MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 15 Mei 2021 13:20
Kasus Penularan di Pekerja Bandara, Singapura Naikkan Status Pembatasan Covid-19
Pemeriksaan penumpang di bandara Changi, Singapura. (https://id.changiairport.com)

SINGAPURA– Pandemi masih membuat banyak pemerintah negara kalang kabut. Salah satunya Singapura. Negara yang pernah dinobatkan sebagai peringkat pertama dalam penanganan Covid-19 itu kini menerapkan peningkatan pembatasan kegiatan publik.

Kepala Satuan Tugas Covid-19 Singapura Lawrence Wong mengatakan, Singapura bakal memasuki tahap kedua pembatasan per 16 Mei. Kebijakan yang disebut heightened alert itu bertahan sekitar satu bulan hingga 13 Juni nanti. ’’Kebijakan ini berlaku untuk hampir semua orang. Jadi, kami mengimbau warga tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak,’’ ungkapnya seperti dilansir Channel News Asia.

Dalam kebijakan tersebut, aturan kegiatan sosial Singapura yang sudah sedikit longgar kembali diperketat. Misalnya, jumlah kelompok yang boleh berkerumun di tempat umum. Pemerintah yang sebelumnya mengizinkan maksimal lima orang kini hanya mengizinkan dua orang.

Hampir semua kapasitas di dalam ruangan dan acara pun dibatasi. Museum dan pengelola atraksi lainnya harus mengurangi kapasitas dari 50 persen menjadi 25 persen. Sementara itu, penyelenggara acara hanya boleh mengumpulkan 50 orang jika tanpa simulasi pra-acara. Jika sudah melakukan simulasi, batasannya menjadi 100. Sebelumnya, acara dengan simulasi bisa mengundang 250 orang, sedangkan tanpa simulasi bisa mencapai 100.

’’Semua penyedia makanan dan minuman hanya dilarang menerima pengunjung makan di tempat. Begitu juga resepsi pernikahan yang tak boleh dilakukan karena mengandung kegiatan makan,’’ ungkap Wong yang juga menjabat menteri pendidikan Singapura.

Sikap tegas pemerintah Singapura muncul setelah Kementerian Kesehatan melaporkan lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Di antara beberapa pusat persebaran, kasus persebaran di bandara dengan 46 orang menjadi perhatian masyarakat lokal. Sebagian besar merupakan pekerja di bandara.

Otoritas Singapura memastikan bahwa pihaknya tak segan mengetatkan kembali aturan seperti program circuit breaker tahun lalu jika tingkat persebaran tak kunjung mereda. Karena itu, mereka meminta masyarakat taat sehingga pemerintah bisa merencanakan pelonggaran aturan saat melakukan evaluasi pertengahan.

’’Kita harus bertindak tegas untuk menghentikan virus ini. Karena itu, kami mohon pengertian masyarakat untuk membatasi interaksi sosial,’’ ujarnya.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong sudah meminta karyawan bekerja di rumah dengan beberapa pengecualian. Dia juga membatasi kunjungan rumah dari saudara atau kawan dua kali per hari. Terkecuali kakek-nenek yang biasanya dimintai tolong menjaga cucu saat orang tua bekerja. Namun, lansia tersebut disarankan divaksin dulu untuk memperkecil penularan.

’’Jika Anda terpaksa keluar, praktikkan prosedur kesehatan seperti menggunakan masker dan TraceTogether (aplikasi pelacak kegiatan, Red),’’ tegas Lee menurut Agence France-Presse.

Situasi di Singapura berbanding terbalik dengan Washington DC, Amerika Serikat. Kemarin (14/5) Presiden AS Joe Biden untuk kali pertama maju ke podium di Gedung Putih tanpa menggunakan masker. ’’Ini adalah hari yang baik untuk Amerika,’’ ujar Biden saat berpidato di Rose Garden seperti dilansir Associated Press.

Biden menerapkan panduan terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention. Lembaga penanggulangan wabah AS itu membebaskan sebagian warga untuk keluar tanpa menggunakan masker. Syaratnya, mereka sudah mendapatkan dosis penuh vaksin.

Panduan itu datang setelah beberapa pihak, termasuk Partai Republik, mengeluhkan aturan pemerintah yang tetap meminta warga mengenakan masker meski sudah divaksin. Menurut mereka, antibodi dalam vaksin tersebut sudah seharusnya menggantikan fungsi masker. ’’Karena itu, segera dapatkan vaksin. Kalau tidak, silakan pakai masker seterusnya,’’ ucap Biden.

Panduan itu tetap mewajibkan semua warga memakai masker di area tertutup sempit seperti pesawat dan bus. Atau, tempat berisiko tinggi seperti rumah sakit, penjara, atau penampungan gelandangan.

Namun, beberapa orang masih tak setuju atas panduan tersebut. Pakar kesehatan publik Lawrence Gostin menilai masyarakat tak bisa mengenali mana yang sudah mendapatkan vaksin atau belum. ’’Masyarakat sudah pasti akan resah jika bersama orang tanpa masker di ruang tertutup. Sebab, mereka juga tak tahu apakah orang ini sudah divaksin atau sekadar bebal aturan,’’ ungkap pengajar di Georgetown University tersebut. (bil/c19/bay)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 12:32

300 Nakes Ditarik dari 34 Distrik di Papua

JAYAPURA-Sebanyak 300 Tenaga Kesehatan (Nakes) ditarik dari 34 distrik di…

Sabtu, 18 September 2021 10:18

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Provinsi

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim, membuka peluang wacana…

Sabtu, 18 September 2021 10:17
RUU tentang Provinsi Segera Diputuskan DPR

Samboja-Sepaku Bisa Lepas dari Kaltim

Dalam naskah akademik RUU IKN yang sebelumnya beredar, pemerintahan IKN…

Jumat, 17 September 2021 12:09

Trans Kalimantan di Kubar Tergenang, Waspada! Lubang-Lubang di Jalan Makin Besar

SENDAWAR–Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kutai Barat (Kubar). Terparah banjir…

Kamis, 16 September 2021 14:35
Kepala Sekolah Rp 1,6 Triliun Itu Cuma Ingin Momong Cucu

Itu kan Hanya Catatan di Atas Kertas, tapi Di-Ranking KPK

Menurut undang-undang, kepala sekolah seperti Nurhali sejatinya tak masuk kategori…

Kamis, 16 September 2021 14:33

Undang-Undang Direvisi, Keistimewaan Kaltim Diatur

BALIKPAPAN-Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim disepakati masuk Program Legislasi…

Kamis, 16 September 2021 14:31

Pemerintah Targetkan Tol Baru ke IKN Rampung 2025, Panjangnya 47 Km

Nantinya, jalan tol sepanjang 47 kilometer itu akan dimulai dari…

Kamis, 16 September 2021 14:29

Situasi Pandemi Mulai Terkendali, Pakar Ingatkan Gelombang Ketiga Masih Bisa Terjadi

JAKARTA- Indikator pandemi nasional semakin membaik. Per tanggal 14 September…

Kamis, 16 September 2021 13:22

56 Pegawai KPK Diberhentikan Dengan Hormat

JAKARTA – Polemik pengalihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara…

Rabu, 15 September 2021 14:43
KPK: Tinggi Bukan Berarti Korupsi, Rendah Bukan Berarti Bersih

Kekayaan Lima Kepala Daerah di Kaltim Naik

Pandemi Covid-19 yang setahun terakhir melanda, tampaknya tidak terlalu berpengaruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers