MANAGED BY:
JUMAT
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 29 Mei 2021 11:15
Usul Normalisasi, Dianggarkan Irigasi Tambak, Jadinya Tanggul Air

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Proyek irigasi di Desa Sepatin, Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) benar-benar di luar logika sehat. Warga mengusulkan untuk menormalisasi sungai agar kapal warga tak perlu memutar sauh terlalu jauh melewati laut lantaran pendangkalan sungai. Namun yang muncul teranggarkan malah peningkatan irigasi tambak warga setempat.

Lebih membingungkan lagi, fisik yang dikerjakan di lapangan malah berupa penguatan tanggul. Bukan irigasi tambak seperti yang tertuang dalam APBD Kukar 2014. Hal itu diungkapkan Wahidin, ahli yang dihadirkan JPU Kejari Tenggarong dalam sidang lanjutan dugaan korupsi proyek irigasi senilai Rp 9,58 miliar di Pengadilan Tipikor Samarinda, (27/5). Tutur Wahidin di persidangan, penyimpangan itu ditemukannya ketika mengaudit investigasi proyek tersebut pada 2017.

Auditor dari inspektorat Kukar itu menerangkan, jika audit ini merupakan permintaan Kejari Tenggarong atas perkara yang tengah diusut. “Saat itu ada kebijakan setiap perkara yang ditangani kejaksaan harus diverifikasi dulu di pemda lewat inspektorat. Nah, saya dapat tugas mengaudit investigasi berbekal hasil temuan jaksa itu,” katanya.

Audit ditempuhnya dari memeriksa dokumen, memintai keterangan para pihak, hingga meninjau lokasi. Hasilnya, proyek itu dinilai jelas menyimpang.

“Dan penyimpangan itu terjadi sejak perencanaan ketika FS/SID (feasibility study/survei investigasi desain) hingga pelaksanaan proyek,” imbuhnya. Mengapa begitu, lanjut dia, FS/SID mestinya berisi data informasi seluruh kondisi daerah yang bakal terkena kegiatan pembangunan. Seperti, luas, batas wilayah, atau topografi. Nah, FS/SID yang dikerjakan CV Smart Konsultan pada 2013, malah berisi data untuk perencanaan tanggul seperti perincian ketinggian air.

FS/SID ini akhirnya digunakan untuk pengerjaan tanggul setahun berselang, pada 2014. Proyek rampung ditahun yang sama, dan kini menyeret ketiga terdakwa dalam kasus ini. Yaitu, Maladi (pejabat pembuat komitmen/PPK proyek), Amiruddin (direktur PT Akbar Persada Indonesia/API), dan Moh Thamrin (pelaksana kegiatan PT API). Dari awal usulan muncul, yakni menormalisasi sungai masih tersinergis irigasi dengan yang tertuang dalam APBD Kukar kala itu.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 18 Juni 2021 13:39

Kaltim Masuk Kategori Provinsi Miskin Inovasi, Pengamat : Ini Tamparan untuk Berbenah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis daftar daerah yang miskin inovasi.…

Jumat, 18 Juni 2021 10:52

Kaltim Dituntut Siapkan Kawasan Industri Penyangga IKN

SAMARINDA - Kaltim dituntut menghadirkan kawasan industri yang mampu mendukung…

Jumat, 18 Juni 2021 10:40
Inggris vs Skotlandia

Pirlo dari Yorkshire Mencari Perhatian

LONDON– Enam tahun lalu, muncul petisi #TakeUsWithYouScotland yang menginginkan Yorkshire…

Kamis, 17 Juni 2021 21:00
Atribut Dilepas, Dilarang Terima Siswa Baru

Perang Dingin Yayasan Melati dan SMA 10, Pemprov Janji Beres Pekan Depan

SAMARINDA–Polemik antara Yayasan Melati dan SMA 10 Samarinda belum juga…

Kamis, 17 Juni 2021 12:06
Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid-19 ke Kaltim

Pintu Masuk Balikpapan Diketatkan Lagi, Perjalanan Dinas ke Jawa Ditunda

BALIKPAPAN-Pintu masuk Balikpapan akan kembali diperketat. Menyusul temuan Delta B1617.2,…

Kamis, 17 Juni 2021 11:53
Putin Bertemu Langsung Biden di Jenewa

28 Pesawat Tempur Sengaja Langgar Zona Udara Taiwan, Tiongkok Beri Pesan AS

TAIPEI- Puluhan pesawat militer Tiongkok melintasi langit Taiwan Selasa (15/6).…

Rabu, 16 Juni 2021 21:00
Skandal Proyek Fiktif, Mantan Bos KPT MGRM Segera Disidang

Barang Bukti Duit Setengah Miliar dan 4 Unit Mobil Mewah

SAMARINDA–Dugaan korupsi proyek tangki timbun di PT Mahakam Gerbang Raja…

Rabu, 16 Juni 2021 20:00

Area Bendungan Benanga Kian Menyusut

BALIKPAPAN-Penanganan banjir di Kota Samarinda dan Balikpapan kian diseriusi pemerintah…

Rabu, 16 Juni 2021 19:30

Mulai 1 Juli, Lagu Indonesia Raya Wajib Diputar Seminggu Dua Kali

Seluruh instansi pemerintah mulai 1 Juli 2021 diimbau untuk melaksanakan…

Rabu, 16 Juni 2021 19:22

Hakim Diskon 6 Tahun Vonis Pinangki, Ini Alasannya

Pinangki Sirna Malasari mendapat pengurangan hukuman lebih dari separo dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers