MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 07 Mei 2021 17:43
Minta DK PBB Embargo Senjata Myanmar

PROKAL.CO,

YANGON-  Sekitar 200 organisasi non pemerintah meminta Dewan Keamanan (DK) PBB bertindak kepada pemerintah Myanmar. Bukan sekadar mengecam,melainkan tindakan konkret berupa embargo senjata kepada junta militer yang mengambil alih kekuasaan 1 Februari lalu.

’’Seharusnya tak ada pemerintah yang boleh menjual satu peluru pun ke junta militer.’’ Bunyi pernyataan bersama ratusan lembaga tersebut. Di antaranya, ada Amnesty International dan Human Rights Watch (HRW).

Seruan itu muncul karena junta militer terus menggunakan senjata untuk membunuh rakyat yang seharusnya mereka lindungi. Mereka tidak segan menembak demonstran dengan peluru asli. Bukan untuk melumpuhkan, melainkan dengan niat membunuh karena targetnya di titik vital seperti kepala, dada, dan leher. Lebih dari 750 demonstran meninggal dunia.

Menerapkan embargo senjata global kepada Myanmar adalah langkah minimal yang bisa dilakukan DK PBB guna menanggapi kekerasan junta militer. Lawrence Moss dari Amnesty International menegaskan bahwa kecaman dari komunitas internasional tidak memiliki efek sama sekali kepada junta militer.

Moss menegaskan bahwa sudah waktunya bagi DK PBB untuk menggunakan kekuatan uniknya dengan memberlakukan embargo senjata global yang komprehensif. Tujuannya adalah mencoba mengakhiri pembunuhan besar-besaran oleh junta militer.

Hal senada diungkapkan Louis Charbonneau dari HRW. ’’Fakta bahwa DK PBB bahkan tidak memperdebatkan embargo merupakan pelepasan tanggung jawab yang mengerikan terhadap rakyat Myanmar,’’ tegasnya. Mengeluarkan kecaman ibarat melihat situasi di Myanmar lalu berjalan lagi seperti tidak terjadi apa pun.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 25 Juni 2021 11:36

Varian Virus Covid-19 Baru di India, Delta Plus Ditengarai Lebih Mematikan

NEW DELHI– Virus SARS-CoV-2 varian Delta sudah membuat banyak negara…

Jumat, 25 Juni 2021 11:03

Pacu Ekonomi Pesisir, Pemprov Kaltim Berharap Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil

BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim berharap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2…

Jumat, 25 Juni 2021 11:02

Pemulihan Pariwisata Sulit Diprediksi, Berharap Tuah Perpindahan IKN

Industri pariwisata kembali mendapat tekanan. Pelaku usaha di Bumi Etam…

Kamis, 24 Juni 2021 16:45

Karyawan Minimarket Rekam Gadis 23 Tahun di Toilet, Mengaku Videonya Buat Koleksi Pribadi

SAMARINDA - Seorang karyawan salah satu minimarket jejaring nasional di…

Kamis, 24 Juni 2021 12:56

Idealnya Lahan Supermal Jadi Sekolah

Jalur zonasi yang diributkan orangtua siswa pada penerimaan peserta didik…

Kamis, 24 Juni 2021 12:54

Robot yang Bisa Deteksi Objek Transparan

PERMUKAAN transparan dan reflektif tampaknya akan membingungkan bagi robot. Itulah…

Kamis, 24 Juni 2021 12:47

Kasus Covid-19 Kembali Tembus Rekor, Presiden Minta Kepala Daerah Serius Jalankan PPKM Mikro

JAKARTA–Pertumbuhan kasus Covid-19 kembali memecahkan rekor baru. Rabu (23/6), jumlah…

Kamis, 24 Juni 2021 12:45
Kewenangan Diamputasi, Pertambangan Serampangan

Jatam Ajak Pemprov Judicial Review UU Minerba

SAMARINDA–Sebanyak 77,5 juta ton batu bara akan diambil dari perut…

Kamis, 24 Juni 2021 10:49

Kewalahan, Jenazah Pasien Covid-19 Diangkut dengan Truk

Beberapa hari terakhir, jumlah pasien positif Covid-19 mengalami lonjakan yang…

Kamis, 24 Juni 2021 10:47

Utang Luar Negeri Indonesia Rp 6.445 Triliun, Bappenas: Banyak yang Rasionya Lebih Buruk

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti utang pemerintah yang terus membengkak.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers