MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 03 Mei 2021 12:39
Mudik sebelum Larangan Diberlakukan
JELANG PENGETATAN MUDIK: KM Prince Soya sandar di Pelabuhan Samarinda sebelum berangkat menuju Parepare, Sulsel, (2/5).

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Setelah pada 2020 lalu pemerintah melarang mudik, hal serupa bakal kembali diberlakukan tahun ini. Hal itu berlaku mulai 6–17 Mei mendatang.

Rupanya, momen sebelum tanggal larangan tersebut dimanfaatkan betul warga Samarinda yang hendak berlebaran di kampung halaman, khususnya mereka yang menggunakan jasa transportasi air. Kemarin (2/5), aktivitas di Pelabuhan Samarinda sedikit lebih ramai. Kapal terakhir yang bertolak dari Kota Tepian yakni KM Prince Soya yang sudah berangkat kemarin siang. Setelah itu, tak ada lagi keberangkatan kapal dari Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) maupun sebaliknya, terkecuali mengangkut logistik.

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Kelas II A Samarinda Slamet Isyadi yang ditemui di Pelabuhan Samarinda mengatakan, keberangkatan KM Prince Soya dari Samarinda menuju Parepare menjadi yang terakhir sebelum peniadaan mudik Lebaran pada 6 Mei mendatang. “Berangkat 1.045 penumpang, sedangkan kapasitas penumpang sesuai dengan sertifikat perlengkapan adalah 1.850 orang,” ungkapnya. Isyadi menuturkan, sesuai aturan aktivitas di Pelabuhan Samarinda turut menerapkan protokol kesehatan, dan penumpang harus menyertakan surat rapid tes antigen atau swab polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif.

Isyadi menambahkan, terkait dengan pelayaran yang terakhir, pihaknya telah berkoordinasi dengan empat pengusaha pelayaran lainnya. “Tanggal 5 akan kembali KM Prince Soya dari Parepare,” tegasnya.  

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II A Samarinda Solihin mengatakan, mereka menjalankan tugas, yakni memvalidasi surat keterangan kesehatan para penumpang. "Memastikan kevalidan surat keterangan kesehatan penumpang, baik rapid test, antigen, maupun GeNose," singkatnya. (*/ram/dra/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 20:49

Terjun ke Sungai dari Jembatan Mahkota 2, Pria 22 Tahun Hilang

SAMARINDA - Seorang pria 22 tahun atas nama Irsal hilang…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:15

Pemkot Samarinda Larang Konvoi Takbiran

SAMARINDA–Perayaan malam takbir resmi dilarang oleh Pemkot Samarinda. Pernyataan tersebut…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:14

Lupa Matikan Kompor, Rumah Ludes

SAMARINDA–Siang bolong, Jumat (7/5), warga Jalan Mutiara, Gang 1, RT…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:53

Rudy Mas’ud Terpilih Aklamasi dalam Muswil VIII KKSS Kaltim

H Rudy Mas’ud SE ME, tokoh pengusaha yang juga anggota…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:50

Jaga Kondusivitas untuk Kemajuan Kaltim

Menanggapi hasil Muswil VIII tersebut, beberapa tokoh KKSS Kaltim menyatakan…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:36

Revitalisasi Citra Niaga, Dibuat Lomba Desain Wajah Baru

  Revitalisasi kawasan Citra Niaga digaungkan oleh Pemkot Samarinda dibawah…

Jumat, 07 Mei 2021 19:36

Pasar Ramadan Ditutup, Dievaluasi, Ini Hasilnya...

  Memasuki Minggu keempat bulan suci Ramadan aktivitas pasar ramadan…

Jumat, 07 Mei 2021 18:10

Targetkan Perda Covid-19 Rampung Tahun Ini

SAMARINDA–Impak jera yang lemah dalam peraturan wali kota tentang protokol…

Jumat, 07 Mei 2021 18:01

Longsor di Dekat Jembatan Mahkota II, Penanganan Masih Skala Kecil

SAMARINDA–Keputusan pembukaan Jembatan Mahkota II masih ditunggu. Hingga kini, pengecekan…

Jumat, 07 Mei 2021 17:57

Penyekatan Tanpa Tindakan, Baru TNI dan Polisi, Instansi Terkait Belum Terlihat

Larangan mudik resmi diberlakukan sejak (6/5) hingga 17 Mei mendatang.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers