MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 06 Mei 2021 15:22
Usul Alokasi Anggaran Tes Covid-19 di Sekolah
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berencana membuka sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli 2021. Namun, rencana tersebut dinilai legislatif belum matang. Perlu ada alokasi khusus untuk pengadaan rapid test di sekolah.

Hal itu disampaikan anggota komisi X Agustina Wilujeng (5/5). Agustina menyampaikan bahwa sebagian besar keluhan yang datang adalah ketidakpercayaan orang tua. Mereka khawatir bila anak berkumpul dengan teman-temannya akan meningkatkan risiko tertular Covid-19.

Agustina berpendapat, semestinya ada program khusus dari sekolah untuk menyediakan tes antigen atau PCR bagi anak didik. Bila ada keleluasaan anggaran, dia berharap setidaknya ada dana yang dialokasikan khusus untuk itu. ’’Mungkin bisa sekarang ini dialokasikan dulu persiapan anak-anak tatap muka. Setahun (belajar di rumah) waktu yang panjang, yang membuat anak-anak kehilangan kesempatan belajar sesuatu,’’ jelasnya.

Dengan alokasi 20 persen anggaran pendidikan, Agustina menilai semestinya dana tidak menjadi masalah. Namun, dia menyoroti alasan klasik bahwa tidak ada anggaran yang disiapkan khusus untuk hal tersebut. Legislator PDIP itu menyebutkan, masalahnya terletak pada alokasi anggaran penanggulangan bencana. Tidak ada sektor pendidikan di dalamnya.

Mendikbudristek Nadiem Makarim menjelaskan, sebenarnya sudah ada beberapa daerah yang menggelar PTM. Daerah yang menggelar PTM menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. ’’Sebenarnya, 25 persen dari sekolah kita sudah melaksanakan tatap muka. Protokol kesehatan terhadap PTM itu sangat ketat dengan adanya kapasitas maksimal 50 persen,’’ jelasnya.

Nadiem menegaskan bahwa kelancaran sekolah tatap muka itu menjadi tanggung jawab semua pihak. Baik sekolah maupun orang tua. Sekolah akan didorong untuk menerapkan prokes secara penuh. Sementara itu, orang tua dipersilakan memonitor anaknya dan jalannya prokes di sekolah. (deb/c6/bay)


BACA JUGA

Kamis, 17 Juni 2021 23:06

51 KPU Habis Jabatan saat Mepet Coblosan, Ada Usul Perpanjangan Tugas hingga Selesai Tahapan

JAKARTA– Akhir masa jabatan (AMJ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa…

Kamis, 17 Juni 2021 23:00

Soal Panglima TNI, Nasdem Sebut Dua Nama, PKS Pilih Yang Paling Siap

JAKARTA– Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun…

Kamis, 17 Juni 2021 11:10

Kejagung Tunggu Salinan Putusan Pinangki

JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejagung) bersuara terkait dipotongnya hukuman Pinangki…

Kamis, 17 Juni 2021 10:55

Ketua DPRD Diduga Mendanai KKB

JAKARTA- Penangkapan terhadap pemasok senjata kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB)…

Rabu, 16 Juni 2021 19:21

Pengamat Kepolisian Neta S Pane Tutup Usia

Kabar duka tersiar dari keluarga Indonesia Police Watch (IPW). Ketua…

Rabu, 16 Juni 2021 18:01

Calon Penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah Ternyata Masih Harus Diverifikasi

JAKARTA – Calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang…

Rabu, 16 Juni 2021 17:46

Persiapan 2024, Bawaslu Gelar Sekolah Kader

JAKARTA– Persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan Badan Pengawas Pemilu…

Rabu, 16 Juni 2021 17:19

Kamis Besok, Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK

JAKARTA- Komnas HAM siap memeriksa pimpinan KPK pada Kamis mendatang…

Rabu, 16 Juni 2021 11:38

Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Akibat Varian India

SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim Joni…

Selasa, 15 Juni 2021 10:18

Penari Wanita Kian Warnai Tari Pecut Samandiman Kediri

Wanita kian mewarnai tari Pecut Samandiman Kediri. Meskipun, panjang dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers