MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 01 Mei 2021 11:44
Hasil Coblosan Ulang Digugat Lagi ke MK, Lima Daerah PSU Masuk Sengketa Jilid II
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA– Kekhawatiran proses pemungutan suara ulang (PSU) bakal memunculkan gugatan jilid lanjutan ternyata terbukti. Sejumlah pasangan calon (paslon) yang tidak puas dengan hasil coblosan ulang kembali membawa perkara itu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dilansir dari laman MK, hingga kemarin sore (30/4), sudah ada enam perkara PSU di lima daerah yang telah masuk. Yakni di Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Sekadau, dan dua perkara dari Rokan Hulu. Perkara itu menjadi gugatan kedua masing-masing daerah. Gugatan pertama dilayangkan seusai penetapan hasil Pilkada 2020 di mana sidang MK memutuskan adanya PSU.

Dalam berkas perkara yang diajukan, para pemohon menilai masih ada kecurangan saat diselenggarakannya PSU. Di Labuhanbatu Selatan, misalnya, pemohon paslon Hasnah Harahap-Kholil Jufri menuding paslon Edimin-Ahmad Padli menekan pilihan pemilih dengan mengerahkan Pemuda Pancasila. Selain itu, diduga telah terjadi pemaksaan oleh pengusaha sawit kepada karyawannya untuk memilih paslon Edimin-Ahmad.

Kemudian, di Mandailing Natal, paslon Dahlan Hasan-Aswin menyebut paslon Jafar Sukhairi-Atika Azmi melakukan kampanye terselubung yang dikemas lewat acara hiburan. Pemohon juga menyebut telah terjadi pembagian uang tunai kepada sebagian pemilih yang dibiarkan pengawas. Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan, gugatan terhadap hasil PSU akan diteliti untuk dinilai kelayakannya. ”Sebagai perkara baru, sudah pasti wajib diproses,” ujarnya.

Fajar menilai wajar jika saat ini pemilihan kembali digugat. Sebab, hasil PSU ditetapkan melalui surat keputusan (SK) KPU. Sehingga hal tersebut menjadi objek hukum baru. ”Itu salah satu konsekuensi penetapan perolehan suara pasca-PSU dengan SK penetapan baru KPU kabupaten/kota,” imbuhnya.

Sementara itu, peneliti lembaga Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana menilai MK patut mengkaji gugatan tersebut. Meski PSU sudah terlaksana, jika memang masih terjadi pelanggaran, bisa diproses sampai tercapai keadilan substantif. ”Baiknya MK tetap memeriksa untuk kepastian hukum. Ini lebih baik daripada paslon mengambil upaya hukum lainnya,” ujar dia.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 Juni 2021 21:11
PAW Berpotensi Digugat, Golkar Siapkan Konsolidasi

Dicopot dari Ketua DPRD Kaltim, Makmur Ingatkan Etika Berpolitik

Secara prosedural, parpol berhak mengusulkan pemberhentian anggotanya sebagai pimpinan DPRD.…

Senin, 21 Juni 2021 20:00

Sengkarut Aset Kampus Melati, Rumah Sakit Islam Jadi Rujukan, Akhiri Polemik dengan Akad Jelas

SAMARINDA-Status aset yang tercampur membuat kemelut SMA 10 Samarinda dan…

Senin, 21 Juni 2021 18:37
Di DKI Jakarta Dilakukan Pembatasan Ketat

Total Covid-19 Nasional Tembus 2 Juta Orang, Kasus Harian Pecah Rekor

Senin (21/6), positif Covid-19 di Indonesia bertambah 14.536 kasus sehari.…

Senin, 21 Juni 2021 11:10

Batasi Pergerakan Usulkan Karantina Wilayah, 10 Juta Dosis Vaksin Kembali Tiba

JAKARTA - Kenaikan kasus positif Covid-19 masih belum menunjukkan tanda-tanda…

Senin, 21 Juni 2021 11:05

Temukan Berlian Terbesar Ketiga di Botswana

SEBONGKAH batu berlian diyakini merupakan yang terbesar ketiga di dunia…

Senin, 21 Juni 2021 11:01

Migrasi ke TV Digital Dimulai Agustus, Beli Alat atau Beli Televisi Baru

BALIKPAPAN-Siaran televisi analog akan dihentikan secara bertahap mulai 17 Agustus…

Minggu, 20 Juni 2021 19:42

Soal Pergantian Ketua DPRD Kaltim, Rudy : Untuk Kepentingan Pileg dan Pilpres

Keluarnya surat DPP Golkar tentang pergantian Ketua DPRD Kaltim meramaikan…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:08
SPANYOL VS POLANDIA

Tepikan Morata, Pasang Moreno

SEVILLA– Ada 17 tembakan yang dilepaskan pada matchday pertama kontra…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:03

Jong-un Siap Buka Dialog dengan Biden

PYONGYANG– Korea Utara (Korut) membuka peluang untuk kembali berhubungan dengan…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:48

Aturan Jarak Terdekat Rugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers