MANAGED BY:
JUMAT
06 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 18 Mei 2021 14:39
UMKM Bakal Suplai Kebutuhan OPD Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di Kaltim memiliki prospek cerah berkembang dengan ceruk pasar yang lebih luas. Itu setelah pemprov mewajibkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berbelanja langsung minimal 40 persen di gerai-gerai UMKM. Transaksi ini menggunakan aplikasi yang diberi nama Bela Pengadaan.

Aplikasi ini disiapkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, terobosan ini akan memudahkan UMKM menawarkan dan memasarkan produknya dengan terlibat langsung mendukung kebutuhan pemerintah. “Kaltim sudah ikut dalam sistem Bela Pengadaan ini. Hanya memang masih ada beberapa kendala teknis. Tapi, semua akan segera kita atasi,” ujarnya, Senin (17/5).

Lanjut dia, kendala teknis yang masih dihadapi dalam penerapan Bela Pengadaan di antaranya terkait penggunaan kartu kredit. Sebab, seluruh pembayaran dilakukan secara nontunai. Kendala lainnya, peningkatan kapasitas para pelaku UMKM untuk masuk dalam sistem ini. Agar produk mereka bisa dibeli oleh pemerintah maupun masyarakat. “Harapannya, jika masalah bisa diatasi pemerintah bisa lebih leluasa berbelanja produk UMKM,” tutupnya.

Menurutnya, kehadiran Bela Pengadaan secara langsung akan mengurangi transaksi pemerintah yang bersifat manual. Dengan begitu, potensi korupsi dan kolusi bisa dicegah. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menginventarisasi masalah dan kendala terlebih dahulu. Dengan mengundang semua OPD belanja langsung dengan Bela Pengadaan. Minimal 40 persen untuk produk UMKM.

Terpisah, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim Dayang Donna Faroek mengatakan, untuk mendukung aturan itu pengusaha lokal harus sudah memikirkan perkembangan produk-produk olahan UMKM di Kaltim. Saat ini, produk yang berkembang masih didominasi bidang kuliner saja.

Sedangkan industri kreatif berupa produk lokal, seperti kerajinan rotan, sarung samarinda dan lainnya mengalami stagnasi. “Program ini harapannya menjadi solusi pemerintah, dalam mendorong UMKM kita dari sekarang,” ujarnya. Menurutnya, Kadin dan pemerintah daerah harus sama-sama lebih konsisten dalam mengembangkan UMKM lokal. Pembinaan mutlak dibutuhkan bagi pelaku usaha saat ini. Perbankan juga harus ikut berperan mempermudah peminjaman modal bagi bisnis UMKM di Bumi Etam. “Permasalahan permodalan, kemasan, jumlah produksi dan lainnya harus perhatikan,” pungkasnya. (ctr/riz/k15)


BACA JUGA

Kamis, 05 Agustus 2021 16:11

Ekonomi Kaltim Triwulan II-2021 Tumbuh 5,67 Persen

SAMARINDA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi…

Kamis, 05 Agustus 2021 12:29

Tingkatkan Literasi Ekonomi dan Kebanksentralan

BALIKPAPAN–Rangkaian peringatan HUT ke-68 BI dan HUT ke-76 RI, Kantor…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:41

Pertamina Didorong Masuk 50 Besar Dunia

 JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:44

Ramaikan Bisnis Otomotif, Motor Listrik Autuo Siap Bersaing di Pasaran

BALIKPAPAN—Presiden Jokowi pernah menyampaikan, motor listrik nantinya menggantikan motor konvensional.…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:43

Juni, Jumlah Penumpang Pesawat Meningkat

SAMARINDA-Jumlah penumpang pesawat pada Juni mengalami peningkatan 51,08 persen. Selain…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:40

Hunian Hotel Kembali Anjlok

Belum lama menikmati peningkatan okupansi, bisnis perhotelan kembali down. Kebijakan…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:06

Harga Jahe Anjlok, Terendah dalam Tiga Tahun Terakhir

TENGGARONG–Ujian berat sedang dihadapi petani jahe di Desa Jonggon Jaya,…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:19

Dana Haji Tersimpan Aman, Momentum untuk Literasi Keuangan

SAMARINDA-Rencana pemberangkatan calon jamaah haji 2021 ke Tanah Suci dibatalkan…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:18

Dana Haji, Ditanggung Lembaga Penjamin Simpanan

SAMARINDA-Banyak muncul pertanyaan, ke mana larinya dana haji masyarakat yang…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:08

Tutup Giant, Hero Sasar Segmen Atas

JAKARTA- Perubahan gaya belanja dan daya beli masyarakat membuat perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers