MANAGED BY:
SABTU
31 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 27 April 2021 15:06
3,8 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Datang
Jokowi Minta Tak Ganti Kebijakan Penanganan Covid-19

PPKM Mikro dan Kecepatan Vaksinasi Hambat Laju Kasus Positif

ilustrasi

Antisipasi tersebut berkaca dari tingginya lonjakan kasus di India dan marak muncul varian baru virus SARS-CoV-2. Varian baru tersebut diketahui jauh lebih berbahaya dari varian sebelumnya, terutama varian yang berasal dari Eropa dan India.

Oleh karena itu, kata Muhadjir, pemerintah saat ini memperketat kedatangan orang dari luar negeri. Termasuk, bagi para OMI yang akan masuk. Seluruhnya akan dikarantina secara lebih ketat dibanding sebelumnya.

”Kita perketat. Karena gejala inkubasinya juga beda dengan Covid-19 sebelumnya,” jelas Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut. Menurutnya, bila sebelumnya 5 hari sudah dinyatakan aman, saat ini justru hingga 10 hari gejala baru muncul gejalanya. ”Dan yang paling harus kita waspadai adalah dari India,” sambungnya.

Sejumlah daerah kini pun sudah menyediakan tempat isolasi mandiri bagi mereka yang nekat mudik, baik antar kota maupun mereka yang dari luar negeri. Di Madiun misalnya, pemerintah daerah telah menyediakan area bekas penjara zaman kolonial untuk pemudik yang nekat.

”Ini sebagai alternatif terakhir kalau tempat karantina yang lain sudah penuh,” ungkapnya. Sebagai informasi, pemerintah setempat sebetulnya telah menyediakan lokasi isolasi di asrama haji. Namun, bila tak mencukupi akan dikirim ke lokasi bekas penjara ini.

”Tapi saya imbau kepada siapa saja untuk tetap tidak mudik. Yang nekat mudik nanti ditaruh di sini saja,” pungkasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers