MANAGED BY:
JUMAT
06 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 07 Juni 2021 10:00
Menimbang-nimbang Rencana Memensiunkan PLTU
Kerja Berat Konversi Energi di Kaltim
PLTU Kariangau, salah satu pembangkit yang diandalkan di Kaltim.

Pemerintah harus realistis. Tak mudah menggantikan PLTU dengan pembangkit menggunakan EBT. Perlu modal dan effort yang besar untuk bisa lepas dari batu bara. Apalagi rencana tersebut dimulai 2025. Sementara 60 persen energi listrik di Indonesia masih dihasilkan dari pembakaran batu bara. Apalagi Kaltim yang 70 persen masih bergantung pada PLTU.

Pengamat kelistrikan Bob Soelaiman Effendi menyebut, Indonesia belum siap. Itu karena belum ada EBT yang benar-benar mampu memiliki kemampuan dan memiliki keandalan setara batu bara. Banyak daerah tak memiliki sumber EBT yang mumpuni. Termasuk Kaltim.

Berbeda dengan Kaltara yang memiliki Sungai Kayan, yang disebut-sebut mampu menghasilkan 9.000 MW listrik jika dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA). “Pembangkit hydro di Sungai Kayan mungkin bisa menjawab energi pengganti batu bara di Kaltim-Kaltara,” kata Bob.

Sayangnya, untuk memanfaatkan energi hydro dari Kaltara ke Kaltim memerlukan perjalanan yang jauh. Lebih dari 1.000 kilometer. Transmisi listrik menjadi rentan terjadinya losses. Karena itu, PLTU masih menjadi satu-satunya penopang utama kelistrikan di Kaltim.

“Satu sisi ada narasi yang menggampangkan PLTU bisa digantikan EBT. Itu kesalahan terbesar menurut saya,” ucapnya.

Karena untuk menjadi sumber pembangkit listrik, ada empat kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, kemampuan. Untuk menggantikan batu bara, energi penggantinya harus memiliki kemampuan yang setara. Itu tidak ditemukan di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 05 Agustus 2021 12:19
Satgas Penanganan Covid-19 Pusat Kunjungi Balikpapan

Jangan Tunggu Kritis Baru Dirujuk ke Rumah Sakit

BALIKPAPAN-Kekurangan oksigen medis untuk pasien Covid-19 di Kaltim segera terpenuhi.…

Kamis, 05 Agustus 2021 11:57
Angka Kematian Diprediksi Turun Medio Agustus

Pasien Covid-19 Membeludak, Nakes Terpaksa Kerja 16 Jam Sehari

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah merenggut lebih dari 100 ribu…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:46

Seluruh Penduduk Wuhan Dites Covid-19, Takut Lockdown Lagi Penduduk Borong Belanjaan

BEIJING – Wuhan, Hubei, Tiongkok, tak mau mengulang sejarah. Dikuntara…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:35
Sebulan Keluarkan 40 Lembar Surat PCR Palsu

Kasus Surat PCR Palsu, Manajer dan Karyawan Klinik Kesehatan Ditetapkan Tersangka

Dari biaya Rp 900 ribu per surat, sebesar Rp 250…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:34

Berharap MK Kabulkan Judicial Review UU Minerba

SAMARINDA-Jalan menggugat Undang-Undang Mineral Batu Bara (Minerba) 2020, tinggal pada…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:03
Mereka Meniti Mimpi, Mereka Menuai Apresiasi

Apriyani Waktu Kecil Hanya Dianggap Banyak Makan, Pakai Raket Kayu yang Senarnya Disambung

Raihan emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu adalah buah perjuangan…

Rabu, 04 Agustus 2021 09:57

Wali Kota Minta Polisi Ungkap Pembuat Surat Antigen Palsu

BONTANG–Kasus penggunaan rapid antigen palsu di Pelabuhan Loktuan, Bontang, yang…

Rabu, 04 Agustus 2021 09:55

Data Bencana Jadi Rujukan Kebijakan Daerah

DATA dan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Rabu, 04 Agustus 2021 09:51
Memuat Kendaraan di Pelabuhan Ditengarai Ada Kesalahan Prosedur

Dugaan Pengondisian di Feri Jadi Temuan Kejari

BALIKPAPAN–Kasus pengondisian muatan di Pelabuhan Feri Kariangau terus bergulir di…

Selasa, 03 Agustus 2021 19:55

Sempat Ajari Pemulasaran Jenazah Covid-19, Dokter Forensik RSUD AWS Meninggal

SAMARINDA - Kabar duka menyelemuti tenaga dokter RSUD Abdul Wahab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers