MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 06 Mei 2021 10:23
Cara Tunda Pendatang Antarkota ke Balikpapan, Pemkot Bikin Pembatasan, Tutup Pantai
Penyeberangan Balikpapan-Penajam Paser Utara. Warga yang ingin ke Balikpapan sebaiknya ditunda dulu.

Larangan mudik mulai berlaku besok hingga 17 Mei. Selanjutnya, pengetatan kembali pada 18-26 Mei. Boleh ada transportasi namun hanya untuk orang dengan kondisi tertentu.

 

BALIKPAPAN – Penerapan larangan mudik diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing. Salah satunya Penajam Paser Utara (PPU) yang bakal menerapkan surat izin keluar masuk untuk membatasi pergerakan di daerah tersebut. Hal ini didukung oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Dia mengatakan, pihaknya mengizinkan saja jika masih ada arus pada area aglomerasi. Namun, bagi daerah yang ingin membatasi dan tidak mengizinkan pergerakan juga tidak masalah. Menurutnya, tak banyak orang Balikpapan yang ke daerah aglomerasi, seperti PPU, Samarinda, dan lainnya.

“Jadi, kalau ada daerah menerapkan surat izin keluar-masuk baik saja,” katanya. Rizal menjelaskan, khusus pendatang antarkota dalam provinsi masih dianggap sebagai area aglomerasi. Sebenarnya, saat bepergian pun masih dalam arti silaturahmi.

Namun, mengantisipasi banyak daerah sekitar berkunjung ke Kota Minyak, pihaknya akan membuat pembatasan. Misalnya dengan menutup tempat wisata pantai yang selama ini menjadi tempat favorit menghabiskan waktu libur Lebaran. Sebagian besar orang dari daerah lain mau datang ke Balikpapan karena ingin ke pantai.

“Biasanya saat Lebaran dan sehari setelah Lebaran orang maunya pergi ke pantai. Sementara pantainya kita tutup. Jadi, mereka pasti berpikir dan mempertimbangkan mau pergi ke Balikpapan,” ungkapnya. Pemkot Balikpapan melalui sekretaris daerah juga telah mengimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak bepergian.

Dia meminta bagi ASN dapat menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan walau dibolehkan. “Takut ada hal-hal yang merugikan dan berdampak lebih besar. Jadi, sebaiknya tidak dilakukan perjalanan, cukup di Balikpapan saja,” katanya. Terkait larangan mudik, pihaknya membuka posko gabungan di beberapa titik perbatasan.

Kepala Dishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, posko mudik gabungan melibatkan berbagai pihak. Misalnya Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) membuat pos penyekatan di wilayah perbatasan Kaltim. Contoh perbatasan Kaltim – Kalsel dan Kaltim – Kaltara.

Kemudian BPTD melakukan pengetatan di Pelabuhan Feri Kariangau dan Terminal Batu Ampar. Sementara, Dishub Balikpapan hanya mengawasi area kota. Seperti transportasi angkutan kota, Pelabuhan Kelotok Kampung Baru, serta pos perbatasan Kilometer 13 dan Lamaru.

Kegiatan di pos perbatasan ini seperti saat pemeriksaan acak rapid test antigen beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk Pelabuhan Kelotok Kampung Baru, pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan Pemkab PPU, sembari menunggu instruksi gubernur Kaltim.

“Kemungkinan menutup pelabuhan kelotok. Kita tunggu surat instruksi resmi dari gubernur,” sebutnya. Sudirman menjelaskan, larangan mudik berlaku dari 6-17 Mei dan selanjutnya pengetatan kembali pada 18-26 Mei. Pengetatan ini artinya boleh ada transportasi namun hanya untuk orang dengan kondisi tertentu.

“Seperti orang sakit, hamil, keperluan logistik untuk kebutuhan kabupaten/kota,” tuturnya. Kemudian pengetatan dari sisi masa pemberlakuan GeNose dan swab test PCR yang sekarang hanya berlaku selama 24 jam. Mereka yang datang juga wajib lapor di tempat kedatangan. (gel/ms/k15)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 10:26

Jenazah Iswahyudi, Teknisi Rimbun Air Tiba di Rumah Duka

BALIKPAPAN-Tangis haru mewarnai kedatangan jenazah Utra Iswahyudi (41), teknisi yang…

Jumat, 17 September 2021 10:57

Warga Balikpapan Bersiap ke Mal dengan Sertifikat Vaksin

Kebijakan wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 agar bisa melenggang ke…

Kamis, 16 September 2021 12:27

Utra Iswahyudi, Teknisi Asal Balikpapan Korban Kecelakaan Rimbun Air, Pribadi Pendiam Tapi Suka Menolong

BALIKPAPAN-Dewi Agustina tak menyangka, percakapannya dengan sang suami, Utra Iswahyudi,…

Rabu, 15 September 2021 21:03

Rapid Antigen bagi Peserta PPPK

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan menggelar rapid test antigen gratis…

Rabu, 15 September 2021 20:58

BIN Kaltim Gelar Vaksinasi bagi Pelajar

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara…

Rabu, 15 September 2021 18:24

Antisipasi Karhutla, Polri Luncurkan ASAP Digital Nasional, Kaltim Kebagian 1 Titik

BALIKPAPAN- Kepolisian Republik Indonesia baru saja meluncurkan Aplikasi Sistem Analisa…

Rabu, 15 September 2021 15:30

Piala Presisen Esports 2021 Siap Digelar Oktober

JAKARTA–Pemerintah RI menegaskan komitmen dan dukungannya untuk terus memajukan ekosistem…

Rabu, 15 September 2021 14:34

Anggarkan Bendali Sungai Ampal, Total Rp 150 miliar, Target Lahan Klir 2022

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan tengah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan…

Selasa, 14 September 2021 10:20

Di Balikpapan, Syarat Vaksin Masuk Mal Belum Berlaku

BALIKPAPAN- Syarat wajib vaksin telah diberlakukan untuk perjalanan, baik darat,…

Selasa, 14 September 2021 10:19

Rasakan Dampak Positif Tol Balsam, Siapkan Konsep Outdoor Retail di Pantai BSB

BALIKPAPAN – Pandemi berdampak ke semua sektor, termasuk mal yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers