MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 18 Mei 2021 15:36
Industri Halal Tembus Pasar Global
ILUSTRASI: SERTIFIKASI HALAL (IMAM HUSEIN/JAWA POS )

PROKAL.CO,

JAKARTA– Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) harus mampu menjadi lokomotif industri halal nasional menuju pasar global. Pemerintah berharap ada lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada sektor tersebut. Nanti mereka didorong untuk menembus ekspor.

Ketua Umum Pengurus Pusat MES Erick Thohir menyatakan, fokus organisasinya adalah mengembangkan ekonomi keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan. Menurut dia, MES juga bisa bersinergi dengan badan usaha milik negara (BUMN) untuk mewujudkan ekosistem syariah atau halal. Mulai makanan, minuman, fashion, obat-obatan dan kosmetik, media, kesehatan, hingga pariwisata.

Pemerintah menempuh langkah-langkah percepatan untuk mewujudkan kawasan industri halal (KIH). Salah satunya memangkas waktu penerbitan sertifikasi halal. ”Sertifikasi halal yang semula memakan waktu 97 hari harus dipercepat menjadi 21 hari dengan sistem yang sedemikian rupa. Yakni, pola-pola pelayanan yang cepat dan terkoordinasi dengan baik,” paparnya (17/5).

Pemerintah juga bakal menetapkan tarif sertifikasi halal lewat peraturan menteri keuangan (permenkeu). Tarif sertifikasi halal bagi pelaku UMKM adalah nol. Sementara itu, tarif reguler diperkirakan Rp 300 ribu hingga Rp 5 juta. ”Kita targetkan untuk UMKM sebanyak 15–17 ribu unit untuk satu tahun,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah sedang menyiapkan enam KIH. Tiga di antaranya sudah masuk tahap persiapan beroperasi. Yakni, Kawasan Industri Modern Cikande di Serang, Banten; Kawasan Industri Safe N Lock di Sidoarjo, Jawa Timur; dan Kawasan Industri Bintan Inti di Bintan, Kepulauan Riau.

Tiga kawasan lain masih masuk tahap pembangunan. Ketiganya adalah Kawasan Industri Surya Borneo di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah; Kawasan Industri Batamindo di Batam, Kepulauan Riau; dan Kawasan Industri Jakarta Pulogadung di DKI Jakarta. ”Ini komitmen pengembangan industri halal nasional,” kata Erick.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 18 Juni 2021 10:55

Persepsi Konsumen terhadap Ekonomi Menurun

BALIKPAPAN - Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Mei 2021…

Jumat, 18 Juni 2021 10:53

Manfaatkan PLB untuk UMKM

BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim diharapkan bisa mendorong pemanfaatan pusat logistik…

Jumat, 18 Juni 2021 10:51

Kinerja Ekspor dan Investasi Bakal Mulus, Optimistis Ekonomi 2021 Kaltim Tumbuh 1,53-2,53 Persen

Setelah terkontraksi 2,85 persen pada 2020 akibat pandemi corona, perekonomian…

Kamis, 17 Juni 2021 10:51

Rivan A Purwantono Kembali Mendapat Mandat Memimpin PT Jasa Raharja

Sosok Rivan A Purwantono bukan orang baru di KB Bukopin,…

Rabu, 16 Juni 2021 17:49

Harga Sedang Tinggi-Tingginya, Produksi CPO Malah Melandai

JAKARTA– Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melaporkan bahwa ekspor…

Rabu, 16 Juni 2021 17:48

Naikkan TKDN Industri Alat Kesehatan

JAKARTA, Jawa Pos – Pemerintah berupaya mengakselerasi pengembangan industri alat…

Rabu, 16 Juni 2021 17:37
Pengembangan Kawasan Industri Terlalu Lamban

Status KEK di Maloy Terancam Dicabut, Minta Bantuan Kementerian Tarik Investor

Kaltim memiliki beberapa kawasan industri yang direncanakan menjadi motor penggerak…

Rabu, 16 Juni 2021 15:45

Batal Kenakan Biaya Transaksi Cek Saldo dan ATM, Sarankan Bank Hapus Biaya Administrasi

JAKARTA– Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) batal mengenakan biaya transaksi…

Selasa, 15 Juni 2021 14:50

Survei BI: Konsumsi di Kaltim Mei 2021 Menurun

SAMARINDA - Survei Bank Indonesia pada Mei 2021 mengindikasikan perbaikan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:35

Kejayaan Batu Bara Berpotensi Terulang

Sejumlah analis memperkirakan fenomena commodity supercycle akan terjadi dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers