MANAGED BY:
RABU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 11 Mei 2021 10:20
Hindari Platform Pinjaman Online Ilegal
ilustrasi

SAMARINDA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat mewaspadai penawaran utang online ilegal yang kini banyak dilakukan para platform ilegal jelang Idulfitri. Sebab, mereka memanfaatkan momen hari besar keagamaan nasional (HBKN) seperti Idulfitri yang kerap mendorong konsumsi masyarakat Indonesia.

Kepala OJK Kaltim Made Yoga Sudharma mengatakan, financial technology (fintech) alias pinjaman online (pinjol) hadir sebagai jasa keuangan yang menghadirkan produk yang tidak ditawarkan oleh perbankan. Yaitu, kecepatan dan kemudahan dari sisi persyaratan meminjam. Hal itu menjadi istimewa khususnya di tengah pandemi, saat perbankan banyak memperketat pemberian kredit.

“Itu (kecepatan) yang menyebabkan pertumbuhan penyaluran pinjaman online meningkat signifikan. Namun nasabah harus tetap memerhatikan banyak hal ketika ingin memakai jasa fintech,” imbaunya, Minggu (9/5).

Pertama, nasabah harus memastikan pinjaman sesuai kemampuan dan memang untuk kebutuhan yang sangat mendesak. Kedua, pastikan fintech adalah yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Cara termudah dan tercepat untuk mengetahui fintech legal dan ilegal adalah melalui layanan WA Kontak Layanan OJK di 081 157 157 157. Ketik dan kirim via WA ke nomor tersebut.

“Tidak sampai satu menit, langsung ada respons sehingga penting untuk mencari tahu dulu fintech yang ingin digunakan,” tuturnya. Diketahui, Satgas Waspada Investasi dalam operasionalnya mencegah kerugian masyarakat, hingga April kembali menemukan 86 platform fintech peer to peer lending ilegal dan 26 kegiatan usaha tanpa izin yang berpotensi merugikan masyarakat.

Sehingga, diimbau kepada masyarakat untuk semakin waspada terhadap penawaran dari entitas fintech lending yang memanfaatkan momentum menjelang Lebaran. Sebab, fintech lending ilegal ini masih tetap muncul di masyarakat. Menjelang Lebaran dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan agar tidak menjadi korban.

“Penting sekali bagi masyarakat untuk harus memahami legalitas atau izin dari perusahaan itu. Sejak tahun 2018 sampai April 2021 ini Satgas Waspada Investasi sudah menutup sebanyak 3.193 fintech lending ilegal,” bebernya.

Jika masyarakat menggunakan fintech yang terdaftar pada OJK, maka penyaluran kredit tersebut merupakan hal baik, karena turut meningkatkan inklusi keuangan Kaltim. Sebab fintech bertujuan agar menciptakan keadilan sosial bagi masyarakat unbankable atau belum terjamah bank.

Pengguna fintech kebanyakan tidak mendapatkan pendanaan konvensional. Sehingga, masyarakat unbankable tersebut bisa mendapatkan alternatif sumber pendanaan selain bank. “Boleh memanfaatkan fintech, tapi masyarakat harus menggunakan fintech yang terdaftar dan diawasi oleh OJK,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 26 Januari 2022 21:54

Nomor Telkomsel Prabayar yang Sudah Expired dapat Diaktifkan Kembali melalui UMB *888*89#  

JAKARTA  – Seiring semakin cepatnya adopsi teknologi digital di masa…

Selasa, 25 Januari 2022 10:28

PHM Ditarget Bor 99 Sumur Baru

BALIKPAPAN - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak…

Selasa, 25 Januari 2022 10:27

Berharap Investasi Tak Asal Tumbuh

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim memproyeksikan pemindahan ibu…

Selasa, 25 Januari 2022 08:54

Dorong Pertumbuhan Industri Dalam Negeri, PLN Tingkatkan Nilai Minimum TKDN Proses Pengadaan Barang dan Jasa

SAMARINDA- Upaya dalam rangka peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri…

Minggu, 23 Januari 2022 23:22

Tiga Pembeli Pertama Menerima Honda All New BR-V Secara Perdana

SAMARINDA- Sejak diluncurkan pada awal Desember tahun 2021 kemarin, akhirnya…

Sabtu, 22 Januari 2022 12:00

KFC Indonesia Hadirkan Kembali Hot & Cheesy Chicken dalam Golden Combo

BALIKPAPAN – Masih inget ayam krispi Hot & Cheesy KFC…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

139 Perusahaan Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

JAKARTA – Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian…

Jumat, 21 Januari 2022 12:11

Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Masih Ada Ritel yang Melanggar

Penetapan harga minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter…

Jumat, 21 Januari 2022 12:09

Konsumsi Masyarakat Tumbuh 20 Persen

SURVEI Konsumen Bank Indonesia periode Desember 2021 mengindikasikan bahwa keyakinan…

Kamis, 20 Januari 2022 09:09

Insentif PPnBM LCGC Jaga Utilisasi Industri Penunjang

JAKARTA - Pemerintah melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers