MANAGED BY:
SABTU
15 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 04 Mei 2021 17:10
Korsel Kukuh Tolak Limbah Fukushima
Aktivis lingkungan di Korea Selatan protes atas rencana pembuangan air limbah PLTN Fukushima ke laut.

PROKAL.CO,

SEOUL– Penduduk Korea Selatan (Korsel) terus menentang kebijakan Jepang. Mereka tetap menolak mentah-mentah rencana Jepang untuk membuang air limbah yang terkontaminasi dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi ke laut. Hampir setiap hari ada kelompok yang menggelar aksi menentang keputusan tersebut.

Para aktivis praktis berkemah di depan kedutaan Jepang dengan membawa banner penolakan. Lusinan kelompok silih berganti menuntut Tokyo mencabut keputusannya. Mereka juga mengirimkan petisi ke berbagai pihak. Akhir bulan lalu beberapa pelajar memprotes dengan mencukur kepala mereka.

’’Ketika air limbah yang terkontaminasi di Fukushima itu dilepas (ke laut), orang akan menghindari makanan laut dan nelayan bakal kehilangan pekerjaan,’’ terang Lee Dong-ho, salah seorang nelayan di Korsel, seperti dikutip Al Jazeera.

Beberapa pakar memperkirakan setidaknya butuh waktu setahun bagi air limbah itu mencapai area penangkapan ikan di Korsel. Namun, banyak pula yang berpendapat bahwa itu bisa terjadi dalam waktu 200 hari saja. Hal tersebut tentu menakutkan bagi industri perikanan Korsel. Penghasilan mereka mencapai USD 9 miliar (Rp 129,9 triliun) per tahun.

Korsel dulu dikritik karena menangkap ikan berlebihan. Tapi, kini industri perikanan mereka sudah bertransformasi dengan memperbanyak budi daya ikan laut. Separo produksi domestik ikan Korsel adalah hasil budi daya. Pulau Geoje, Pulau Jeju, Busan, dan Gyeongsang menjadi pusatnya. Gubernur dan wali kota area terdampak mendesak pemerintah Korsel bertindak tegas terhadap keputusan Jepang.

’’Lautan adalah sumber daya penting untuk pariwisata dan juga ekosistem wilayah Geoje yang menjamin kehidupan nelayan Korsel,’’ tegas Wali Kota Geoje Byun Kwang-yong. Pemerintah Korsel sempat menyatakan akan membawa masalah itu ke Pengadilan Internasional untuk Hukum Laut. Namun, hingga kini belum ada kelanjutannya. (sha/c7/bay)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Mei 2021 13:22

Pertemuan Zulhas-Anies, PAN Tepis Ada Agenda Khusus

JAKARTA– Selama Mei, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan aktif melakukan…

Sabtu, 15 Mei 2021 13:20

Kasus Penularan di Pekerja Bandara, Singapura Naikkan Status Pembatasan Covid-19

SINGAPURA– Pandemi masih membuat banyak pemerintah negara kalang kabut. Salah…

Sabtu, 15 Mei 2021 13:04
CHELSEA vs LEICESTER CITY

Tradisi yang Terganjal Rotasi

LONDON– Misi Chelsea meraih double winners musim ini dimulai malam…

Sabtu, 15 Mei 2021 13:01

Indonesia Masih Masuk Daftar Larangan Masuk Saudi

JAKARTA– Puncak penyelenggaraan ibadah haji tinggal dua bulan lagi. Tetapi…

Sabtu, 15 Mei 2021 12:57

Kontroversi Penonaktifan 75 Pegawai KPK, Cium Aroma Pembiasan Informasi

JAKARTA– Kontroversi penonaktifan 75 pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat…

Sabtu, 15 Mei 2021 12:54

Ditegur Ibu Bawa Pacar Masuk Kamar, Cewek Ini Malah Minum Racun

Gara-gara ditegur ibunya bawa pacar masuk kamar, gadis 17 tahun…

Sabtu, 15 Mei 2021 12:43

Pemimpin Hamas Kirim Surat ke Jokowi, Begini Isinya....Bikin Haru sekaligus Pilu

JAKARTA– Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengirim surat kepada Presiden Joko…

Sabtu, 15 Mei 2021 12:34

Bantuan Sosial Tunai Diperpanjang Hingga Juni

JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat penerima bantuan sosial tunai…

Sabtu, 15 Mei 2021 12:22

Serangan Darat Israel Kian Mendekat ke Gaza

 Armada tank Israel mulai meluncurkan serangan di wilayah dekat perbatasan…

Jumat, 14 Mei 2021 12:28
Idul Fitri Singgung Palestina, Ozil Menyentuh, Mo Salah Singgung PM Inggris

KEJI..!! 17 Anak-anak Jalur Gaza Tewas Akibat Serangan Israel

Jumlah korban imbas gempuran Israel terhadap Palestina di Jalur Gaza,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers