MANAGED BY:
SELASA
27 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 15 Juni 2021 13:12
Di Balik Kondisi Kejiwaan Pembunuhan Sadis Anak-Istri di Kutim
Penebas Kepala Istri Itu Diduga Depresi, Sepanjang Malam Teriak-Teriak
Korban ibu dan anak yang dibunuh suami sendiri.

PROKAL.CO,

Setelah membunuh istri dan anaknya yang baru berusia satu tahun, AH (30) berjalan menuju Masjid Al Ihya. Dia menenteng parang. Sasaran amukan selanjutnya, para jamaah yang sedang mendengar ceramah agama. 

 

TAKLIM yang diisi Ustaz Abu Bakar baru saja dimulai selepas jamaah Masjid Al Ihya di Desa Sepaso Barat, RT 002, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunaikan salat Magrib berjamaah, Ahad (13/6) malam. Tabliq ini merupakan kegiatan rutin warga menunggu waktu salat Isya. Tiba-tiba, dari luar masjid, suasana pengajian dihebohkan kedatangan AH. Dia membawa parang, tanpa busana. Jamaah pun panik.

Abu Bakar mendatangi dan berusaha menenangkan AH. Bukannya tenang, AH justru beringas dan ingin melukai sang ustaz. Jamaah lalu menyergap AH. Tubuhnya terjatuh ke lantai, kedua tangannya kemudian diikat. Dia terus berteriak-teriak. Sebagian jamaah lalu berlari menuju kediaman AH. Mereka hendak memanggil istri AH. Ingin menyampaikan jika suaminya bikin onar di masjid. Tapi, suasana mencekam justru disaksikan warga.

Di dalam rumah, dua orang tengah terbujur kaku bersimbah darah. Dialah MD (30) dan MK (1). Istri dan anak bungsu AH. Istri AH ditemukan warga tergeletak di depan pintu ruang tamu. Kepalanya cedera serius akibat sabetan benda tajam. Darah masih mengucur ketika warga datang. Jasad MD, berjarak sekitar dua meter dari anaknya yang berada di ayunan yang terbuat dari sarung. MK meninggal akibat luka goresan benda tajam bagian leher. Keduanya tewas dengan kondisi tidak wajar.

Saat MK dibunuh, kakaknya yang berusia 4 tahun tengah menginap di rumah neneknya. Motif pria yang bekerja sebagai buruh serabutan membunuh keluarganya itu, masih belum jelas hingga kemarin. Kesaksian warga, dia dipengaruhi minuman keras. Kesaksian lainnya, AH dipengaruhi ilmu hitam. Motif pembunuhan masih sulit disimpulkan polisi karena AH belum kooperatif.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 14:16

Capaian Vaksinasi di Kaltim Masih Sangat Rendah

Capaian atau realisasi program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur…

Selasa, 27 Juli 2021 11:14

Calon Anggota DPD Pengganti Almarhum Muhammad Idris, Nanang Sulaiman Kandidat Kuat

BALIKPAPAN-Pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPD RI (alm) Muhammad Idris sepenuhnya…

Selasa, 27 Juli 2021 11:13
Delapan Daerah Terapkan PPKM Level 4

Kaltim Jadi Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Luar Jawa-Bali

PENAJAM-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tak hanya untuk…

Selasa, 27 Juli 2021 11:05

Bincang dengan Zahra dan Keluarga setelah Terduga Penculik Ditangkap

Selama Zahra disembunyikan, dia mengaku tak pernah disakiti. Tapi ketika…

Selasa, 27 Juli 2021 11:01

Investasi KEK Maloy Jalan di Tempat, Pemilihan Lokasi Disorot Bappenas

KEK Maloy awalnya digadang-gadang sebagai pusat ekonomi baru di luar…

Senin, 26 Juli 2021 17:59

Keluarkan Instruksi PPKM Level 4, Walikota Andi Harun Minta Maaf Bila Ada Kekurangan

SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun mengeluarkan Instruksi Walikota Samarinda…

Senin, 26 Juli 2021 14:17

PPKM Level 4 Diperpanjang: Warteg, PKL, dan Mal Boleh Buka

Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 hingga 25…

Senin, 26 Juli 2021 11:33
Epidemiolog Nilai PPKM Tetap Tak Efektif

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Luhut Janji Pelanggar Aturan Dapat Sanksi Tegas

JAKARTA- Presiden Joko Widodo kemarin(25/7) mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Senin, 26 Juli 2021 10:57
Waswas dengan Kualitas Pendidikan Pelajar di Era Pandemi

Ketika Anak-anak Mulai Jenuh Belajar Jarak Jauh

Peliput: M Ridhuan Nofiyatul Chalimah     Belajar jarak jauh…

Senin, 26 Juli 2021 10:37

Anak Belajar di Rumah, Orangtua Harus Bisa Beradaptasi

KONDISI pandemi Covid-19, membuat anak-anak kini harus belajar di rumah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers