MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 15 Mei 2021 12:22
Serangan Darat Israel Kian Mendekat ke Gaza
ESKALASI KONFLIK: Roket-roket yang ditembakkan dari Beit Lahia, Jalur Gaza, ke wilayah Israel (14/5), dihadang sistem pertahanan Israel, Iron Dome. (ANAS BABA/AFP)

 Armada tank Israel mulai meluncurkan serangan di wilayah dekat perbatasan Jalur Gaza. Operasi semalam suntuk itu dilakukan 160 unit militer dari 12 skuadron militer negeri Zionis tersebut.

Mereka datang dari angkatan darat, artileri, dan angkatan udara. Dalam satu malam, pasukan tersebut sudah menyerang 150 titik. Titik-titik itu diyakini sebagai lokasi terowongan bawah tanah Hamas yang disembunyikan di wilayah permukiman sipil.

’’Berkilo-kilometer terowongan metro Hamas sudah kami hancurkan dalam semalam,’’ ujar Juru Bicara Israel Defence Forces (IDF) Jonathan Conricus kepada CNN (14/5).

Conricus sempat membuat heboh karena mengatakan bahwa pasukan darat mulai menyerbu wilayah Gaza. Dia meralat bahwa operasi semalaman hanyalah pengerahan artileri ke wilayah utara Gaza. Meski begitu, jumlah warga Palestina yang meninggal di Gaza melonjak dari 83 jiwa menjadi 119 jiwa. Korban jiwa itu termasuk 31 anak-anak. 

Di sisi Israel, korban jiwa juga bertambah 2 menjadi 9 orang. Korban terakhir adalah perempuan Israel yang jatuh saat berusaha berlari ke bungker antiroket.

Berturut-turut Hamas yang berbasis di Gaza telah menembakkan 1.800 roket sejak awal pekan. Dari Kamis (13/5) ke Jumat (14/5), ada 190 roket yang diluncurkan. Hamas mengaku tak takut atas ancaman invasi darat Israel. ’’Saya yakinkan, rencana serangan darat akan menjadi kesempatan kami untuk meningkatkan jumlah musuh tewas atau tahanan perang,’’ kata Izz Ad Din Al Qassam Brigades, unit militer Hamas, dalam pernyataan resmi.

Teror itu ditambah dengan kerusuhan di beberapa kota. Salah satunya kerusuhan di Kota Lod yang berawal dari penembakan pria etnis Arab oleh penduduk Yahudi. Jubir Kepolisian Israel Micky Rosenfels mengatakan bahwa pihaknya sudah menangkap 750 warga pekan ini.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menyatakan, ancaman kerusuhan justru lebih berbahaya daripada ancaman roket Gaza. Hal tersebut disebabkan ratusan roket dari tempat itu gagal, sedangkan 90 persen dari yang masuk wilayah udara Israel dapat digagalkan. Gantz sampai harus mengerahkan pasukan tambahan untuk mencegah konflik kubu Arab dan Yahudi.

Meski begitu, teror yang dirasakan penduduk Gaza justru berkali-kali lipat. Sebab, warga Palestina di sana tak punya bungker seperti Israel. Sementara itu, serangan Israel lebih efisien dan mematikan daripada roket Hamas.

Di antara 750 lokasi yang diserang militer, terdapat 200 rumah dan 24 sekolah yang hancur atau rusak berat. Sebanyak 830 korban luka juga sulit mencari bantuan mengingat rumah sakit di Gaza terbatas serta sudah kewalahan menangani Covid-19. Yang masih selamat bergegas ke sekolah yang dikelola PBB dengan harapan Israel tak mengincar lokasi tersebut.

’’Kami khawatir dengan anak-anak kami. Mereka berteriak dan gemetar,’’ ungkap Hedaia Maarouf kepada Associated Press. Keluarga besar Maarouf terdiri atas 19 orang, termasuk 13 anak-anak.

Semua konflik tersebut berlanjut sembari konflik juga terjadi di tingkat PBB. Pertemuan Dewan Keamanan PBB yang diusulkan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres hari ini (15/5) diperkirakan berjalan alot. Tiongkok lebih dulu menyerang AS. Mereka mengatakan bahwa rezim Presiden AS Joe Biden tega mengabaikan penderitaan muslim karena sempat mencegah pertemuan (14/5).

 MEMBALAS

 Israel menembakkan artileri dan melakukan lebih banyak serangan udara pada Jumat (14/5) terhadap warga militan Palestina di Jalur Gaza. Sementara tembakan roket terus-menerus jatuh di kawasan pusat perdagangan Israel.

Ketika permusuhan memasuki hari kelima tanpa tanda-tanda mereda, militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan udara dan darat menyerang daerah kantong yang dikelola Hamas. Serangan roket dari Gaza dengan cepat menyusul.

Meski pernyataan itu tidak memberikan perincian lebih lanjut, pata wartawan peliput militer Israel yang diberi pengarahan secara teratur oleh angkatan bersenjata mengatakan serangan itu bukan invasi darat. Mereka juga mengatakan pasukan militer menembakkan artileri dari sisi perbatasan Israel.

Brigadir Jenderal Hidai Zilberman, kepala juru bicara militer Israel, mengatakan serangan terhadap produksi roket kelompok militan Palestina beserta lokasi-lokasi peluncurannya berhasil mengacaukan pergerakan Hama. Tapi, masih belum sampai pada titik menghentikan serangan itu. Dia mengatakan antara 80 dan 90 milisi tewas dalam serangan Israel.

Zilberman mengatakan Israel membangun pasukan di perbatasan Gaza, penempatan yang menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan invasi darat. Langkah tersebut akan mengingatkan pada serangan serupa selama perang Israel-Gaza pada 2014 dan 2009. Para wartawan peliput militer Israel, mengatakan bahwa serangan darat besar-besaran kemungkinan tidak akan terjadi karena antara lain membawa risiko bahwa banyak korban akan berjatuhan.

Juru bicara sayap bersenjata Hamas, Abu Ubaida, menanggapi penambahan pasukan Israel dengan memperlihatkan sikap menantang. Dia mengajak para warga Palestina untuk bangkit. “Seranglah sesuka hatimu, dari laut, darat, dan udara. Kami sudah siap mati dengan jalan apa pun yang akan membuatmu mengutuk dirimu sendiri,” kata Abu.

Sejauh ini, sekitar 1.750 roket telah ditembakkan ke Israel, 300 di antaranya gagal dan jatuh di Jalur Gaza, kata militer Israel. Penduduk Gaza utara, dekat perbatasan Israel, mengatakan mereka tidak melihat tanda-tanda pasukan darat Israel di dalam daerah kantong itu tetapi melaporkan ada tembakan artileri berat dan lusinan serangan udara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Kamis (13/5) bahwa serangan akan memakan lebih banyak waktu. Para pejabat Israel mengatakan Hamas, kelompok militan paling kuat di Gaza, harus mendapat pukulan yang kuat sebelum gencatan senjata.

Suara tembakan artileri dan ledakan menggema di bagian utara dan timur Gaza hingga Jumat (14/5) pagi. Saksi mata mengatakan banyak keluarga yang tinggal di daerah dekat perbatasan keluar dari rumah mereka, beberapa mencari perlindungan di sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kekerasan juga menyebar ke komunitas campuran Yahudi dan Arab di Israel, sebuah front baru dalam konflik berkepanjangan. Sinagoga diserang dan bentrokan pecah di jalan-jalan beberapa kota hingga mendorong Presiden Israel untuk memperingatkan jangan sampai terjadi perang saudara.

Sedikitnya 109 orang tewas di Gaza, termasuk 29 anak-anak, selama empat hari sebelumnya, kata pejabat medis Palestina. Pada Kamis (13/5) saja, 52 warga Palestina tewas di daerah kantong itu, angka tertinggi dalam satu hari sejak Senin (10/5).

Tujuh orang tewas di Israel, yaitu seorang tentara yang berpatroli di perbatasan Gaza, lima warga sipil Israel, termasuk dua anak, dan seorang pekerja India, kata pihak berwenang Israel. Kelompok militan Palestina menembakkan roket salvo ke Tel Aviv dan kota-kota sekitarnya pada Kamis (13/5). Sistem antirudal Iron Dome mencegat banyak roket tersebut.

Netanyahu mengatakan Israel telah menyerang hampir 1.000 target milisi di wilayah itu. “Kami menghadapi Israel dan Covid-19. Kami berada di antara dua musuh,” kata Assad Karam, 20,, seorang pekerja konstruksi yang berada di samping jalan Gaza yang rusak akibat serangan udara Israel.

Di Tel Aviv, Yishai Levy, seorang penyanyi Israel, menunjuk pecahan peluru yang jatuh di trotoar di luar rumahnya. “Saya ingin memberi tahu tentara Israel dan pemerintah, jangan berhenti sampai Anda menyelesaikan tugas,” katanya di televisi YNet.

Israel melancarkan serangannya setelah Hamas menembakkan roket ke Yerusalem dan Tel Aviv, sebagai pembalasan atas bentrokan antara polisi Israel dengan warga Palestina di dekat Masjid Al Aqsa di Jerusalem Timur selama bulan Ramadan. (jpc)


BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 13:51

Draf RUU Kaltim Tak Bahas IKN

BALIKPAPAN–Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kaltim terus dikebut. Ditargetkan…

Jumat, 24 September 2021 13:50

Pesut Mahakam Hidupnya Makin Terancam

Hidup pesut mahakam makin nelangsa. Hanya sungai kecil di ujung…

Jumat, 24 September 2021 13:07

Tak Mudah Mendapatkan Plasma Konvalesen

KETIKA kasus Covid-19 berada di puncaknya, Unit Transfusi Darah Palang…

Kamis, 23 September 2021 15:36

Ironi Tambang di Bukit Tengkorak, Konsep Forest City di IKN Terkesan Retorika

Gerak cepat pengungkapan kasus tambang ilegal di konsesi PT Multi…

Kamis, 23 September 2021 15:11

Sengketa Lahan di Dekat IKN Makin Banyak, Disarankan Bentuk Tim Terpadu

PENAJAM -Sengketa lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus…

Rabu, 22 September 2021 13:25

Gara-Gara Ini, Level PPKM Balikpapan Batal Turun

BALIKPAPAN-Pemerintah mengumumkan Kota Balikpapan masih masuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Selasa, 21 September 2021 13:15

Perlu Rp 628 Miliar Tangani Banjir Balikpapan

BALIKPAPAN-Masalah banjir masih menghantui Balikpapan hingga akhir tahun. Pasalnya, Kota…

Senin, 20 September 2021 11:04

Kebun Sawit Rambah Tahura Bukit Soeharto, Program Kemitraan Konservasi Jadi Celah Alasan

TENGGARONG-Selain tambang ilegal, kebun sawit liar juga dituding ikut merusak…

Senin, 20 September 2021 11:01

PI 10 Persen untuk PPU Tunggu Gubernur

PENAJAM-Participating interest (PI) 10 persen pengelolaan blok migas jatah Pemerintah…

Senin, 20 September 2021 11:00

Rosatom Bangun Industri Nuklir, Kerja Sama Batan-Pemprov Kaltim di Buluminung

Perusahaan energi atom Rosatom Rusia bersama Pusat Kajian Sistem Energi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers