MANAGED BY:
SABTU
31 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 27 April 2021 15:06
3,8 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Datang
Jokowi Minta Tak Ganti Kebijakan Penanganan Covid-19

PPKM Mikro dan Kecepatan Vaksinasi Hambat Laju Kasus Positif

ilustrasi

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kembali mengawal kedatangan vaksin multilateral dari COVAX facility kemarin malam. Pada batch kedua ini, Indonesia menerima vaksin jadi Astra Zeneca (AZ) sebesar 3.852.000 dosis. Dengan kedatangan batch kedua ini maka Indonesia telah menerima vaksin Astra Zeneca dari COVAX facility sebesar 4.965.600 dosis vaksin jadi secara gratis.

”Jika kita gabungkan, vaksin dari jalur multilateral dan dari jalur bilateral, maka sejauh ini vaksin yang telah tiba di Indonesia adalah berjumlah 67.465.600 dosis,” ujarnya.

Retno menekankan, dari sejak awal pandemic hingga saat ini, pemerintah Indonesia terus mengupayakan ketersediaan vaksin bagi kebutuhan dalam negeri, sambil terus memperjuangkan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara. Untuk itulah, Indonesia aktif dalam pembahasan isu vaksin dunia. Seperti diketahui, Indonesia juga duduk sebagai salah satu co-chairs dalam Covax AMC Engagement Group.

Diakui Retno, saat ini kebutuhan dunia akan vaksin semakin meningkat. Bahkan, terjadi perlambatan pengiriman vaksin di seluruh dunia. Keadaan baru ini mengharuskan Pemerintah Indonesia bekerja lebih keras agar ketersediaan vaksin yang aman bagi rakyat Indonesia dapat tercukupi. ”Day and nite, kita terus berupaya agar program vaksinasi nasional dapat terus berjalan. Siang dan malam, kita terus melakukan diplomasi agar kebutuhan vaksin kita tercukupi,” tegsanya.

Karena kegigihan ini, lanjut dia, Indonesia sejauh ini berada di urutan ke-3 dengan jumlah pemberian vaksinasi terbesar di kawasan Asia, setelah RRT dan India. ”Program vaksinasi harus terus kita dukung dan jalankan. Ini tentunya bukan sebuah ikhtiar yang mudah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Retno meminta semua pihak untuk terus mencermati perkembangan Covid-19 di dunia. Dari kejadian tersebut, masyarakat bisa belajar, terutama dari munculnya gelombang baru di sejumlah negara. Sehingga, kejadian serupa tidak terjadi di Indonesia.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers