MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 30 April 2021 14:03
Mahfud Setuju Bahas RUU Perampasan Aset

Terbengkalai Lama, Perlu Atasi Ego Sektoral

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukan) Mahfud MD

PROKAL.CO,

JAKARTA– Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana disusun sejak 2003. Namun, hingga kini, RUU itu belum terwujud menjadi undang-undang. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebagai pengusul berharap RUU tersebut mendapat perhatian untuk masuk program legislasi nasional (prolegnas).

Kepala PPATK Dian Ediana Rae menjelaskan urgensi keberadaan UU itu. Menurut dia, kejahatan dengan motif keuangan dan ekonomi saat ini tidak boleh hanya berorientasi pada menangkap pelaku. Tetapi juga bagaimana mengembalikan kekayaan negara yang telah diambil.

’’Sistem dan mekanisme yang ada mengenai perampasan saat ini belum mampu menegakkan hukum yang berkeadilan,’’ jelas Dian dalam PPATK Legal Forum kemarin (29/4). Dian menyatakan, belum diterapkannya follow the money atau mengejar aset pelaku membuat negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 135 triliun sejak 2013.

RUU Perampasan Aset sendiri sebenarnya pernah masuk prolegnas dewan, tepatnya periode 2014–2019. Hal itu dikonfirmasi anggota Komisi III DPR Arsul Sani yang hadir dalam forum tersebut. Namun, Arsul menyebut, hingga akhir masa jabatan, tidak ada pengajuan naskah akademik (NA) dari pemerintah sehingga pembahasannya mandek.

Arsul menegaskan, DPR pun menilai RUU itu penting. Dewan siap membahas RUU tersebut jika pemerintah segera mengajukan NA. Tidak menutup kemungkinan RUU itu bisa dimasukkan ke Prolegnas Prioritas 2021 saat daftar RUU-nya direvisi sekitar Juni atau Juli. ’’Kalau ternyata tidak, kita tahu lah pembicaraan akan panjang dan mendalam, maka bisa didorong di Prolegnas 2022,’’ jelas legislator PPP itu.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukan) Mahfud MD pun mendorong supaya setidaknya RUU tersebut bisa masuk prolegnas. Setelah itu, bisa masuk meja pembahasan. ’’Bisa diadakan di revisi Prolegnas 2021, tergantung kesiapan kita. Karena regulasi menyangkut penyelamatan aset masih tersebar ke dalam berbagai peraturan perundang-undangan,’’ terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Juni 2021 23:06

51 KPU Habis Jabatan saat Mepet Coblosan, Ada Usul Perpanjangan Tugas hingga Selesai Tahapan

JAKARTA– Akhir masa jabatan (AMJ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa…

Kamis, 17 Juni 2021 23:00

Soal Panglima TNI, Nasdem Sebut Dua Nama, PKS Pilih Yang Paling Siap

JAKARTA– Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun…

Kamis, 17 Juni 2021 11:10

Kejagung Tunggu Salinan Putusan Pinangki

JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejagung) bersuara terkait dipotongnya hukuman Pinangki…

Kamis, 17 Juni 2021 10:55

Ketua DPRD Diduga Mendanai KKB

JAKARTA- Penangkapan terhadap pemasok senjata kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB)…

Rabu, 16 Juni 2021 19:21

Pengamat Kepolisian Neta S Pane Tutup Usia

Kabar duka tersiar dari keluarga Indonesia Police Watch (IPW). Ketua…

Rabu, 16 Juni 2021 18:01

Calon Penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah Ternyata Masih Harus Diverifikasi

JAKARTA – Calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang…

Rabu, 16 Juni 2021 17:46

Persiapan 2024, Bawaslu Gelar Sekolah Kader

JAKARTA– Persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan Badan Pengawas Pemilu…

Rabu, 16 Juni 2021 17:19

Kamis Besok, Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK

JAKARTA- Komnas HAM siap memeriksa pimpinan KPK pada Kamis mendatang…

Rabu, 16 Juni 2021 11:38

Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Akibat Varian India

SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim Joni…

Selasa, 15 Juni 2021 10:18

Penari Wanita Kian Warnai Tari Pecut Samandiman Kediri

Wanita kian mewarnai tari Pecut Samandiman Kediri. Meskipun, panjang dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers