MANAGED BY:
MINGGU
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 24 April 2021 10:48
Siasati Penurunan Okupansi, Hotel Andalkan Paket Berbuka
Pelaku bisnis perhotelan tampaknya harus bekerja ekstra keras mengejar pendapatan di bulan ini. Momentum Ramadan seperti tahun sebelumnya membuat okupansi hotel merosot. Untuk menyiasatinya, banyak yang beralih jualan paket berbuka puasa.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Pelaku bisnis perhotelan tampaknya harus bekerja ekstra keras mengejar pendapatan di bulan ini. Momentum Ramadan seperti tahun sebelumnya membuat okupansi hotel merosot. Untuk menyiasatinya, banyak yang beralih jualan paket berbuka puasa.

Director of Operation Platinum Hotel Indonesia Soegianto mengatakan, low season hotel itu biasanya terjadi di bulan Ramadan. Okupansi merosot karena masyarakat memilih fokus beribadah atau menghabiskan waktu di rumah.

“Memang di bulan ini kami harus ekstra keras. Okupansi jelas turun. Pengalaman dari tahun sebelumnya seperti itu. Biasanya saat Ramadan okupansi kami di angka 20-30 persen. Hari normal rata-rata 50-60 persen. Tamu hotel biasanya hanya dari acara atau meeting yang digelar di hotel. Orang yang berlibur sangat jarang,” ujarnya, (21/4).

Selain itu, kondisi saat ini masih dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Tentu semakin berat. Okupansi anjlok, food and beverage saja yang bisa dijual. “Di sisi lain, hotel di Balikpapan cukup banyak. Jadi, okupansi sedikit karena harus berbagi tamu. Kuenya dibagi cukup banyak,” tuturnya.

Pria penghobi golf ini menjelaskan, jika dibanding dengan jualan kamar, jualan makanan ini untungnya sedikit. Bedanya sangat jauh. Lebih untung jualan kamar. Pasalnya, bahan pokok untuk makanan di Balikpapan cukup mahal. Jadi, margin untungnya sedikit. Belum lagi kuota yang disediakan terbatas. “Di Ramadan kali ini kami memiliki paket berbuka mulai dari Rp 100 ribuan per orang,” katanya.

Ia menuturkan, pada Maret lalu okupansi hotel sempat naik. Tetapi, bulan ini kembali turun. “Kondisi bisnis hotel saat ini sulit ditebak,” terang Soegianto.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13

Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13

Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:06

Target Pertumbuhan Ekonomi Dikoreksi, BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:05

Dana CSR Diminta Digunakan Membantu Masyarakat Miskin

SAMARINDA – Perusahaan yang beroperasi di Kaltim diharapkan ikut membantu…

Jumat, 23 Juli 2021 12:47

Sistem Lebih Adil, Perlahan Beralih ke Syariah

SEJAK memulai usaha Istana Laundry pada 2014 lalu, Syamsudin Hamade…

Jumat, 23 Juli 2021 11:24

Ekspansi Kredit UMKM Masih Sulit

SAMARINDA – Belum teratasinya Covid-19 membuat ekspansi kredit perbankan terhadap…

Jumat, 23 Juli 2021 11:22

Investor Lokal Bangun Depo Kontainer Rp 200 M

BALIKPAPAN - Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Balikpapan yang…

Kamis, 22 Juli 2021 11:05

Penurunan Bunga Kredit Butuh Waktu

Tak hanya berpatok pada penurunan suku bunga acuan atau BI…

Minggu, 18 Juli 2021 19:41

Penataan Lahan Perkebunan, Moratorium Disebut Bukan Solusi

Pemerintah diminta mengevaluasi kembali izin perkebunan yang diberikan kepada pelaku…

Minggu, 18 Juli 2021 14:35

PPKM Darurat, UMKM di Balikpapan Terancam Gulung Tikar

BALIKPAPAN- Surat edaran Wali Kota Balikpapan terbaru tentang pemberlakuan pembatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers