MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Kamis, 29 April 2021 13:34
Menjadi Pebisnis Profesional Dalam Islam
Norvadewi

PROKAL.CO,

Norvadewi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Samarinda

 

Islam merupakan ajaran sempurna yang diturunkan Allah di muka bumi. Kesempurnaannya terlihat dalam ajarannya yang meliputi berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah perintah bekerja kepada para pemeluknya. Seorang muslim (laki-laki) dibebani kewajiban untuk bekerja dalam rangka memenuhi nafkah dirinya atau pun keluarganya, menjaga dirinya dari kehinaan meminta-minta, dan agar dapat menghindarkan diri dari perbuatan yang diharamkan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

 Bekerja didefinisikan sebagai upaya mengerahkan segala kemampuan dan kesanggupan yang dimilikinya baik jasmani, ruhani, maupun akal pikiran untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan kelurga, baik berupa usaha sendiri (berbisnis) maupun bekerja kepada orang lain dengan mendapatkan gaji. Islam mendorong para pemeluknya untuk bekerja dan menekuni kegiatan ekonomi dalam segala bentuknya seperti pertanian, industri, perdagangan, dan berbagai bidang keahlian atau profesi lainnya.

Ada banyak nash baik Al-Qur’an maupun Hadis yang memuat perintah untuk bekerja dalam rangka mencari rezeki dan mengembangkan harta. Perintah bekerja ini sejajar dengan perintah shalat, sadaqah, dan jihad di jalan Allah SWT. Rasulullah SAW, para nabi dan para sahabat adalah pekerja keras dengan berbagai keahlian. Nabi Daud adalah seorang ahli pertenunan (kain dan baju besi), Nabi Adam seorang petani, Nabi Idris adalah tukang jahit dan nabi Musa adalah seorang pengembala sedangkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang pedagang ulung.

Islam sangat mendorong agar seorang muslim bersikap profesional dalam segala aspek kehidupan baik yang berorientasi duniawi maupun ukhrawi.  Bekerja profesional adalah bekerja dengan maksimal serta penuh komitmen dan kesungguhan. Dalam terminologi Islam, kata profesional disamakan dengan itqân. Itqân berarti doing at the best possible quality. Bekerja secara itqân artinya mencurahkan pikiran terbaik, fokus terbaik, koordinasi terbaik, semangat terbaik dan dengan bahan baku terbaik.   Itqân juga memiliki makna profesionalisme dan spesialisasi. Seorang dikatakan profesional jika ia mahir dalam bidang pekerjaannya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 22 Juni 2021 09:18

Keluarga Indonesia, Antara Stunting dan Obesitas

dr. Siti Nuriyatus Zahrah. MKM Kepala Bidang Penyuluhan & Penggerakan…

Selasa, 22 Juni 2021 09:13

Keadilan Akses Literasi di Calon IKN

Oleh: Rinnelya Agustien Pendiri TBM Pena dan Buku Balikpapan  …

Senin, 21 Juni 2021 10:23

Covid-19 vs Pembelajaran Tatap Muka

Oleh: Afita Nur Hayati Pegawai di IAIN Samarinda   Mendengar…

Sabtu, 19 Juni 2021 11:24

Kampanye Konsumsi Halal dan Tayib di Euro 2020

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Jumat, 18 Juni 2021 12:51

Menjaga Asa Lansia di Masa Pandemi

Oleh: Rinnelya AgustienPerawat di Balikpapan Bagaimana bila perpisahan terakhir kali…

Kamis, 17 Juni 2021 11:38

Beberapa Catatan Perihal Polemik SMA 10

Polemik antara Yayasan Melati dan SMA 10 Samarinda belum juga …

Kamis, 17 Juni 2021 11:26

Ibu Kota Negara Harapan Baru Sektor Pertanian di Kaltim

Oleh: M Hidayanto Peneliti & Pemerhati Pertanian Kaltim   Presiden…

Rabu, 16 Juni 2021 18:23

Pertahankan Kawasan Bertutupan Hutan di Lahan Peruntukan Perkebunan

Oleh :  M. Windrawan Inantha*  Kalimantan Timur adalah provinsi yang terdepan…

Rabu, 16 Juni 2021 18:12

ASN sebagai Pelayan Publik Penguat KPK

Prof Sarosa Hamongpranoto Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Samarinda…

Selasa, 15 Juni 2021 11:33

PTM dalam Perspektif SKB 4 Menteri

Oleh: Suwoto Kepala SMP 31 Samarinda   Sekitar 85 persen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers