MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 12 Mei 2021 11:16
Dalami Aliran Duit Jual Beli Jabatan
Polri Tahan Bupati Nganjuk di Rutan Bareskrim
Novi Rahman Hidhayat.

PROKAL.CO,

JAKARTA - Polri memastikan terus mendalami sejumlah temuan pasca operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat. Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipidkor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) tidak menutup pintu terhadap kemungkinan-kemungkinan pelanggaran lain dilakukan oleh Rahman. Termasuk di antaranya praktik jual beli jabatan di tataran kepala dinas dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan bahwa, jual beli jabatan memang bisa dilakukan di berbagai level. Untuk itu, pendalaman akan dilakukan oleh penyidik Ditipidkor Bareskrim. "Namanya jual beli jabatan mungkin juga dilakukan di tempat lain. Tentunya dari Ditipidkor Bareskrim tetap akan melakukan suatu penyelidikan," terang Argo. Pengembangan lain yang juga dilakukan penyidik Polri berkaitan dengan aliran uang dari Rahman. "Uang dibelikan apa, uang dikirim ke mana, atau uang dibuat apa," imbuhnya.

Apakah sudah tercium indikasi uang tersebut mengalir ke partai politik? Argo menyebut, sampai kemarin (11/5) pihaknya belum mendapati hal itu. "Kami belum mendapatkan (informasi itu), belum mendapatkan," kata jenderal bintang dua Polri tersebut. Namun demikian, penyidikan yang mengarah ke aliran uang pasti dilakukan oleh Dirtipidkor Bareskrim. Dia meminta semua pihak memberi waktu kepada para penyidik. Sebab, mereka baru tiba dari Nganjuk kemarin dini hari.

Berdasar informasi yang diterima Jawa Pos penyidik yang membawa Rahman berikut enam tersangka lainnya tiba di Jakarta sekitar pukul 03.00. Seluruh tersangka langsung dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Pukul 10.30, para tersangka ditunjukkan kepada publik. Rahman mengenakan pakaian tahanan Bareskrim hanya tertunduk lesu. Di samping kanan dan kirinya tersangka lain juga berusaha menyembunyikan muka. Mulai kemarin, mereka resmi ditahan dengan opsi perpanjangan penahanan.

Meski sudah sering bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Argo mengakui baru pertama Polri menangkap seorang kepala daerah dengan bantuan lembaga antirasuah. Pemeriksaan terhadap para tersangka berikut 18 saksi lainnya, sambung Argo, akan dilanjutkan pemeriksaan yang lebih mendalam. "Misalnya apakah ada yang nyuruh, kemudian uang dikumpulkan untuk apa, dan sebagainya," beber mantan kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya tersebut.

Argo memastikan, perkembangan penanganan perkara tersebut akan disampaikan secara terbuka. "Kita tunggu nanti dari penyidik tipikor Bareskrim untuk melakukan pendalaman," jelasnya. Strategi yang sama akan dilakukan untuk mendalami temuan barang bukti. Termasuk barang bukti rekening tabungan dengan nama Tri Basuki Widodo. "Buku tabungan pun juga kami periksa kembali. Ada juga buku tabungan atas nama orang lain, ada juga buku tabungan atas nama sendiri, ada juga lebih dari satu buku tabungan, itu juga masih kami cross check ke para tersangka," jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 18 Juni 2021 13:39

Kaltim Masuk Kategori Provinsi Miskin Inovasi, Pengamat : Ini Tamparan untuk Berbenah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis daftar daerah yang miskin inovasi.…

Jumat, 18 Juni 2021 10:52

Kaltim Dituntut Siapkan Kawasan Industri Penyangga IKN

SAMARINDA - Kaltim dituntut menghadirkan kawasan industri yang mampu mendukung…

Jumat, 18 Juni 2021 10:40
Inggris vs Skotlandia

Pirlo dari Yorkshire Mencari Perhatian

LONDON– Enam tahun lalu, muncul petisi #TakeUsWithYouScotland yang menginginkan Yorkshire…

Kamis, 17 Juni 2021 21:00
Atribut Dilepas, Dilarang Terima Siswa Baru

Perang Dingin Yayasan Melati dan SMA 10, Pemprov Janji Beres Pekan Depan

SAMARINDA–Polemik antara Yayasan Melati dan SMA 10 Samarinda belum juga…

Kamis, 17 Juni 2021 12:06
Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid-19 ke Kaltim

Pintu Masuk Balikpapan Diketatkan Lagi, Perjalanan Dinas ke Jawa Ditunda

BALIKPAPAN-Pintu masuk Balikpapan akan kembali diperketat. Menyusul temuan Delta B1617.2,…

Kamis, 17 Juni 2021 11:53
Putin Bertemu Langsung Biden di Jenewa

28 Pesawat Tempur Sengaja Langgar Zona Udara Taiwan, Tiongkok Beri Pesan AS

TAIPEI- Puluhan pesawat militer Tiongkok melintasi langit Taiwan Selasa (15/6).…

Rabu, 16 Juni 2021 21:00
Skandal Proyek Fiktif, Mantan Bos KPT MGRM Segera Disidang

Barang Bukti Duit Setengah Miliar dan 4 Unit Mobil Mewah

SAMARINDA–Dugaan korupsi proyek tangki timbun di PT Mahakam Gerbang Raja…

Rabu, 16 Juni 2021 20:00

Area Bendungan Benanga Kian Menyusut

BALIKPAPAN-Penanganan banjir di Kota Samarinda dan Balikpapan kian diseriusi pemerintah…

Rabu, 16 Juni 2021 19:30

Mulai 1 Juli, Lagu Indonesia Raya Wajib Diputar Seminggu Dua Kali

Seluruh instansi pemerintah mulai 1 Juli 2021 diimbau untuk melaksanakan…

Rabu, 16 Juni 2021 19:22

Hakim Diskon 6 Tahun Vonis Pinangki, Ini Alasannya

Pinangki Sirna Malasari mendapat pengurangan hukuman lebih dari separo dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers