MANAGED BY:
JUMAT
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 07 Mei 2021 15:52
Panglima TNI Komitmen Remajakan Kapal Selam
Panglima TNI bahas alutsista dan musibah Nanggala

PROKAL.CO,

JAKARTA– Insiden KRI Nanggala-402 menjadi pokok pembahasan saat Komisi I DPR mengundang panglima TNI dan kepala staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dalam rapat kerja kemarin (6/5). Peremajaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi perhatian para anggota dewan dan TNI.

Raker yang dimulai sekitar pukul 13.00 itu dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari. Raker tersebut berlangsung tertutup. Namun, bagian awal raker bersifat terbuka. Kharis menjelaskan, agenda utama raker adalah terkait peristiwa yang memunculkan duka bagi rakyat Indonesia baru-baru ini. ”Agenda mendengarkan penjelasan berkaitan dengan peristiwa KRI Nanggala-402. Kami mohon penjelasan secara komprehensif," ujarnya.

Sebelum pembahasan secara tertutup, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan beberapa pokok pembahasan yang bakal dibicarakan dalam rapat tersebut. Setidaknya ada tiga hal yang dibicarakan. ”Kita akan bahas tiga agenda. Pertama soal Nanggala, kedua kondisi terkini alutsista TNI-AL, dan rencana modernisasi alutsista TNI, khususnya kapal selam," ungkapnya.

Hadi menyatakan, TNI bermaksud melakukan peremajaan dan evaluasi alutsista. Hal itu perlu dibahas serius menyusul insiden kapal selam yang dibuat pada 1978 tersebut. ”Saat ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi kondisi alutsista TNI. Khususnya kapal selam yang dimiliki TNI-AL dan langkah-langkah untuk melanjutkan modernisasi kapal selam," tuturnya.

KSAL Laksamana Yudo Margono menambahkan, KRI Nanggala-402 telah menjalani perawatan overhaul di Korea Selatan pada 2012. ”Setiap tahun dilaksanakan proses pemeliharaan tingkat menengah hingga 2020 dan docking dalam rangka latihan 2021," ucapnya. KRI tersebut juga sering digunakan dalam rangka latihan penembakan torpedo SUT.

Jika dilihat dari kesiapan, Yudo menegaskan bahwa KRI Nanggala-402 masih layak digunakan dalam rangka latihan. KRI itu telah memenuhi uji kelayakan dan melaksanakan tugas tempur tingkat satu maupun tingkat dua.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Juni 2021 23:06

51 KPU Habis Jabatan saat Mepet Coblosan, Ada Usul Perpanjangan Tugas hingga Selesai Tahapan

JAKARTA– Akhir masa jabatan (AMJ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa…

Kamis, 17 Juni 2021 23:00

Soal Panglima TNI, Nasdem Sebut Dua Nama, PKS Pilih Yang Paling Siap

JAKARTA– Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun…

Kamis, 17 Juni 2021 11:10

Kejagung Tunggu Salinan Putusan Pinangki

JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejagung) bersuara terkait dipotongnya hukuman Pinangki…

Kamis, 17 Juni 2021 10:55

Ketua DPRD Diduga Mendanai KKB

JAKARTA- Penangkapan terhadap pemasok senjata kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB)…

Rabu, 16 Juni 2021 19:21

Pengamat Kepolisian Neta S Pane Tutup Usia

Kabar duka tersiar dari keluarga Indonesia Police Watch (IPW). Ketua…

Rabu, 16 Juni 2021 18:01

Calon Penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah Ternyata Masih Harus Diverifikasi

JAKARTA – Calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang…

Rabu, 16 Juni 2021 17:46

Persiapan 2024, Bawaslu Gelar Sekolah Kader

JAKARTA– Persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan Badan Pengawas Pemilu…

Rabu, 16 Juni 2021 17:19

Kamis Besok, Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK

JAKARTA- Komnas HAM siap memeriksa pimpinan KPK pada Kamis mendatang…

Rabu, 16 Juni 2021 11:38

Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Akibat Varian India

SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim Joni…

Selasa, 15 Juni 2021 10:18

Penari Wanita Kian Warnai Tari Pecut Samandiman Kediri

Wanita kian mewarnai tari Pecut Samandiman Kediri. Meskipun, panjang dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers