MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 27 April 2021 15:06
3,8 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Datang
Jokowi Minta Tak Ganti Kebijakan Penanganan Covid-19

PPKM Mikro dan Kecepatan Vaksinasi Hambat Laju Kasus Positif

ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA- Rapat terbatas (ratas) untuk membahas penanganan Covid-19 kembali dihelat kemarin (26/4). Salah satu yang diperintahkan Preisden Joko Widodo adalah seluruh kebijakan tidak diubah karena sudah sesuai. Di sisi lain, kemarin Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca kembali datang.

Seusai ratas, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan hasil rapat. Dia me yatakan bahwa Presiden Jokowi meminta agar tidak ada kebijakan yang diubah. Sebab keseimbangan antara penanganan sisi kesehatan dan ekonomi sudah berjalan dengan baik. "Apa yang dilakikan dari sisi kesehatan memberikan respon positif, semuanya turun. Sisi ekonomi juga baik," kata Budi.

Apa yang dialami Indonesia saat ini tak perlu diubah ke arah yang buruk. Jika yang dilkukan belakangan terus dilakukan, maka hasilnya bisa jadi lebih baik. Artinya PPKM mikro, kecepatan vaksinasi, dan protokol kesehatan tetap dilakukan. "Jangan sampai kita berprilaku yang mengubah keseimbangan itu," tuturnya.

Pelaksanaan PPKM mikro dan vaksinasi massal menurut Budi dapat menekan laju kasus aktif Covid-19 selepas libur panjang Paskah lalu. Padahal biasanya libur panjang merupakan awal dari lonjakan kasus Covid-19. "Dua minggu setelah liburan Paskah memang kita amati ada kenaikan sedikit, tetapi tidak sebesar kenaikan liburan-liburan sebelumnya," ungkap Budi. Ke depannya, Budi berharap agar perkembangan ini dapat terus terjaga baik tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, maupun tingkat keterisian rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Presiden Joko Widodo telah melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinpin terkait pasokan vaksin CoronaVac dari perusahaan farmasi Sinovac. " Ada tambahan vaksin Sinovac yang akan masuk antara 10 sampai 15 juta untuk bulan April dan Mei," ujar Budi. Sebelumnya dikhawatirkan vaksin Covid-19 di Indonesia menipis karena embagor dari beberapa negara yang mengalami lonjakan kasus yang signifikan.

GAVI pin juga memambah dpsos vaksin. Kemarin, data 3,8 juta dosis vaksin dari AstraZeneca. Dengan datangnya sejumlah dosis vaksin Covid-19 tersebut ke Indonesia, maka pemerintah akan kembali melakukan percepatan vaksinasi massa.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers