MANAGED BY:
JUMAT
06 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 04 Juni 2021 09:51
Minim Konflik setelah Konservasi Orang Utan

PROKAL.CO,

SALAH satu perusahaan yang menerapkan konservasi orang utan adalah Triputra Agro Persada Group. Diterangkan CEO Region Kaltim 3 Triputra Agro Persada Group Joko Minto Cahyono, pihaknya sudah memulai upaya konservasi orang utan sejak 2014. "Di mana kami melakukan kajian identifikasi dan inventarisasi kawasan bernilai konservasi tinggi, di dalam konsesi perkebunan kami. Termasuk di dalamnya identifikasi kawasan-kawasan yang bersifat penting bagi keberadaan populasi orang utan," terangnya.

Lalu, pada 2018, perusahaan juga menginisiasi program pengelolaan populasi orang utan bekerja sama dengan peneliti dari Ecology and Conservation Center for Tropical Studies.

Program tersebut menetapkan areal hutan Mayong Merapun di PT Yudha Wahana Abadi dan PT General Aura Semari, sebagai pilot project Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) di perkebunan kelapa sawit untuk melindungi habitat populasi orang utan dan satwa liar dilindungi lainnya.

Setahun kemudian, perusahaan juga membentuk Satuan Tugas Mitigasi Konflik Satwa Liar. Tugas utama tim ini adalah melakukan tindakan preventif, serta mitigatif terhadap konflik satwa liar yang mungkin terjadi. Termasuk serangan orang utan terhadap tanaman kelapa sawit. Tim Satgas tersebut tersertifikasi melalui training yang diberikan oleh Tim Ecositrop, Balitek KSDA serta Pusdiklat Kehutanan Samarinda. Joko menambahkan, pada prinsipnya hubungan perkebunan atau aktivitas manusia dengan satwa liar sangat penting.

"Kami percaya dan berkomitmen terhadap upaya mitigasi konflik spesies orang utan. Dapat dicapai dengan menjaga hutan yang menjadi habitat orang utan di dalam konsesi perkebunan kelapa sawit milik perusahaan. Dengan tetap terjaganya keberadaan hutan yang ada, akan memberikan cover and shelter serta ketersediaan pakan yang menjamin keberlangsungan kehidupan populasi tersebut," bebernya.

Meski begitu, upaya konservasi yang dilakukan, juga ada tantangannya. Joko menjelaskan, tekanan dan ancaman dari faktor eksternal merupakan salah satu tantangan yang harus mereka hadapi di lapangan. Beragam bentuk ancaman dari pihak eksternal. Seperti pembukaan lahan untuk perladangan serta kebakaran lahan dan hutan. Sampai saat ini, sebut dia, hal itu merupakan tantangan yang masih harus dihadapi perusahaan dalam upaya konservasi orang utan di dalam konsesinya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 05 Agustus 2021 12:19
Satgas Penanganan Covid-19 Pusat Kunjungi Balikpapan

Jangan Tunggu Kritis Baru Dirujuk ke Rumah Sakit

BALIKPAPAN-Kekurangan oksigen medis untuk pasien Covid-19 di Kaltim segera terpenuhi.…

Kamis, 05 Agustus 2021 11:57
Angka Kematian Diprediksi Turun Medio Agustus

Pasien Covid-19 Membeludak, Nakes Terpaksa Kerja 16 Jam Sehari

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah merenggut lebih dari 100 ribu…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:46

Seluruh Penduduk Wuhan Dites Covid-19, Takut Lockdown Lagi Penduduk Borong Belanjaan

BEIJING – Wuhan, Hubei, Tiongkok, tak mau mengulang sejarah. Dikuntara…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:35
Sebulan Keluarkan 40 Lembar Surat PCR Palsu

Kasus Surat PCR Palsu, Manajer dan Karyawan Klinik Kesehatan Ditetapkan Tersangka

Dari biaya Rp 900 ribu per surat, sebesar Rp 250…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:34

Berharap MK Kabulkan Judicial Review UU Minerba

SAMARINDA-Jalan menggugat Undang-Undang Mineral Batu Bara (Minerba) 2020, tinggal pada…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:03
Mereka Meniti Mimpi, Mereka Menuai Apresiasi

Apriyani Waktu Kecil Hanya Dianggap Banyak Makan, Pakai Raket Kayu yang Senarnya Disambung

Raihan emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu adalah buah perjuangan…

Rabu, 04 Agustus 2021 09:57

Wali Kota Minta Polisi Ungkap Pembuat Surat Antigen Palsu

BONTANG–Kasus penggunaan rapid antigen palsu di Pelabuhan Loktuan, Bontang, yang…

Rabu, 04 Agustus 2021 09:55

Data Bencana Jadi Rujukan Kebijakan Daerah

DATA dan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Rabu, 04 Agustus 2021 09:51
Memuat Kendaraan di Pelabuhan Ditengarai Ada Kesalahan Prosedur

Dugaan Pengondisian di Feri Jadi Temuan Kejari

BALIKPAPAN–Kasus pengondisian muatan di Pelabuhan Feri Kariangau terus bergulir di…

Selasa, 03 Agustus 2021 19:55

Sempat Ajari Pemulasaran Jenazah Covid-19, Dokter Forensik RSUD AWS Meninggal

SAMARINDA - Kabar duka menyelemuti tenaga dokter RSUD Abdul Wahab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers