MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 11 Mei 2021 17:36
Aktivitas Usaha Belum Pulih Seutuhnya, Risiko Kredit Macet Pertambangan Tinggi
ilustrasi

Masih terbatasnya pemulihan aktivitas usaha akibat pandemi Covid-19 membuat risiko kredit macet di Kaltim masih tinggi. Banyak sektor usaha yang tingkat non-performing loan (NPL)-nya berada di atas threshold 5 persen, terutama pertambangan batu bara.

 

SAMARINDA - Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, berdasarkan lokasi proyek (pembiayaan bisa berasal dari bank di Kaltim maupun luar Kaltim dengan proyek berlokasi di Kaltim) hingga Maret 2021 terkontraksi sebesar 5,21 persen (year on year/yoy) dengan NPL sebesar 3,98 persen.

Sedangkan, berdasarkan lokasi bank (pembiayaan hanya dari bank di Kaltim) pertumbuhan pembiayaan terkontraksi 2,12 persen (yoy) dengan NPL sebesar 5,83 (yoy). “NPL masih sangat tinggi, seharusnya rata-rata di bawah 5 persen sesuai aturan. Industri perbankan harus lebih hati-hati dan sehat,” tuturnya, Senin (10/5).

Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan sektor utama berdasarkan lokasi proyek, untuk pertambangan nominal pembiayaannya mencapai Rp 13,77 triliun, menurun 25,74 persen (yoy) dengan NPL 8,57 persen. Sektor industri nominalnya mencapai Rp 6,90 triliun, minus 4 persen (yoy) dengan NPL 0,41 persen.

Konstruksi nominal pembiayaannya mencapai Rp 12,68 triliun, tumbuh 19,98 persen dengan NPL sebesar 6,84 persen. Perdagangan dengan nominal Rp 16,94 triliun, tumbuh 0,03 persen (yoy) memiliki NPL 6,95 persen.

Sedangkan untuk pertumbuhan pembiayaan sektor utama lokasi bank di Kaltim, pertambangan memiliki nominal kredit mencapai Rp 1,44 triliun, tumbuh minus 13,20 persen, dengan NPL 29,26 persen. Industri sebesar Rp 2,34 triliun minus 29,77 persen (yoy) memiliki NPL 1 persen. Konstruksi dengan nominal mencapai Rp 7,17 triliun, tumbuh 2,99 persen (yoy), NPL 11,72 persen. Perdagangan nominal Rp 11,92 triliun, tumbuh 0,13 persen (yoy), NPL 8,67 persen.

“Jika kita lihat NPL pertambangan dengan lokasi bank di Kaltim itu sangat tinggi. Perbankan harus lebih hati-hati. Boleh menyalurkan kredit pada batu bara namun harus hilirisasinya. Sebab, kalau mentah sangat fluktuasi bisnisnya dan membuat kemampuan membayar pelaku usaha naik turun,” ungkapnya.

Menurutnya, jika sudah menyentuh sektor hilirisasi yang dibiayai bisa lebih stabil. Perbankan juga harus pintar memilih sektor yang berdaya tambah. Hadirnya hilirisasi akan berdampak pada industri jasa keuangan dengan penurunan NPL. “Kita berharap bisa industri perbankan bisa lebih sehat dengan menjaga sektor-sektor yang disalurkan kredit,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Made Yoga Sudharma mengatakan, di tengah besarnya tekanan Covid-19 terhadap perekonomian, lembaga jasa keuangan masih dalam kategori sehat. Hal itu terlihat dari risiko kredit NPL perbankan di Kaltim yang masih terjaga di angka 3,98 persen, atau di bawah threshold 5 persen.

Sedangkan non-performing financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan masih di angka 4,2 persen. “Kita akui NPL mengalami peningkatan. Sebenarnya peningkatan NPL bukan pada nominalnya, namun pada penurunan financing-nya, sehingga naiknya NPL dan NPL bukan utangnya yang meningkat, namun pembiayaannya yang menurun,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 11:41

Investasi Pabrik Tekan Harga Mobil Listrik di Masa Depan

JAKARTA - Pembangunan pabrik sel baterai oleh Hyundai Motor Group…

Kamis, 16 September 2021 21:50

Cetak SDM Andal dan Terampil, Pupuk Kaltim Dukung Program Handak Begawi

BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menandatangani nota…

Kamis, 16 September 2021 14:52

Rajin Menabung di Simpedes BRI, Ibu Rumah Tangga dan Pengusaha Bengkel di Samarinda Raih Hadiah Mobil

SAMARINDA – Setelah diundi pada Sabtu (21/8), Kamis (16/9) Grandprize…

Rabu, 15 September 2021 18:11

Wujudkan SDM Andal dan Kompeten, Pupuk Kaltim Kembali Gelar PMMB

BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali sukses…

Rabu, 15 September 2021 14:02

Ekspor Pertanian Kaltim Meningkat

NILAI ekspor pertanian Kaltim pada semester I 2021 meningkat Rp…

Rabu, 15 September 2021 14:00

Sawit Berpotensi Topang 30 Persen PDRB Kaltim

SAMARINDA - Di antara berbagai alternatif sumber pertumbuhan ekonomi yang…

Rabu, 15 September 2021 13:54
Hingga Agustus, Penjualan Ritel Daihatsu Naik 36,2 Persen

Relaksasi PPnBM Mesti Lanjut

Penjualan otomotif terus mengalami peningkatan secara bertahap seiring dukungan pemerintah…

Selasa, 14 September 2021 17:15

Ekspor Pertanian Kaltim Meningkat 6,7 Triliun Rupiah, Gubernur Isran Terima Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021

SAMARINDA – Kepala Karantina Pertanian Samarinda, Cahyono menyampaikan melalui keterangan…

Selasa, 14 September 2021 13:54

BI Balikpapan Ajak Pedagang Kebun Sayur Akses Pasar Digital

BALIKPAPAN – Bank Indonesia (BI) terus berusaha membantu pemerintah menggerakkan…

Selasa, 14 September 2021 11:07

Industri Batu Bara Kian Cemerlang

Harga batu bara terus mengukir sejarah baru dengan menyentuh level…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers