MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 14 Juni 2021 12:58
Gelar Pelatihan Penulisan Proposal Riset Ilmu Sosial dan Humaniora, LP2M Unmul Hadirkan Peneliti FISIP UI
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman menggelar Pelatihan Penulisan Proposal Riset Ilmu Sosial dan Humaniora secara daring, Senin (14/6/2021).

SAMARINDA - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman menggelar Pelatihan Penulisan Proposal Riset Ilmu Sosial dan Humaniora secara daring, Senin (14/6/2021). 

Hadir sebagai narasumber pelatihan kali ini yaitu Broto Wardoyo, Ph.D akademisi dari FISIP Universitas Indonesia dan Prof. Dr. Esti Handayani Hardi dari Universitas Mulawarman. 

Pelatihan yang dipandu moderator Frisca Alexandra, M.A. dari Universitas Mulawarman juga melibatkan P2KG-PA (Puslit Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak), P3IS-Hum (Puslit Pendidikan, Ilmu Sosial dan Humaniora) dan P3W-KP (Puslit Pengembangan Wilayah dan Kebijakan Publik). 

Dalam paparannya, Prof Dr Esti mengungkapkan kegagalan proposal riset memperoleh sponsor dana karena tidak sesuai arah penelitian dengan ketentuan penelitian dibuat lembaga pemberi dana. 

 

"Menurut saya, dosen dan civitas akademika itu terbiasa menulis proposal, hanya kadang salah kamar. Salah kamar itu menentukan riset kita kemana. Di dasar, terapan atau pengembangan? kalau riset kita di dasar, apply nya di terapan, sudah pasti di administrasi sudah tidak lulus," jelas Prof Esti. 

Prof Esti menyarankan agar memakai nama sendiri dalam pengajuan proposal riset dengan track record dari dasar riset yang dimiliki. Karena, proposal riset sosial banyak gagal, akibat meminjam nama peneliti lain.

Kemudian, hal yang harus diperhatikan proposal riset juga mesti mencermati penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan SBU yang harus sesuai dengan arah riset. 

"Kadang ada yang menyepelekan RAB. Ya sudah lah sembarangan saja. Akhirnya tidak match apa yang dilakukan (riset) dengan RAB," ujar Prof Esti. 

Dalam pelatihan daring ini, Prof Esti juga mengakui dirinya di awal banyak gagal mengajukan proposal riset. Ia pun akhirnya bisa peroleh dana riset Rp 37 juta untuk pertama kali dalam kategori riset fundamental dan sampai terlibat penelitian dengan sponsor LPDP dengan dana 1,9 miliar per tahun. 

Sementara itu, Broto Wardoyo, Ph.D menjelaskan proposal riset sosial yang diajukan harus kuat konsepnya dengan  teori yang hendak dipakai lebih siap untuk dibawa ke perdebatan. 

"Kalau misalnya, saya nih belum tahu perdebatan teorinya. Siapkan saja teori itu untuk tahun depan. Jadi, kita harus tahu riset mau apa untuk 4 tahun, 5 tahun dan 10 tahun ke depan," kata Broto. 

Broto juga ungkapkan metodologi penelitian proposal riset sosial ke depan lebih banyak digunkan adalah campuran kualitatif dan kuantitatif. Adapun, riset sosial biasanya memunculkan banyak pertanyaan yang dijawab harus dihindari. 

"Riset sosial itu biasanya problemnya berderet bisa sampai 10 pertanyaan. Ini harus diperhatikan. Fokus saja 1 atau 2 masalah," katanya. 

Broto ungkapkan ia pernah terlibat penelitian bersama Pertamina untuk ekspansi bisnis di berbagai negara. Dirinya juga kini terlibat penelitian dengan Bakamla terkait penilaian kerjasama dengan Negara Malaysia dan Singapura. (myn)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Senin, 29 November 2021 21:39

Koperasi Binaan Pama Baya Sukses Gelar Gathering Tabungan Koin

TENGGARONG- Sebagai bentuk kekompakan seluruh anggota Koperasi yang tergabung kedalam…

Senin, 29 November 2021 20:47

Baristand Industri Samarinda Gelar BISa Priority Gathering 

SAMARINDA- Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Samarinda menggelar temu…

Senin, 29 November 2021 15:59

Ini Pengakuan Sarjana yang Menganggur Bagaimana Cara Membuat Uang Palsu

SAMARINDA - Tersangka MT 31 tahun yang lulusan sarjana komputer…

Senin, 29 November 2021 14:16

Membuat dan Edarkan Uang Palsu, Lulusan Sarjana tapi Pengangguran Ini Diringkus Polisi 

SAMARINDA - Jajaran Polsek Samarinda Kota meringkus pria 31 tahun…

Senin, 29 November 2021 13:29

BPJS Ketenagakerjaan Laksanakan Vaksinasi Tahap Kedua

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) berkomitmen penuh mendukung percepatan cakupan program pemerintah…

Senin, 29 November 2021 12:28

DPW Gelora Kaltim Tanam 350 Pohon di DAS Muang Ilir

SAMARINDA- Melaksanakan intruksi Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia…

Senin, 29 November 2021 08:54

Pria Terjun ke Sungai Mahakam Kendarai Motor Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SAMARINDA - Tim SAR Gabungan menemukan jasad pria yang Terjun…

Minggu, 28 November 2021 21:51

Majelis Wilayah KAHMI Kaltim Dilantik, Wagub: Pendiri HMI Sangat Ikhlas

Pelantikan pengurus dan presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan…

Minggu, 28 November 2021 20:59

Para Senator dan Legislator Kaltim Urunan Bantu Biaya Rumah Sakit Warga Samarinda di Jakarta

Berawal dari informasi yang diperoleh DR. H. Mahyudin, S.T.,M.M, Wakil…

Minggu, 28 November 2021 13:40

Laila Fatihah Sorot Potensi PAD di Sektor Pertambangan

Pemerintah Kota Samarinda bersama lembaga DPRD telah mengesahkan sebanyak 7 Rancangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers