MANAGED BY:
SELASA
18 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Kamis, 29 April 2021 13:34
Menjadi Pebisnis Profesional Dalam Islam
Norvadewi

PROKAL.CO,

Norvadewi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Samarinda

 

Islam merupakan ajaran sempurna yang diturunkan Allah di muka bumi. Kesempurnaannya terlihat dalam ajarannya yang meliputi berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah perintah bekerja kepada para pemeluknya. Seorang muslim (laki-laki) dibebani kewajiban untuk bekerja dalam rangka memenuhi nafkah dirinya atau pun keluarganya, menjaga dirinya dari kehinaan meminta-minta, dan agar dapat menghindarkan diri dari perbuatan yang diharamkan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

 Bekerja didefinisikan sebagai upaya mengerahkan segala kemampuan dan kesanggupan yang dimilikinya baik jasmani, ruhani, maupun akal pikiran untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan kelurga, baik berupa usaha sendiri (berbisnis) maupun bekerja kepada orang lain dengan mendapatkan gaji. Islam mendorong para pemeluknya untuk bekerja dan menekuni kegiatan ekonomi dalam segala bentuknya seperti pertanian, industri, perdagangan, dan berbagai bidang keahlian atau profesi lainnya.

Ada banyak nash baik Al-Qur’an maupun Hadis yang memuat perintah untuk bekerja dalam rangka mencari rezeki dan mengembangkan harta. Perintah bekerja ini sejajar dengan perintah shalat, sadaqah, dan jihad di jalan Allah SWT. Rasulullah SAW, para nabi dan para sahabat adalah pekerja keras dengan berbagai keahlian. Nabi Daud adalah seorang ahli pertenunan (kain dan baju besi), Nabi Adam seorang petani, Nabi Idris adalah tukang jahit dan nabi Musa adalah seorang pengembala sedangkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang pedagang ulung.

Islam sangat mendorong agar seorang muslim bersikap profesional dalam segala aspek kehidupan baik yang berorientasi duniawi maupun ukhrawi.  Bekerja profesional adalah bekerja dengan maksimal serta penuh komitmen dan kesungguhan. Dalam terminologi Islam, kata profesional disamakan dengan itqân. Itqân berarti doing at the best possible quality. Bekerja secara itqân artinya mencurahkan pikiran terbaik, fokus terbaik, koordinasi terbaik, semangat terbaik dan dengan bahan baku terbaik.   Itqân juga memiliki makna profesionalisme dan spesialisasi. Seorang dikatakan profesional jika ia mahir dalam bidang pekerjaannya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 11 Mei 2021 11:00

Birokrasi Borneopolitan di Ibu Kota Negara Baru

Oleh: Bonataon MT Vincent Simandjorang*   Pada periode kepemimpinan terakhirnya,…

Jumat, 07 Mei 2021 20:49

Selamat Tinggal Ramadan, Tetap di Rumah Saja

Oleh: dr Siti Nuriyatus Zahrah Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Wilayah…

Jumat, 07 Mei 2021 17:44

Ujung Ramadan

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Selasa, 04 Mei 2021 14:07

Pentingnya Mengkonsumsi Produk Halal

Maisyarah Rahmi HS, Lc., M.A., Ph.DDirektur Pusat Kajian Halal, Fakultas…

Selasa, 04 Mei 2021 12:55

Mal sebagai Pariwisata atau Gaya Hidup

Oleh; Muhammad Al Fayed*   Melihat Samarinda pada kacamata ekonomi…

Jumat, 30 April 2021 11:00

Pentingnya Digital Parenting untuk Anak

Oleh: Johantan Alfando Wikandana SuciptaStaff Dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP…

Kamis, 29 April 2021 13:34

Menjadi Pebisnis Profesional Dalam Islam

Norvadewi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Samarinda  …

Kamis, 29 April 2021 13:32

Apa itu Pasar Modal Syariah?

Oleh : Irma Yuliani, S.E, M.Si Pembina Galeri Investasi dan…

Rabu, 28 April 2021 11:14

Labirin Terorisme

Oleh Miftah Faried Hadinatha Mahasiswa Magister Hukum Kenegaraan Fakultas Hukum…

Selasa, 27 April 2021 11:03

Mimpi Membangun Indonesia Berkemajuan Digital

Oleh: Muhamad Fadhol Tamimy   Dulu, mungkin kita sering menonton…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers