MANAGED BY:
KAMIS
29 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 06 Juni 2021 11:16
Inovasi Teknologi Pengukuran Kadar Antibodi Covid-19 Karya BPPT

Harga Terjangkau, Bisa Dimanfaatkan sampai Tingkat Puskesmas

Petugas mengambil darah untuk pengecekan antibodi di kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (20/5).

Prosedur selanjutnya, yang hanya ingin mengetahui kadar antibodinya tinggal menunggu 15 menit untuk proses inkubasi. Tetesan darah tadi dimasukkan ke reagen khusus buatan tim BPPT. Kemudian, setelah menunggu 15 menit, dimasukkan ke alat pengukur kadar antibodi. Seketika, keluar struk dengan keterangan jumlah antibodi.

Sementara itu, bagi yang mengikuti prosedur sebagai sampel riset, 9 cc darah yang diambil diproses dahulu di mesin centrifuge selama 15 menit. Kemudian, ditunggu 15 menit lagi. Baru setelah itu dimasukkan ke alat pengukur antibodi. Satuan jumlah antibodi dalam tubuh adalah AU/mL.

Bagi sampel yang kandungan antibodinya di bawah 1 AU/mL, hasil ujinya dinyatakan negatif. Artinya, antibodi di dalam tubuh belum terbentuk. Sebaliknya, jika jumlah antibodi lebih dari 1 AU/mL, hasilnya dinyatakan positif atau antibodi sudah terbentuk. Angka optimal adalah 20 AU/mL dan dipercaya dapat menangkal infeksi Covid-19. Dalam pengukuran itu sempat ada peserta yang negatif. Namun, ada juga yang jumlah antibodinya mencapai 70 AU/mL, bahkan 100 AU/mL.

Direktur Pusat Teknologi Bioindustri BPPT Asep Riswoko menceritakan, riset inovasi pengukuran antibodi atau antibodi kuantitatif dimulai awal tahun ini. Bermula dari instruksi hasil rapat pimpinan BPPT dengan Kemenristek saat itu. ’’Saat itu Kemenristek berkeinginan ada program pendampingan vaksinasi pemerintah,’’ jelasnya.

 Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza (kiri) menjelaskan inovasi alat ukur antibodi bagi masyarakat setelah disuntik vaksin Covid-19 (20/5).

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 29 Juli 2021 12:51
Ketegaran Empat Bersaudara, Orangtua Wafat Terpapar Covid-19 (1)

Anak Kedua Video Call dengan Presiden Jokowi

Kabar duka yang menyelimuti empat bersaudara asal Tenggarong, usai kedua…

Kamis, 29 Juli 2021 11:37

Pemerintah Baru Bisa Penuhi 30 Persen Kebutuhan Vaksin

JAKARTA- 21,2 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac (27/7) sampai…

Rabu, 28 Juli 2021 20:28

Kasus Baru Covid-19 di Kaltim Tembus 2.129, Samarinda Terbanyak

SAMARINDA - Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim menyampaikan perkembangan kasus baru…

Rabu, 28 Juli 2021 14:23

Masyarakat Tanpa Penyakit Penyerta Kini Juga Rentan

SAMARINDA–Sekitar 21 ribu orang di Kaltim tengah menjalani perawatan karena…

Rabu, 28 Juli 2021 14:21

Korupsi TPA Manggar Lanjut ke Pemeriksaan Saksi

SAMARINDA–Dugaan korupsi pengadaan lahan TPA Manggar di Balikpapan, dipastikan lanjut…

Rabu, 28 Juli 2021 11:29

12.000 Apotek Disiapkan untuk Distribusi Obat Covid-19, Jumlah Vaksin Jadi Kendala Imunisasi

JAKARTA- Pemenuhan ketersediaan obat untuk penanganan Covid-19 menjadi perhatian pemerintah.…

Rabu, 28 Juli 2021 10:20

RS AW Sjahranie Kewalahan, Lebih dari 250 Nakesnya Isoman

SAMARINDA-Jumlah tenaga kesehatan (nakes) dan kapasitas perawatan yang kurang membuat…

Rabu, 28 Juli 2021 10:16

Capaian Vaksinasi Rendah, Menko PMK Minta Cadangan Vaksin Dihabiskan

BALIKPAPAN-Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di seluruh wilayah di Indonesia,…

Selasa, 27 Juli 2021 14:16

Capaian Vaksinasi di Kaltim Masih Sangat Rendah

Capaian atau realisasi program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur…

Selasa, 27 Juli 2021 11:14

Calon Anggota DPD Pengganti Almarhum Muhammad Idris, Nanang Sulaiman Kandidat Kuat

BALIKPAPAN-Pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPD RI (alm) Muhammad Idris sepenuhnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers