MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 30 April 2021 14:41
Sebelum Terpapar Covid-19, Balikpapan Perketat Pintu Masuk
Satu Warga India Masih Dirawat di Samarinda
Pintu masuk Balikpapan diperketat. ANGGI P

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Kedatangan warga negara asing (WNA) ke Balikpapan kembali diperketat. Terutama dari India. Menyusul lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang disusul adanya varian baru virus corona yang diberi nama B1617 di negeri Bollywood tersebut.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Rizal Effendi menerangkan, pengawasan WNA yang masuk ke Balikpapan difokuskan di bandara dan pelabuhan. Pengawasan melibatkan PT Angkasa Pura (AP) I, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV, Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VII Balikpapan, dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan. Termasuk Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Balikpapan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan.

“Saling membagi informasi,” katanya. Wali kota Balikpapan ini melanjutkan, perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan WNA diminta aktif berbagi informasi apabila ada ekspatriat yang tiba di Balikpapan. “Pokoknya kami minta WNA India supaya jangan masuk ke Balikpapan. Karena saya kira Indonesia juga sudah memblok. Sudah menghentikan. Jangan sampai terulang seperti di Samarinda,” jelas dia. Kanim Kelas I TPI Balikpapan juga telah mengantisipasi WNA yang masuk ke Balikpapan, khususnya WN India.

“Yang ada (di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan) hanya penerbangan charter atau kargo kru. Dan itu hanya dari Singapura ke Indonesia, begitu pun rute sebaliknya,” kata Ferizal, kepala seksi (Kasi) Lalu Lintas Keimigrasian Kanim Kelas I TPI Balikpapan. Sementara itu, pada pelabuhan laut, hanya melayani kapal kargo dari luar negeri yang berlabuh di Pelabuhan Semayang Balikpapan dan hanya memuat kru kapal. Tidak ada penumpang umum. “Dari semua itu, kami tidak pernah menangani kru WN India,” imbuhnya.

Belajar dari kejadian yang ada di Samarinda, Kanim TPI Kelas I Balikpapan juga memperkuat koordinasi dengan KKP Kelas II Balikpapan dan KSOP Kelas I Balikpapan. Termasuk stakeholder di pelabuhan. Seperti agen agar aktif menyampaikan informasi kedatangan maupun kru sebelum kedatangan kapal. “Dalam artian dari mana kapal itu dan krunya dari mana datangnya. Agar tidak terjadi seperti kejadian di Samarinda, tiba-tiba kru turun dengan kondisi Covid-19. Seolah-olah kami ditodong untuk menangani WNA yang Covid-19,” timpa Verico Sandi, kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim TPI Kelas I Balikpapan.

Untuk mencegah kejadian di Samarinda terulang di Balikpapan, pihaknya akan memeriksa riwayat keberangkatan kapal selama 14 hari ke belakang. Jadi, tidak melihat pelabuhan terakhir kapal berlabuh. “Jadi, kami minta untuk data pelabuhan 14 hari sebelum ke Balikpapan. Demi mengamankan Balikpapan itu sendiri. Dan kami percayakan pada garda terdepan, yakni KKP. Karena mereka mempunyai hak untuk memeriksa kondisi para kru yang ada di atas kapal. Jadi kami lebih menekankan itu,” ucapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Juni 2021 16:45

Karyawan Minimarket Rekam Gadis 23 Tahun di Toilet, Mengaku Videonya Buat Koleksi Pribadi

SAMARINDA - Seorang karyawan salah satu minimarket jejaring nasional di…

Kamis, 24 Juni 2021 12:47

Kasus Covid-19 Kembali Tembus Rekor, Presiden Minta Kepala Daerah Serius Jalankan PPKM Mikro

JAKARTA–Pertumbuhan kasus Covid-19 kembali memecahkan rekor baru. Rabu (23/6), jumlah…

Kamis, 24 Juni 2021 10:49

Kewalahan, Jenazah Pasien Covid-19 Diangkut dengan Truk

Beberapa hari terakhir, jumlah pasien positif Covid-19 mengalami lonjakan yang…

Kamis, 24 Juni 2021 10:47

Utang Luar Negeri Indonesia Rp 6.445 Triliun, Bappenas: Banyak yang Rasionya Lebih Buruk

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti utang pemerintah yang terus membengkak.…

Rabu, 23 Juni 2021 21:00
Tiap Tahun, PPDB Selalu Jadi Temuan Ombudsman

Edukasi Kurang, Jumlah Sekolah Tidak Merata

Selain faktor geografis, jumlah penduduk usia masuk sekolah dan daya…

Rabu, 23 Juni 2021 17:09

Masyarakat Masih Tahan Pengeluaran

SAMARINDA - Aliran uang kartal di Kaltim pada triwulan I…

Rabu, 23 Juni 2021 17:03

Pengusaha Batu Bara Waswas

Masa depan industri batu bara makin terancam. Sejumlah negara berencana…

Rabu, 23 Juni 2021 16:49
Rusun Nagrak Disiapkan untuk Tempat Isolasi di Jakarta

Harus Ada Langkah Radikal Atasi Covid-19, Pengusaha Minta Subsidi Pajak dan Subsidi Upah

JAKARTA- Dorongan untuk melakukan pembatasan mobilitas guna mengurangi transmisi penularan…

Rabu, 23 Juni 2021 16:38
Program Covax WHO Terdesak Tipisnya Stok

Kejar Vaksinasi, Duterte Ancam Penjara Warganya

JENEWA - Negara-negara kurang mampu terancam tidak bisa melanjutkan program…

Rabu, 23 Juni 2021 16:05
Doa Terbaik di Hari Ulang Tahun Ke-75 Polisi Militer Angkatan Darat

Tanam Kejujuran Tiap Prajurit, Lahirkan Kepercayaan di Masyarakat

Selasa (22/6), usia Polisi Militer Angkatan Darat tepat 75 tahun.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers