MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 27 Mei 2021 11:01
Doakan Pandemi Segera Berakhir

KALI ini menjadi tahun kedua perayaan Waisak dalam suasana pandemi. Umat Buddha sementara terbatas untuk bisa beribadah langsung di wihara. Seperti di Mahavihara Buddhamanggala Balikpapan, umat mengikuti proses ibadah hari raya secara virtual.

Pengurus Harian Mahavihara Buddhamanggala Rimba Darmawan mengatakan, perayaan Waisak kurang lebih sama dengan tahun lalu. Mengingat situasi masih dilewati dalam masa pandemi. Semenjak Covid-19 melanda Kota Minyak, Maret 2020, Mahavira Buddhamanggala menutup aktivitas untuk tamu umum.

Ibadah setiap pekan disiarkan melalui layanan streaming. Sehingga puja bakti tetap berjalan, perbedaannya dilakukan secara daring. “Kalau ada umat datang paling banyak tujuh orang. Sisanya melihat tayangan di akun YouTube channel Mahavihara Buddhamanggala dan media sosial,” ungkapnya.

Sementara untuk Waisak, mereka yang datang langsung ke wihara terbatas hanya untuk pengurus. Mereka yang mengoperasikan keperluan siaran langsung di media sosial. Total pengurus sekitar 8-15 orang. Berkaca pada Waisak tahun lalu, pihaknya memperbolehkan umat untuk datang ke wihara.

Namun terbatas maksimal 30 orang. “Tapi, itu juga tidak ada yang datang. Mereka memilih streaming saja dan mengikuti anjuran pemerintah,” tuturnya. Rimba menyebutkan, tahun ini diberlakukan hal yang sama. Pihaknya tetap membuka kesempatan bagi umat yang ingin hadir langsung ke wihara.

“Tetap dengan kapasitas 30 orang, lebih dari itu kita tutup. Mereka perlu daftar dulu sebelum datang,” sebutnya. Dia bercerita, tak sedikit umat yang datang. Bahkan dari luar kota ingin berkunjung. Namun, terpaksa mereka tidak bisa masuk karena ketentuan harus tutup selama pandemi.

“Selama pandemi, tidak buka untuk umum dulu. Padahal mereka ini umat kita juga. Tapi, bagaimana pun kita harus menjaga,” ucapnya. Tak ada aktivitas ibadah langsung, pihaknya juga memanfaatkan momen ini untuk merenovasi candi. Ada pun total keseluruhan umat Mahavihara Buddhamanggala berkisar 500 orang.

Sementara itu, persiapan Waisak tidak begitu banyak karena rangkaian acara tidak seperti biasa. Akibat pandemi hanya menggelar ibadah utama. Pihaknya melakukan bersih-bersih dan menghias altar sejak Senin (24/5). “Berbeda kalau dulu ada pertunjukan teatrikal atau acara di depan candi,” imbuhnya.

Sesuai jadwal, proses ibadah mulai berjalan Rabu (26/5) sore, awalnya dengan puja bakti sekitar pukul 16.00 Wita. Kemudian Dhammadesana seperti khotbah. “Terakhir meditasi kami paskan dekat dengan detik-detik Waisak pukul 18.30 Wita,” ujarnya. Apalagi yang spesial, peringatan Waisak tahun ini bersamaan super-blood moon.

“Semoga fenomena alam ini membawa dampak kebaikan untuk seluruh umat. Pandemi cepat berakhir,” harapnya. Setidaknya proses ibadah berlangsung selama dua jam. Setelah meditasi selesai, maka proses ibadah pun sudah rampung. Rangkaian kegiatan lain terpaksa ditiadakan untuk menaati protokol kesehatan.

Meski begitu, pengurus wihara juga telah menggelar bakti sosial (baksos) sebagai perayaan menyambut Waisak. Ada bantuan untuk masyarakat sekitar wihara dan warga pesisir pantai di Balikpapan Permai. “Kami taruh barang di meja, warga datang ambil pakai protokol kesehatan,” ujarnya. Serta ada pula baksos menyambut Idulfitri untuk warga wilayah Samboja, Kutai Kartanegara.

Dalam perayaan Waisak tahun ini, Mahavihara Buddhamanggala mengangkat tema Cinta Kasih Membangun Keluhuran Bangsa. Kepala Vihara Buddhamanggala YM Sri Subhapañño Mahathera berpesan, Trisuci Waisak merupakan momen mengenang tiga peristiwa penting dalam kehidupan Guru Agung Buddha Gautama.

“Diingatkan kembali akan keteladanan Guru Agung Sang Buddha Gautama,” ujarnya. Bagaimana sosoknya merupakan Pangeran Sidharta. Seorang putra mahkota yang tidak pernah hidup dalam kesulitan duniawi, namun memilih menjalani hidup sendiri meninggalkan istana, keluarga, hingga tahta.

Tujuannya amat mulia didasarkan oleh kecintaannya pada orang banyak atau masyarakat. Demi mencari cara agar menyelesaikan masalah, kala itu terbebas dari penderitaan. Justru karena bentuk kecintaan Sang Guru Agung Buddha Gautama, dia rela menjalani hidup berbeda.

Bukan karena ketidakpedulian kepada keluarga, namun mengorbankan hidupnya untuk orang banyak. “Keteladannya memiliki rasa cinta kasih yang tidak terbatas dan besar kepada keluarga. Itu sesuai tema Waisak 2565/2021,” pesannya. (gel/rom/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 13:47

Kelanjutan Pembangunan Embung Aji Raden Dipertanyakan

LANJUTAN pembangunan Embung Aji Raden di Kota Balikpapan dikhawatirkan tidak…

Jumat, 24 September 2021 13:45

Dishub Bakal Percantik Kawasan Sudirman Balikpapan

BALIKPAPAN- Dinas Perhubungan Kota Balikpapan berencana mempercantik penerangan di kawasan…

Jumat, 24 September 2021 13:43

Tidak Ada Lagi Penyekatan Jalan Tapi Gerbang Keluar-Masuk Kota Masih Dijaga

Penyekatan jalan di sejumlah titik di dalam kota telah berakhir…

Jumat, 24 September 2021 13:38

KASN Evaluasi Netralitas ASN dalam Pilkada 2020

BALIKPAPAN – Bertempat di Kantor Bawaslu, Rabu (22/9), Komisi Aparatur…

Kamis, 23 September 2021 13:31

Tetap Terapkan Prokes Saat Berbelanja di Pasar

Masyarakat diimbau untuk tidak mengendurkan protokol kesehatan meskipun penambahan kasus…

Kamis, 23 September 2021 09:11

Batal Turun Level, Warga Balikpapan Diminta Tetap Semangat Jaga Prokes

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mempertanyakan kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan…

Selasa, 21 September 2021 20:13

Persiapan Menuju PON, Skuat Bola Tangan Kaltim Gelar Uji Coba di Balikpapan

BALIKPAPAN-Skuat bola tangan Kaltim menggelar uji coba, sebagai persiapan menuju…

Senin, 20 September 2021 22:18

BNPT Soroti Ideologi Kekerasan

BALIKPAPAN-Paham radikal dan tindakan terorisme menjadi perhatian serius pemerintah, tak…

Senin, 20 September 2021 20:58

Vaksinasi Massal Terus DiGencarkan

Vaksinasi Covid-19 terus digencarkan demi meningkatkan herd immunity atau kekebalan…

Senin, 20 September 2021 20:53

Serbuan Vaksinasi Kodam VI Mulawarman

Guna mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19, Kodam VI…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers