MANAGED BY:
RABU
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 16 Juni 2021 21:00
Skandal Proyek Fiktif, Mantan Bos KPT MGRM Segera Disidang
Barang Bukti Duit Setengah Miliar dan 4 Unit Mobil Mewah
Empat unit mobil milik Iwan Ratman yang disita penyidik.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Dugaan korupsi proyek tangki timbun di PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) bakal segara meluncur ke meja hijau dalam waktu dekat. Tengara itu terlihat selepas penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim menyerahkan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tenggarong, Kutai Kartanegara, Selasa (15/6).

Asisten Pidana Khusus Kejati Kaltim Emanuel Ahmad mengatakan, kini para beskal tinggal membuktikan perkara tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda. “Penyidikan sudah beres, tinggal menunggu dakwaan disusun penuntut umum dan disidangkan,” katanya dalam konferensi pers. Dari tahap dua itu, Kejati Kaltim menyerahkan barang bukti berupa uang senilai Rp 500 juta dari kas badan usaha milik Pemkab Kukar. Serta empat mobil mewah milik tersangka dalam kasus ini, Iwan Ratman (mantan direktur PT MGRM).

Sejak menahan tersangka pada 18 Februari lalu, Kejati Kaltim tancap gas mendalami kerja sama proyek tangki timbun dengan PT Petro TNC di tiga daerah. Yaitu, Samboja, Balikpapan, dan Cirebon. Dari menggeledah Kantor PT MGRM dan PT Petro TNC di Jakarta hingga menyita beberapa aset pribadi Iwan Ratman. Bau amis kian sedap diendus ketika terungkap PT Petro TNC merupakan perusahaan milik tersangka bersama kerabatnya, ketika dirinya menjabat direktur PT MGRM. Ditambah, proyek tangki timbun senilai Rp 50 miliar tak terlihat wujudnya hingga kini.

“Nilai proyek Rp 50 miliar itu juga kami indikasikan sebagai kerugian dari kasus ini,” lanjut Emanuel. Gerak cepat tafahus bukan tanpa aral. Iwan sempat melawan lewat praperadilan yang diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Samarinda Maret lalu. Namun, upayanya itu kandas selepas hakim tunggal PN Nyoto Hindaryanto menolak materi uji kelayakan yang diajukan mantan kepala Divisi Penunjang Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) itu.

Penyidikan hingga penetapan tersangka yang disoalnya dinilai hakim Nyoto telah sesuai dengan KUHAP. Putusan praperadilan itu dibacakan pada 22 Maret 2021. Meski pemeriksaan sudah rampung sejak Mei lalu, langkah cepat yang dipacu harus disesuaikan ritmenya dengan administrasi.

Apalagi, ketika penyitaan uang di kas perusda migas milik Kukar yang dipercaya mengelola dana participating interest (PI) 10 persen dari Blok Mahakam tersebut. “Perlu berkoordinasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk penegak hukum bisa menyita karena berada di bank,” tutur Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Kaltim Andi Helmi menambahkan.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 14:16

Capaian Vaksinasi di Kaltim Masih Sangat Rendah

Capaian atau realisasi program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur…

Selasa, 27 Juli 2021 11:14

Calon Anggota DPD Pengganti Almarhum Muhammad Idris, Nanang Sulaiman Kandidat Kuat

BALIKPAPAN-Pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPD RI (alm) Muhammad Idris sepenuhnya…

Selasa, 27 Juli 2021 11:13
Delapan Daerah Terapkan PPKM Level 4

Kaltim Jadi Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Luar Jawa-Bali

PENAJAM-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tak hanya untuk…

Selasa, 27 Juli 2021 11:05

Bincang dengan Zahra dan Keluarga setelah Terduga Penculik Ditangkap

Selama Zahra disembunyikan, dia mengaku tak pernah disakiti. Tapi ketika…

Selasa, 27 Juli 2021 11:01

Investasi KEK Maloy Jalan di Tempat, Pemilihan Lokasi Disorot Bappenas

KEK Maloy awalnya digadang-gadang sebagai pusat ekonomi baru di luar…

Senin, 26 Juli 2021 17:59

Keluarkan Instruksi PPKM Level 4, Walikota Andi Harun Minta Maaf Bila Ada Kekurangan

SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun mengeluarkan Instruksi Walikota Samarinda…

Senin, 26 Juli 2021 14:17

PPKM Level 4 Diperpanjang: Warteg, PKL, dan Mal Boleh Buka

Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 hingga 25…

Senin, 26 Juli 2021 11:33
Epidemiolog Nilai PPKM Tetap Tak Efektif

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Luhut Janji Pelanggar Aturan Dapat Sanksi Tegas

JAKARTA- Presiden Joko Widodo kemarin(25/7) mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Senin, 26 Juli 2021 10:57
Waswas dengan Kualitas Pendidikan Pelajar di Era Pandemi

Ketika Anak-anak Mulai Jenuh Belajar Jarak Jauh

Peliput: M Ridhuan Nofiyatul Chalimah     Belajar jarak jauh…

Senin, 26 Juli 2021 10:37

Anak Belajar di Rumah, Orangtua Harus Bisa Beradaptasi

KONDISI pandemi Covid-19, membuat anak-anak kini harus belajar di rumah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers