MANAGED BY:
RABU
04 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Jumat, 07 Mei 2021 17:44
Ujung Ramadan

Setelah menjalani dua per tiga Ramadan, seorang mukmin sebenarnya bisa meraba dan mengukur ketakwaannya. Ia juga bisa merasakan apakah tarbiah yang dijalani sejak awal Ramadan mampu meningkatkan ketakwaannya atau tidak. Apakah di tengah jalan semakin meningkat atau menurun. Diri masing-masing lah yang bisa merasakannya.

Seperti diketahui, bahwa tujuan dari ibadah puasa dan banyak ibadah lainnya adalah menjadi manusia yang bertakwa. Takwa didefinisikan dengan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Makna takwa seperti itu yang sering dipahami oleh umumnya kaum muslim.

Gambaran takwa diidentikkan dengan salat sunah yang semakin bertambah, makin gemar membaca Al-Qur’an, sedekah semakin kencang dan sebagainya. Biasanya juga diiringi dengan semakin menjauh dari maksiat seperti judi, minum minuman terlarang, zina, berbohong, dan maksiat-maksiat lainnya. Sebuah pemahaman istilah yang tidak salah. Namun, bukan berarti sepenuhnya sempurna.

Takwa masih dimaknai dalam pengertian yang didominasi oleh ibadah ritual saja. Meninggalkan maksiat pun hanya dikaitkan dengan urusan lahiriah saja. Padahal dalam diri manusia, terdapat dua dimensi yang selalu terkait dan tidak bisa dilepaskan satu sama lain yaitu dimensi lahir serta batin.

Dengan demikian, sejatinya takwa itu tidak hanya muncul dan terindikasi dari hal-hal yang bersifat lahir yang terkait aktivitas fisik saja. Lebih dari itu, takwa harus dihubungkan dengan aktivitas hati. Perintah yang ditaati dan larangan yang dihindari, berjalan secara paralel melalui aktivitas fisik dan hati sekaligus.

Melaksanakan salat, puasa, zakat, haji, dan perbuatan amal kebajikan lainnya yang diiringi tidak melakukan maksiat perbuatan judi, zina, bohong, dan lain sebagainya merupakan gambaran bahwa aspek fisik takwa sudah terwujud.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 02 Agustus 2021 21:03

Kolaborasi Guru-Orang Tua di Masa Pandemi

Oleh: Imran Duse   Pagi tadi, sebuah pertanyaan tak terduga…

Jumat, 23 Juli 2021 12:45

Potensi Maritim IKN yang Luar Biasa

Oleh: Dr Isradi zainal Rektor Uniba, Ketua PII Kaltim, Sekjen…

Senin, 19 Juli 2021 11:00

Racun Media Sosial

Oleh: Imran Duse* Teknologi digital kini hadir menjadi bagian tak…

Sabtu, 17 Juli 2021 12:58

Dampak Ekonomi Pemindahan IKN ke “Sepakunegara”

Oleh: Dr Isradi Zainal (Rektor Universitas Balikpapan, Sekjen FDTI, Ketua…

Sabtu, 17 Juli 2021 12:39

Kurban Ritual dan Sosial

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Sabtu, 10 Juli 2021 12:10

Bola Itu Bulat

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Jumat, 09 Juli 2021 12:40

Literasi Budaya Tingkilan dalam Membangun Keberaksaraan

Oleh: Tri Widayati  Widyaprada BP PAUD Dikmas Kaltim   Literasi…

Senin, 05 Juli 2021 15:09

Media Sosial dan Gerakan Mahasiswa

Oleh : Imran Duse Postingan BEM UI soal “The King…

Senin, 05 Juli 2021 12:14

Anak Berhadapan dengan Hukum, Salah Siapa?

Oleh: Dewi Zuhroyda Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas II Balikpapan…

Minggu, 04 Juli 2021 20:59

EDS OPTA, Langkah Mempercepat Peningkatan Kualitas Pendidikan yang Mandiri dan Berkelanjutan

Oleh : Dr.H.Tulus Sutopo, S.Pd.,MM.Pd (SDGs Academy Indonesia, Disdikbud Kab.Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers