MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 20 Mei 2021 10:55
Siapkan SDM Geospasial, Unmul MoU dengan ESRI Indonesia

SAMARINDA - Webinar Digitalisasi Tata Ruang untuk Kalimantan sekaligus Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara ESRI Indonesia dan Universtas Mulawarman dan Launching Kalimantan Geospasial Challenge (KGC) dilaksanakan secara virtual menggunakan platform zoom, Rabu (19/5/2021). Hadir menandatangani MoU adalah Rektor Universitas Mulawarman Prof. Masjaya dan CEO ESRI Indonesia Dr. Achmad Istamar.

Menandai penandatanganan nota kesepakatan tersebut digelar pula launching Kompetisi Inovasi Geospasial. Launching ini sebagai persembahan lanjutan atas kerjasama dengan Unmul yang menargetkan pesertanya berasal dari mahasiswa.

Topik yang akan dilombakan adalah tentang kajian lingkungan, mitigasi bencana, penataan ruang dan infrastruktur wilayah. Setiap kelompok terdiri dari tiga anggota. Penilaian menurut Nadia dari ESRI Indonesia berdasarkan kreativitas dan inovasi serta tentunya menggunakan teknologi GIS.

Dalam sambutannya Rektor Unmul menyambut baik terhadap MOU tersebut dan mengucapkan terima kasih terhadap ESRI Indonesia dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) LP2M Unmul yang menginisiasi terwujudnya nota kesepakatan. Masjaya berharap dengan kegiatan ini akan menjadi sumbangsih Unmul dan ESRI terhadap Kaltim sebagai calon Ibukota Negara RI.

“MOU ini penting sehingga diharapkan tak hanya berhenti sampai disini namun juga akan berlanjut dengan menghasilkan agenda dan kegiatan-kegiatan penting seperti adanya kegiatan KGC hingga akhir 2021 nanti,” ucap Prof. Masjaya dalam rilisnya.

Sementara itu, CEO ESRI Indonesia, Dr Achmad Istamar, menyatakan kebanggaannya dapat berkolaborasi dengan Universitas terbaik dan terbesar di Kaltim.

"Ini kegiatan tepat di era new normal dimana digitalisasi adalah kebijakan yang tak bisa lepas dari dinamika pemuliahan ekonomi. Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi adalah memberi kontribusi dalam kegiatan penelitian dan pengembangan informasi terutama dalam penggunaan teknologi GIS,” terang Istamar.

Setelah MOU dan Launching KGC, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber. Dimulai dengan Koordinator PPIIG LP2M Universitas Mulawarman, Y. Budi Sulistioadi, Ph.D yang menjelaskan kesiapan Universitas Mulawarman mengenai Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurut Budi, Unmul melalui sejumlah fakultasnya telah menyiapkan hardskill dan softskill mahasiswa mengacu materi geospasial sesuai kurikulum berbasis KKNI. “Sudah ada matakuliah yang terkait informasi geospasial. Materi kuliah ini ada pada fakultas teknik, MIPA, Fahutan, kesmas, Fkip Geografi dan lainnya,” jelas Budi.

Sementara itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Hendro Pratikno, yang menjelaskan tentang Digitalisasi dan Transparansi Produk Rencana Tata Ruang. Pihak Kementerian ATR membuat sebuah terobosan terkait pengelolaan tata ruang secara digital yang dapat diakses dengan mudah. Namanya adalah GISTARU (Sistem Informasi Geospasial Tataruang).

“Ini adalah aplikasi berplatform digital yang diharapkan mudah diakses masyarakat untuk mengetahui tata ruang. Pada aplikasi tersebut terdiri RTR online dan RDTR interaktif. Ada juga konsultasi public secara online dan pengusulan dan penetapan RTR secara online dengan nama Protaru,” paparnya.

Kepala Bappeda Kalimantan Timur, Prof. HM Aswin, MM menjelaskan tentang pentingnya digitalisasi di Kaltim yang memiliki potensi tata ruang yang sangat besar. Sehingga kolaborasi dalam digitalisasi tata ruang akan dibutuhkan bersama pemerintah provinsi, kabupaten, perusahaan dan lainnya. Ia menilai pengelolaan tata ruang saat ini masih banyak tumpang tindih perizinan lahan serta adanya ketidaksesuaian peruntukan ruang.

"Begitu pentingnya digitalisasi ini karena terbentuk integrasi dengan simpul-simpul jaringan dalam pengelolaan tata ruang. Saat ini sudah ada simpul jaringan yang terbentuk di provinsi kaltim diantaranya Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara dan Balikpapan,” jelasnya. (myn)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 22:35

Komisi II DPRD Samarinda Dukung Langkah Pemkot Kurangi Kebocoran PAD

Terobosan baru yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait sistem…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:32

Afif Minta Antrean di SPBU Segera Ditindaklanjuti

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:27

Markaca Ajak Warga Ramaikan Gerakan Sadar Lingkungan

Reses masa sidang ke III tahun 2021 DPRD Samarinda dimanfaatkan…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:24

Komisi III Mau Bikin Pansus Penanganan Banjir

Komisi III DPRD Kota Samarinda merencanakan akan membentuk Panitia Khusus…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:20

Revisi Raperda RTRW, Komisi III DPRD Samarinda Masih Pastikan Kesesuaian Tata Ruang di Lapangan

Revisi peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2014 tentang Rancangan…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:18

Antrean BBM Mengular, Komisi III Akan Panggil Pertamina

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Eko Elyas Moko angkat…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:15

Komisi II Dorong Pemulihan Ekonomi di Sektor UMKM

Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong agar pemulihan ekonomi segera…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:12

Soal PKL, Fuad Dukung Aksi Pemkot

Pembenahan tata kota tentu memiliki banyak dampak bagi masyarakat. Terlebih…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:08

Soal Inventarisasi Aset Daerah, Komisi I DPRD Samarinda Dukung Penuh

Apresiasi kembali mengalir dari anggota DPRD Kota Samarinda, Joni Sinatra…

Rabu, 20 Oktober 2021 21:11

DPRD Samarinda Bahas APBD 2022 Bulan November

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers