MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Kamis, 29 April 2021 12:54
Kebutaan Ancam Pasien Diabetes Jika Gula Darah Tak Dijaga saat Puasa
ILUSTRASI. Gula darah yang tidak stabil saat puasa bisa berbahaya bagi pasien diabetes. Karena bisa menyebabkan kebutaan karena komplikasi yang disebut retinopati diabetik. (Times of India)

 Penderita diabetes perlu lebih berhati-hati ketika menjalankan ibadah puasa agar kondisi penyakitnya tidak memburuk. Tantangannya adalah gula darah harus stabil. Tak boleh drop ataupun melonjak. Jika tidak, akan berdampak pada matanya dan gangguan penglihatan.

Komplikasi tersebut adalah retinopati diabetik, menjadi salah satu komplikasi yang berpotensi menyebabkan kebutaan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut retinopati diabetik sebagai lima besar penyebab gangguan penglihatan dan kebutaan yang dapat dicegah/diobati. Kondisi ini menyerang 3,9 juta orang di seluruh dunia.

Dalam webinar bersama para ahli JEC Eye Hospitals and Clinics lewat JEC Eye Talks, membahas ‘Pengaruh Puasa Ramadan pada Kesehatan Mata dan Pengidap Diabetes’. Medical Retina, Vitreo-Retina, and Cataract Specialist, JEC Eye Hospitals and Clinics dr. Martin Hertanto, SpM, mengatakan secara umum, puasa tidak memberikan pengaruh signifikan pada organ mata manusia. Namun, penderita diabetes perlu tetap waspada terhadap potensi gangguan mata akibat komplikasinya.

Apabila tidak terdeteksi sejak dini, retinopati diabetik bisa menyebabkan pendarahan dan robekan pada retina. Sehingga menimbulkan gangguan pandangan, seperti berbayang atau munculnya bercak hitam, bahkan sampai kebutaan.

“Karenanya, sangat penting bagi pengidap diabetes untuk tetap mampu menjaga kadar gulanya selama berpuasa, dan melakukan pemeriksaan retina secara berkala minimal setahun sekali, tergantung derajat keparahan penyakit,” paparnya dalam webinar, Selasa (27/4).

Retinopati diabetik adalah salah satu penyebab kebutaan terbanyak di kalangan usia produktif. Penyakit ini terjadi akibat tingginya kadar gula dalam tubuh yang tidak terkontrol secara berkepanjangan sehingga merusak pembuluh darah pada retina dan jaringan-jaringan yang sensitif terhadap cahaya.

Penyakit ini terbagi menjadi dua tipe yakni pertama, nonproliferative diabetic retinopathy (NPDR). Adalah tahapan awal, terjadi sedikit kebocoran pada pembuluh darah. Kedua, proliferative diabetic retinopathy (PDR) adalah tahapan lebih lanjut, mulai tumbuh pembuluh darah baru di retina (neovaskularisasi) yang mudah pecah dan mengalami pendarahan.

Berdasarkan Riskesdas 2018 prevalensi diabetes mencapai 8,5 persen atau jauh meningkat dibandingkan temuan sebelumnya Riskesdas 2013 yang masih 6,9 persen. Data Kementerian Kesehatan memaparkan, pada tahun 2015, Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia untuk prevalensi penderita diabetes tertinggi di dunia; dengan estimasi mencapai 10 juta orang. Bahkan, diabetes (dengan komplikasi) menjadi penyebab kematian tertinggi ketiga di Indonesia (setelah stroke dan penyakit jantung koroner). Persentase kematian akibat diabetes di Indonesia merupakan yang tertinggi kedua di dunia, setelah Srilanka. (jpc)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 01:05

Begini Tren Fesyen Muslim Kekinian

Pasar penjualan produk fesyen muslim di tanah air semakin maju.…

Rabu, 20 Oktober 2021 01:01

Fungsi Vitamin D dan Kalsium Guna Cegah Pengeroposan Tulang

Menjaga tulang sehat harus dimulai sejak dini. Sebab pengeroposan tulang…

Rabu, 20 Oktober 2021 00:57

Kerapu Kertang dan Kerapu Macan Dikawinkan, Begini Nih Hasilnya....

Kerapu identik dengan spesies ikan air laut. Namun, kini beberapa…

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:12

Terinspirasi dari Lautan, Simak Tren 4 Warna Rambut Tahun Depan

Beberapa bulan lagi, tahun baru akan datang. Menjelang semangat yang…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:39

Waspada Gangguan Kelainan Kornea, Bisa Picu Kebutaan

Gangguan penglihatan akibat kelainan kornea bisa memicu kebutaan. Kebutuhan donor…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:37

Catat..!! Tinggi Badan Anak Tak Selalu Ditentukan Genetik Ortu

Masa pertumbuhan anak terjadi secara sangat cepat jika didukung dengan…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:36

Ini 5 Tips Jitu Ubah Kamar Tidur Sempit Agar Lebih Nyaman

Punya kamar tidur yang berukuran kecil seringkali memengaruhi kenyamanan saat…

Senin, 04 Oktober 2021 11:21

Biarkan Anak Memecahkan Masalah

ADA sebagian orang tua yang memberikan perlindungan berlebih kepada buah hati.…

Jumat, 01 Oktober 2021 10:12

Pantun tentang Petani

BERTEPATAN dengan momen panen raya, Ledia Hanifa secara khusus membuat…

Senin, 27 September 2021 10:19

Dipicu Terlalu Lama di Depan Gadget, Waspadai Sindrom Mata Kering

Sejak virus korona menyeruak dan menjadi sebuah pandemi, banyak kebiasaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers