MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 03 Mei 2021 13:12
Guru Kaltim Diklaim Kian Sejahtera

Fasilitas Sekolah Swasta yang Dikelola Yayasan Butuh Perhatian Ekstra

Vaksinasi untuk guru yang dilaksanakan di Balikpapan.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Kesejahteraan guru menjadi hal yang selalu dipotret pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei. Namun demikian, persoalan ini diklaim sudah lebih baik di Kaltim. Sejak 2018, atau tiga tahun kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi, penghasilan guru PNS maupun non-PNS melonjak. Terutama guru SMA dan SMK yang di bawah kewenangan Pemprov Kaltim.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Anwar Sanusi. Dia menerangkan, sejak Isran Noor dan Hadi Mulyadi dilantik pada 2018, insentif guru PNS naik. Pun demikian guru non-PNS yang kini menikmati gaji hingga 200 persen. “Kalau gaji guru honorer semula Rp 1,5 juta. Sekarang sudah Rp 3 juta. Plus gaji ke-13 juga,” katanya kepada Kaltim Post, Ahad (2/5). Dia mengklaim, insentif atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) guru PNS sebelum 2018, besarannya sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.

Setelah 2018, nominalnya naik dua kali lipat. TPP guru PNS menjadi Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta. Tergantung golongan PNS. Sementara sekolah swasta, TPP yang semula Rp 300 ribu naik menjadi Rp 1 juta per bulan. “Jadi, ada perubahan yang signifikan terhadap gaji guru ini,” katanya. Justru, sambung dia, persoalan saat ini adalah kekurangan guru. Jumlah guru SMA dan SMK yang ada di Kaltim saat ini sekira 7 ribu orang. Tapi pada tahun ini, yang akan memasuki masa usia pensiun sekira 200 orang. Walau direncanakan mendapat tambahan sekira 200 orang, akan tetapi ada kekurangan jumlah guru sekira 700 orang.

“Enggak terlalu jomplang untuk sekolah negeri. Tapi kalau sekolah swasta, mohon maaf, kadang gurunya enggak linier. Ini yang kadang bikin repot,” ungkap Anwar Sanusi. Bicara sarana dan prasarana sekolah, dia menyebut sudah terpenuhi. Terutama untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK. Hanya, pihaknya masih kesulitan untuk membantu pengadaan sarana dan prasarana di sekolah swasta. Karena harus melalui hibah dan bantuan sosial (bansos). Sebaliknya, tidak boleh dianggarkan langsung menggunakan APBD. Padahal, salah syarat mendirikan sekolah adalah yayasan sanggup memenuhi sarana dan prasarananya. Termasuk menyediakan gaji gurunya.

“Memang ada tanggung jawab mereka dari sisi pembiayaan. Makanya mereka diberi juga dana BOS. Baik Bosnas maupun Bosda. Tapi, kadang-kadang menyerahkan sepenuhnya juga kepada pemerintah,” keluhnya. Pria yang sempat menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang ini melanjutkan, untuk sekolah swasta favorit, justru bisa menyediakan sarana dan prasarana sekolah lengkap. Tetapi, menjadi persoalan bagi sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan dengan finansial yang belum kuat. Pemprov Kaltim sepenuhnya tidak bisa membantu. Sehingga, mengupayakan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang bersumber dari APBN.

Oleh karena itu, sekolah swasta, khususnya SMK, Disdikbud Kaltim telah membuat tempat praktik bersama. Yang dinamakan Education Center Samarinda (ECS). Berlokasi di Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda Utara. Berada di atas lahan seluas lima hektare, gedung tersebut dilengkapi ballroom, ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, asrama, poliklinik, kantin, masjid, sarana belajar ruang terbuka hingga permainan edukasi. Menurut perencanaan, ESC akan difungsikan pada 2022 mendatang. “Saat ini, masih dalam tahap perbaikan. Kami berikan sekolah swasta untuk berpraktik di situ. Terutama sekolah yang jauh. Karena di situ ada asramanya juga. Dia mau praktik komputer, mesin, atau ngelas, bisa di education center,” ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 12:30

Waspada Tren Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Libur

TAK berbeda jauh dengan tahun lalu, masyarakat Kaltim pada Lebaran kali…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:27

Hilal di Bawah Ufuk, Lebaran 13 Mei

SIDANG Isbat penetapan 1 Syawal atau Lebaran akan dilaksanakan Kementerian…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:25

14 Posko Didirikan, Polres Samarinda Pantau secara Digital dan Manual

SAMARINDA–Sebanyak 14 posko didirikan Polresta Samarinda jelang Idulfitri 2021. Pos…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:22

Panen Buah Pakai Robot

Penggunaan artificial intelligence dalam aktivitas sehari-hari kian masif. Bahkan untuk…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:39

Polemik Wawasan Kebangsaan, Pegawai KPK Ditanya Bersedia Lepas Jilbab atau Tidak

JAKARTA- Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbuka perihal proses…

Jumat, 07 Mei 2021 17:50
Rektor Uniba Isradi Zainal dalam Talk Show IKN Garapan Kaltim Post

Keluar dari Pendidikan Kaku, Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Industri

Jelang pemindahan ibu kota negara (IKN), dunia pendidikan harus bersiap.…

Jumat, 07 Mei 2021 17:43

Minta DK PBB Embargo Senjata Myanmar

YANGON-  Sekitar 200 organisasi non pemerintah meminta Dewan Keamanan (DK)…

Jumat, 07 Mei 2021 17:39

ALAMAK NAIK LAGI KAH..?? Pemerintah Beri Sinyak Kenaikan Tarif PPN

JAKARTA– Pemerintah memberikan sinyal kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). Saat…

Jumat, 07 Mei 2021 17:36

POKOKNYA DIAM AJA DI RUMAH..!! Pekan Depan, Tempat Wisata dan Mal Ditutup

Menikmati libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, masyarakat sebaiknya bersantai…

Jumat, 07 Mei 2021 17:35

Jangan Coba-Coba Menerobos, Empat Ribu Personel Cegah Pemudik Lewat

SAMARINDA-Hari pertama pemberlakuan larangan mudik, sejumlah titik sudah dijaga aparat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers