MANAGED BY:
JUMAT
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 07 Mei 2021 17:21
Tidak Latah Turunkan Bunga Kredit
ilustrasi

PROKAL.CO,

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 19-20 April 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day reverse repo rate (BI7DRR) sebesar 3,50 persen, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen. Sayang, rendahnya suku bunga acuan tidak langsung diikuti penurunan suku bunga kredit di tingkat perbankan.

SAMARINDA - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Made Yoga Sudharma mengatakan, tingkat suku bunga kredit di perbankan memang tidak bisa serta-merta turun ketika suku bunga acuan menurun. Sebab, penurunan bunga kredit tanpa perhitungan yang baik justru bisa menjadi buah simalakama bagi perbankan.

Apalagi kondisinya jika dilihat secara global masih banyak negara yang ekonominya minus dengan permintaan rendah. “Hanya ada beberapa negara yang memiliki perekonomian baik. Sehingga, jika berbicara export oriented, maka penyerapan produk belum besar saat ini. Siapa yang mau menyerap pasar kita, kalau kita kasih loan dengan bunga rendah pada pelaku usaha,” ungkapnya, Kamis (6/5).

Kredit biasanya digunakan untuk peningkatan produksi, ekspansi bisnis, dan sebagainya. “Jika diberikan bunga rendah, dan pelaku usaha mengajukan kredit untuk meningkatkan produksi, lalu siapa yang mau menyerap barang tersebut di tengah ketidakpastian saat ini,” sambungnya.

Dikhawatirkan nantinya banyak industri yang mengalami over produksi, sehingga harga barangnya malah akan menurun. “Oleh karena itu, jika penurunan bunga kredit dilakukan juga akan membuat buah simalakama. Diturunkan suku bunganya, tapi di satu sisi ada banyak kredit yang harus direlaksasi juga,” tuturnya.

Kondisi ini diyakini akan mengganggu pendapatan dari industri jasa keuangan, sedangkan di sisi lain perbankan juga masih harus membayar bunga dana simpanan seperti deposito. Sedangkan bunga dana simpanan tidak boleh berhenti. Menurut Made, hal ini yang membuat tingkat suku bunga pada perbankan tidak serta-merta turun ketika suku bunga acuan menurun.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 18 Juni 2021 10:55

Persepsi Konsumen terhadap Ekonomi Menurun

BALIKPAPAN - Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Mei 2021…

Jumat, 18 Juni 2021 10:53

Manfaatkan PLB untuk UMKM

BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim diharapkan bisa mendorong pemanfaatan pusat logistik…

Jumat, 18 Juni 2021 10:51

Kinerja Ekspor dan Investasi Bakal Mulus, Optimistis Ekonomi 2021 Kaltim Tumbuh 1,53-2,53 Persen

Setelah terkontraksi 2,85 persen pada 2020 akibat pandemi corona, perekonomian…

Kamis, 17 Juni 2021 10:51

Rivan A Purwantono Kembali Mendapat Mandat Memimpin PT Jasa Raharja

Sosok Rivan A Purwantono bukan orang baru di KB Bukopin,…

Rabu, 16 Juni 2021 17:49

Harga Sedang Tinggi-Tingginya, Produksi CPO Malah Melandai

JAKARTA– Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melaporkan bahwa ekspor…

Rabu, 16 Juni 2021 17:48

Naikkan TKDN Industri Alat Kesehatan

JAKARTA, Jawa Pos – Pemerintah berupaya mengakselerasi pengembangan industri alat…

Rabu, 16 Juni 2021 17:37
Pengembangan Kawasan Industri Terlalu Lamban

Status KEK di Maloy Terancam Dicabut, Minta Bantuan Kementerian Tarik Investor

Kaltim memiliki beberapa kawasan industri yang direncanakan menjadi motor penggerak…

Rabu, 16 Juni 2021 15:45

Batal Kenakan Biaya Transaksi Cek Saldo dan ATM, Sarankan Bank Hapus Biaya Administrasi

JAKARTA– Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) batal mengenakan biaya transaksi…

Selasa, 15 Juni 2021 14:50

Survei BI: Konsumsi di Kaltim Mei 2021 Menurun

SAMARINDA - Survei Bank Indonesia pada Mei 2021 mengindikasikan perbaikan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:35

Kejayaan Batu Bara Berpotensi Terulang

Sejumlah analis memperkirakan fenomena commodity supercycle akan terjadi dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers