala AFF 2010 tersebut konsisten berlatih. Selain melakukan dengan baik instruksi pelatih selama latihan rutin bersama tim-tim yang dibelanya, Bustomi kerap menambah jam latihan. ”Di luar latihan rutin, biasanya saya joging, sepedaan, atau ke gym. Pola tidur juga diatur,” tuturnya.

Menurut suami Fina Dian Sari itu, kondisi fisik yang bugar merupakan kewajiban pesepak bola. Entah usia muda maupun sudah kepala tiga seperti dirinya. Sebab, kondisi yang prima merupakan salah satu senjata utama bagi seorang pesepak bola.

Bustomi senang ketika dijadikan contoh untuk pemain muda. Dia juga selalu terbuka untuk memberikan nasihat dan saran agar pemain muda, khususnya di Persela, bisa bermain konsisten. ”Latihan 100 persen sudah menjadi contoh bagi pemain muda Persela. Harapan saya, semoga ada pemain Persela yang menjadi pemain timnas,” beber ayah tiga anak tersebut. (*/c19/ali)


BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 18:57

Rebut 12 Emas, PB Klaim Juara Umum Kejuaraan Wali Kota Cup

BALIKPAPAN-Klub bulu tangkis PB Terpadu sukses menjadi juara Kejuaraan Bulu…

Jumat, 24 September 2021 13:12

Indian Wells-Kremlin Cup Menunggu Raducanu

LONDON – Emma Raducanu segera kembali ke lapangan. Seminggu setelah…

Jumat, 24 September 2021 10:50

Barcelona Hanya Mampu Bermain Imbang Tanpa Gol di Kandang Cadiz

ndang Cadiz dalam lanjutan La Liga pekan keenam di Estadio…

Jumat, 24 September 2021 08:43

Beruntungnya Noble, Sialnya Lingard

TAMPIL sebagai supersub (mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti) di…

Jumat, 24 September 2021 08:42

Incar Rekor yang Gagal Diraih Wenger

DAVID Moyes bisa menjadi satu-satunya pelatih dalam era Premier League…

Kamis, 23 September 2021 14:10

Insiden Adu Jotos Alvarez vs Plant di Konferensi Pers, Bos UFC Kritik Showtime

 Bos UFC Dana White mengkritik keras promotor Showtime yang gegabah…

Kamis, 23 September 2021 13:55

Kuartet Bek Muda yang Dimatangkan Maresca

Conrad Egan-Riley, Finley Burns, Luke Mbete-Tabu, dan Josh Wilson-Esbrand. Catat…

Kamis, 23 September 2021 13:53

Waktu Koeman Hampir Habis

 Ucapan jemawa Ronald Koeman bahwa FC Barcelona punya masa depan…

Kamis, 23 September 2021 13:18

Timnas Masuk Grup Sulit, tapi Tak Boleh Pesimistis

JAKARTA – Timnas Indonesia masuk grup sulit di Piala AFF…

Kamis, 23 September 2021 09:04

Akhirnya, Juventus Petik Kemenangan Pertama

Juventus mendapat dorongan moral yang penting setelah mencatat kemenangan pertamanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers