MANAGED BY:
JUMAT
06 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 26 April 2021 15:54
OJK: Integrasikan Keuangan Syariah dan Industri Halal
Bank Syariah Indonesia Memperbesar Pangsa Pasar
ilustrasi

BSI juga aktif meningkatkan inklusi keuangan syariah di masjid dan pesantren. Salah satunya di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta. ’’Pada kesempatan ini, BSI menyalurkan KUR (kredit usaha rakyat, Red) senilai Rp 1,55 miliar,” imbuhnya.

Bersinergi dengan perusahaan induk dan pemerintah, BSI bercita-cita menjadi satu di antara 10 bank syariah terbesar dunia. Utamanya dari sisi kapitalisasi pasar dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Per Desember 2020, total aset BSI mencapai sekitar Rp 240 triliun. Modal intinya lebih dari Rp 22,60 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) sebanyak Rp 210 triliun dan total pembiayaan sedikitnya Rp 157 triliun.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menyatakan bahwa market share alias pangsa pasar produk lembaga keuangan syariah di Indonesia masih kecil. Padahal, sektor keuangan syariah terus tumbuh. Karena itu, produk keuangan syariah harus mampu memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Tujuannya, mengerek market share.

’’Produk syariah tidak lebih baik kualitasnya daripada produk konvensional. Dan, harganya juga tidak lebih murah. Sulit meyakinkan masyarakat bahwa produk syariah itu punya value,” beber Wimboh.

Untuk itu, OJK membuat road map pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Ada tiga poin yang ditekankan. Yakni, menguatkan lembaga keuangan syariah melalui permodalan dan sumber daya manusia (SDM), integrasi ekosistem keuangan syariah dengan ekosistem digital, dan meningkatkan literasi keuangan syariah melalui program edukasi dan riset.

Menurut Wimboh, tantangan terbesarnya adalah membuat masyarakat lebih memahami produk dan bisnis keuangan syariah. Selain itu, mengintegrasikan ekosistem keuangan syariah dengan industri halal juga memerlukan strategi khusus. Mulai memperkuat dukungan infrastruktur dan pembiayaan syariah dari hulu ke hilir sampai mendorong lembaga jasa keuangan syariah dalam pembangunan kawasan industri halal. Termasuk inisiatif bank wakaf mikro (BWM).

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 05 Agustus 2021 16:11

Ekonomi Kaltim Triwulan II-2021 Tumbuh 5,67 Persen

SAMARINDA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi…

Kamis, 05 Agustus 2021 12:29

Tingkatkan Literasi Ekonomi dan Kebanksentralan

BALIKPAPAN–Rangkaian peringatan HUT ke-68 BI dan HUT ke-76 RI, Kantor…

Kamis, 05 Agustus 2021 09:41

Pertamina Didorong Masuk 50 Besar Dunia

 JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:44

Ramaikan Bisnis Otomotif, Motor Listrik Autuo Siap Bersaing di Pasaran

BALIKPAPAN—Presiden Jokowi pernah menyampaikan, motor listrik nantinya menggantikan motor konvensional.…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:43

Juni, Jumlah Penumpang Pesawat Meningkat

SAMARINDA-Jumlah penumpang pesawat pada Juni mengalami peningkatan 51,08 persen. Selain…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:40

Hunian Hotel Kembali Anjlok

Belum lama menikmati peningkatan okupansi, bisnis perhotelan kembali down. Kebijakan…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:06

Harga Jahe Anjlok, Terendah dalam Tiga Tahun Terakhir

TENGGARONG–Ujian berat sedang dihadapi petani jahe di Desa Jonggon Jaya,…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:19

Dana Haji Tersimpan Aman, Momentum untuk Literasi Keuangan

SAMARINDA-Rencana pemberangkatan calon jamaah haji 2021 ke Tanah Suci dibatalkan…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:18

Dana Haji, Ditanggung Lembaga Penjamin Simpanan

SAMARINDA-Banyak muncul pertanyaan, ke mana larinya dana haji masyarakat yang…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:08

Tutup Giant, Hero Sasar Segmen Atas

JAKARTA- Perubahan gaya belanja dan daya beli masyarakat membuat perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers