MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Jumat, 30 April 2021 10:43
Di London, Masjid Bagi-bagi Makanan Buka Puasa untuk Tenaga Kesehatan
Selama pandemi, pihak masjid menyediakan ribuan makanan berbuka puasa untuk mereka yang membutuhkan dan pekerja tenaga kesehatan Pusat Kesehatan Inggris (NHS) di rumah sakit setempat pada bulan Ramadan ini. (@ImamAFaruqS/@elondonmosque)

PROKAL.CO,

 Sejumlah masjid di London melakukan tradisi untuk memberi makanan Iftar atau buka puasa kepada mereka yang membutuhkan. Selama pandemi, pihak masjid menyediakan ribuan makanan berbuka puasa untuk mereka yang membutuhkan dan pekerja tenaga kesehatan Pusat Kesehatan Inggris (NHS) di rumah sakit setempat pada bulan Ramadan ini.

Setiap tahun, Masjid London Timur dan Pusat Muslim London menampung ratusan jamaah saat matahari terbenam selama bulan suci Ramadan untuk berbuka puasa. Namun, saat ini tidak mungkin dilakukan karena pembatasan virus Korona. Dan sebagai gantinya masjid mendistribusikan makanan buka puasa kepada pekerja garis depan di Rumah Sakit Royal London terdekat dan orang-orang lokal yang membutuhkan.

“Salah satu hal besar yang kami lakukan di masjid setiap tahun adalah memberi makan beberapa ratus orang yang datang dan berbuka puasa. Namun, pedoman pemerintah saat ini mengizinkan lembaga-lembaga keagamaan untuk membuka hanya untuk salat dan oleh karena itu kami tidak dapat menyelenggarakan buka puasa,” kata manajer media dan komunikasi masjid Khizar Mohammad.

Inisiatif berbuka puasa didanai melalui sumbangan dan setiap makan berharga USD 4 setara dengan Rp 56 ribu. “Kami memiliki imbauan setiap tahun dan siapa pun yang ingin memberi makan yang lapar bisa menyumbang,” kata Mohammad seperti dilansir dari Arab News, Rabu (28/4).

“Memberi makan orang di dalam Islam adalah perbuatan baik yang sangat dianjurkan baik itu tamu Anda atau orang miskin dan membutuhkan. Banyak orang menyumbang untuk kampanye buka puasa dan itu didanai oleh mereka,” katanya.

Karena banyaknya sumbangan pada tahun 2020 dan penutupan sementara masjid akibat pandemi, kampanye tersebut mendanai makanan buka puasa di Bangladesh juga. “Kami mendapat banyak sumbangan tahun lalu yang memungkinkan kami memberi makan lebih banyak orang, tidak hanya secara lokal tetapi juga internasional,” tambah Mohammad.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 12:22

Kegiatan WNI Mengisi Ramadan di Berlin di Masa Pandemi , Ceramah Online, Mahasiswa Luncurkan Radio Sahur

Keterbatasan menjalankan ibadah Ramadan karena pandemi Covid-19 ternyata juga dirasakan…

Selasa, 04 Mei 2021 09:40

Kami Ikhlas, tapi Semoga Jenazahnya Bisa Ditemukan...

Tak ada lagi akhir pekan bersama antara Serda Harmanto dan…

Jumat, 30 April 2021 14:42

Putra Kebanggaan Keluarga Itu Tak Akan Pulang Lebaran Ini

Dari semula mengharapkan keajaiban, kini keluarga Mayor Laut (P) Eko…

Jumat, 30 April 2021 10:43

Di London, Masjid Bagi-bagi Makanan Buka Puasa untuk Tenaga Kesehatan

 Sejumlah masjid di London melakukan tradisi untuk memberi makanan Iftar…

Kamis, 29 April 2021 14:58
Ketegaran Keluarga Kolonel Laut (P) Harry Setyawan

Saya Yakin Suami Percaya, Saya Bisa Hadapi Semua Ini

Bahkan, di tengah kepedihan ditinggal sang suami, Winny Widayanti masih…

Kamis, 29 April 2021 13:14

Prestasi Harum dan Nama Baik Mengiringi ’’Patroli” sang Komandan

Sebagaimana KRI Nanggala-402 yang dia pimpin untuk berpatroli selamanya, jejak…

Selasa, 27 April 2021 15:25
Kisah Warga Kaltim Jalani Ramadan di Luar Negeri (1)

Puasa 16 Jam di Jerman, Rindu Soto Banjar dan Pisang Ijo

Mengejar ilmu jauh dari Tanah Air. Annisa Ghina Savira harus…

Selasa, 27 April 2021 15:14

Ketika Napi Kasus Korupsi Ikuti Kelas Psikologi di Lapas Sukamiskin

Kampanye tentang bahaya korupsi akan lebih ampuh jika disampaikan eks…

Sabtu, 24 April 2021 15:26

Cerita Pesantren Jeha di Eks Lokalisasi Dolly dan Jarak, Awalnya Dianggap Mengganggu, tapi Tetap Jalan Terus

Sejak 2008, Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (Jeha) berdiri. Lokasinya tak…

Sabtu, 24 April 2021 15:05

Kenangan Masuk ke KRI Nanggala, Oksigen Terbatas, Asap di Dapur Tidak Boleh Menyebar

Wartawan Jawa Pos THORIQ S. KARIM dan fotografer DITE SURENDRA…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers