MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 24 April 2021 10:48
Siasati Penurunan Okupansi, Hotel Andalkan Paket Berbuka
Pelaku bisnis perhotelan tampaknya harus bekerja ekstra keras mengejar pendapatan di bulan ini. Momentum Ramadan seperti tahun sebelumnya membuat okupansi hotel merosot. Untuk menyiasatinya, banyak yang beralih jualan paket berbuka puasa.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Pelaku bisnis perhotelan tampaknya harus bekerja ekstra keras mengejar pendapatan di bulan ini. Momentum Ramadan seperti tahun sebelumnya membuat okupansi hotel merosot. Untuk menyiasatinya, banyak yang beralih jualan paket berbuka puasa.

Director of Operation Platinum Hotel Indonesia Soegianto mengatakan, low season hotel itu biasanya terjadi di bulan Ramadan. Okupansi merosot karena masyarakat memilih fokus beribadah atau menghabiskan waktu di rumah.

“Memang di bulan ini kami harus ekstra keras. Okupansi jelas turun. Pengalaman dari tahun sebelumnya seperti itu. Biasanya saat Ramadan okupansi kami di angka 20-30 persen. Hari normal rata-rata 50-60 persen. Tamu hotel biasanya hanya dari acara atau meeting yang digelar di hotel. Orang yang berlibur sangat jarang,” ujarnya, (21/4).

Selain itu, kondisi saat ini masih dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Tentu semakin berat. Okupansi anjlok, food and beverage saja yang bisa dijual. “Di sisi lain, hotel di Balikpapan cukup banyak. Jadi, okupansi sedikit karena harus berbagi tamu. Kuenya dibagi cukup banyak,” tuturnya.

Pria penghobi golf ini menjelaskan, jika dibanding dengan jualan kamar, jualan makanan ini untungnya sedikit. Bedanya sangat jauh. Lebih untung jualan kamar. Pasalnya, bahan pokok untuk makanan di Balikpapan cukup mahal. Jadi, margin untungnya sedikit. Belum lagi kuota yang disediakan terbatas. “Di Ramadan kali ini kami memiliki paket berbuka mulai dari Rp 100 ribuan per orang,” katanya.

Ia menuturkan, pada Maret lalu okupansi hotel sempat naik. Tetapi, bulan ini kembali turun. “Kondisi bisnis hotel saat ini sulit ditebak,” terang Soegianto.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 17:21

Tidak Latah Turunkan Bunga Kredit

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 19-20 April…

Jumat, 07 Mei 2021 17:11

Jumlah Pengangguran Kaltim Menurun

SAMARINDA - Jumlah pengangguran di Kaltim terus mengalami penurunan. Hal…

Kamis, 06 Mei 2021 16:26

PHI Catatkan Kinerja Positif, Produksi Gas dan Minyak Lampaui Target

BALIKPAPAN- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) berhasil mencatat kinerja positif…

Kamis, 06 Mei 2021 16:25

Kepatuhan Wajib Pajak di Kaltim Ditarget 76 Persen

BALIKPAPAN - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara…

Kamis, 06 Mei 2021 15:18

Stok Cabai Perlu Cold Storage

JAKARTA– Sebagai komoditas yang pasokan dan harganya fluktuatif, cabai perlu…

Kamis, 06 Mei 2021 15:12

Indonesia di Jurang Resesi, Pertumbuhan Kuartal I Minus Lagi

JAKARTA– Meski mulai memasuki tahap pemulihan ekonomi, faktanya Indonesia masih…

Kamis, 06 Mei 2021 10:21

Berharap Tempat Rekreasi Boleh Beroperasi

Liburan Idulfitri menjadi asa bagi bisnis rekreasi. Larangan mudik diprediksi…

Kamis, 06 Mei 2021 10:20

Musim Panen Bikin Daya Beli Petani Kaltim Melejit

SAMARINDA – Daya beli petani Kaltim terus menunjukkan peningkatan. Pada…

Kamis, 06 Mei 2021 10:19

Lifting Migas Kalsul Belum Capai Target, Tunggu Kontribusi Lapangan Merakes

BALIKPAPAN- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan…

Kamis, 06 Mei 2021 08:48

King Koil Luncurkan Koleksi Matras Terbaru Signature Gold Response Series

Pertama di Indonesia matras dilengkapi dengan teknologi Auto Body Zoning…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers