MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 11 Mei 2021 15:53
3 Pegawai Tak Lolos TWK Bantu OTT

PROKAL.CO,

JAKARTA– Di antara Tim Gabungan KPK-Bareskrim Polri, ada tiga pegawai komisi antirasuah yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Yakni Harun Al Rasyid, Rieswin dan Agtaria Adriana. Ketiganya merupakan penyelidik berstatus pegawai tetap KPK.

Di KPK, Harun Al Rasyid menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyelidik di KPK. Saat ini dia juga menjadi Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK. Kepada Jawa Pos, Harun membenarkan dirinya ikut dalam operasi tangkap tangan (OTT) bupati Nganjuk. ”Bareskrim yang menangani, saya cuma bantu,” ujarnya kepada Jawa Pos, (10/5).

Harun enggan bicara banyak soal kontroversi alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Dia belum mau menyikapi pertanyaan Jawa Pos seputar wacana pimpinan KPK menonjobkan pegawai yang masuk kategori tidak memenuhi syarat (TMS) tes wawasan kebangsaan.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar juga tidak mau banyak berkomentar perihal keterlibatan tiga pegawai KPK yang tidak lolos TWK dalam OTT bupati Nganjuk. Lili mengatakan perkara Nganjuk yang ditangani bersama dengan Dit Tipidkor Bareskrim Polri itu tetap berjalan meski ada peran pegawai yang tidak lolos TWK dalam OTT.

”Tidak ada urusannya dengan pegawai tadi (Harun dkk, Red),” ujarnya. Lili menegaskan, dalam perkara dugaan suap bupati Nganjuk itu pihaknya sebatas menjalankan kewenangan supervisi sebagaimana diatur dalam UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara penyidikan dilakukan Dit Tipidkor Bareskrim. ”KPK akan melakukan supervisi sesuai dengan kewenangan.”

Terpisah, Koalisi Kebebasan Beragama Berkeyakinan (KKBB) menyatakan sikap terkait asesmen TWK yang dilaksanakan KPK bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). KKBB menegaskan bahwa TWK itu melanggar kebebasan beragama berkeyakinan yang diatur dalam konstitusi. Itu menyusul banyak pertanyaan tidak pantas yang muncul dalam TWK itu.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Juni 2021 23:06

51 KPU Habis Jabatan saat Mepet Coblosan, Ada Usul Perpanjangan Tugas hingga Selesai Tahapan

JAKARTA– Akhir masa jabatan (AMJ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa…

Kamis, 17 Juni 2021 23:00

Soal Panglima TNI, Nasdem Sebut Dua Nama, PKS Pilih Yang Paling Siap

JAKARTA– Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun…

Kamis, 17 Juni 2021 11:10

Kejagung Tunggu Salinan Putusan Pinangki

JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejagung) bersuara terkait dipotongnya hukuman Pinangki…

Kamis, 17 Juni 2021 10:55

Ketua DPRD Diduga Mendanai KKB

JAKARTA- Penangkapan terhadap pemasok senjata kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB)…

Rabu, 16 Juni 2021 19:21

Pengamat Kepolisian Neta S Pane Tutup Usia

Kabar duka tersiar dari keluarga Indonesia Police Watch (IPW). Ketua…

Rabu, 16 Juni 2021 18:01

Calon Penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah Ternyata Masih Harus Diverifikasi

JAKARTA – Calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang…

Rabu, 16 Juni 2021 17:46

Persiapan 2024, Bawaslu Gelar Sekolah Kader

JAKARTA– Persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan Badan Pengawas Pemilu…

Rabu, 16 Juni 2021 17:19

Kamis Besok, Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK

JAKARTA- Komnas HAM siap memeriksa pimpinan KPK pada Kamis mendatang…

Rabu, 16 Juni 2021 11:38

Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Akibat Varian India

SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim Joni…

Selasa, 15 Juni 2021 10:18

Penari Wanita Kian Warnai Tari Pecut Samandiman Kediri

Wanita kian mewarnai tari Pecut Samandiman Kediri. Meskipun, panjang dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers