MANAGED BY:
JUMAT
07 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 22 April 2021 10:25
Merindukan Bubur Legenda di Masjid Tua

Masih Kerap Disinggahi Umat Muslim yang Hendak Berbuka Puasa

BELUM BISA TERLAKSANA: Pelataran Masjid Shiratal Mustaqiem yang biasanya digunakan untuk tempat memasak bubur peca, tahun ini dipastikan tidak bisa lagi melaksanakannya, karena masih ada anjuran pemerintah perihal protokol kesehatan. RAMA SIHOTANG/KP

PROKAL.CO,

Banyak hal spesial yang bisa Anda nikmati ketika menjalani Ramadan di Masjid Shiratal Mustaqiem. Mulai sejarah bangunan hingga keunikan kuliner berbuka puasanya. Sayang, sejak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mewabah di Kaltim 2020 lalu, menu berbuka puasa satu itu terpaksa ditiadakan.

 

BUBUR peca sudah menjadi hidangan khas berbuka puasa di Masjid Shiratal Mustaqiem. Bubur legend itu harus kembali absen Ramadan kali ini.

Sebelumnya, selama Ramadan, sedikitnya 37,5 kilogram beras dimasak untuk memenuhi kebutuhan jamaah yang berbuka puasa di sana. Menyajikan bubur peca sebagai hidangan berbuka selama Ramadan sudah menjadi tradisi. Dimulai sejak berdirinya masjid pada 1881. Hingga kini, cita rasa bubur tersebut diyakini tidak berubah. Tarup yang biasa berada di samping area masjid kini tak lagi berdiri. Begitu pula perlengkapan memasak bubur peca. Tidak lagi mengebul seperti perayaan Ramadan, dua tahun lalu.

Pengurus masjid tak ingin jika bubur khas yang sudah melegenda itu menimbulkan keramaian. Terlebih saat jelang berbuka puasa. Walau Ramadan tahun ini jamaah boleh melaksanakan salat berjamaah di masjid.

"Tapi kalau untuk sekadar berbuka ada aja. Kami cuma sediakan kurma dan air putih, yang penting berbuka puasa dulu. Kalau bubur tidak ada, kerena kan belum boleh berkerumun. Itu yang kami hindari," jelas takmir Masjid Shiratal Mustaqiem Sofian.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 09:19

Pembukaan Akses Mahkota II Belum Jelas

SAMARINDA–Sepekan sudah lamanya akses Jembatan Mahkota II ditutup. Tak bisa…

Jumat, 07 Mei 2021 09:18

Sidang Mahasiswa Diwarnai Dissenting Opinion, Satu Hakim Nilai Tuntutan Jaksa Tak Tepat

  SAMARINDA–Masih ingat Firman Ramadhani, mahasiswa yang diduga membawa sajam…

Jumat, 07 Mei 2021 09:16
Kolam Retensi Sudah Diperluas, Tersisa RTH dan Penampung Hujan

Pengelolaan Lingkungan SCB Terpantau

SAMARINDA–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda telah menerima salinan atas rekomendasi…

Jumat, 07 Mei 2021 09:13
Mengacu Edaran Gubernur, Operasional Bus Jalan Terus

Keluar-Masuk Samarinda Makin Ketat

Jelang Idulfitri, larangan mudik kembali diberlakukan. Terhitung sejak 6-17 Mei…

Kamis, 06 Mei 2021 16:55

Ada ASN Mudik? Adukan Aja ke LAPOR WAL!

SAMARINDA - Larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  telah…

Kamis, 06 Mei 2021 16:03

Pembukaan Akses Jembatan Mahkota II Belum Jelas

SAMARINDA–Sepekan sudah lamanya akses Jembatan Mahkota II ditutup. Tak bisa…

Rabu, 05 Mei 2021 11:39

Perkara Pasar Baqa, Konsultan Dituntut 1,6 Tahun

SAMARINDA–Pengawasan proyek Pasar Baqa dikerjakan secara tak profesional. Tenaga ahli…

Rabu, 05 Mei 2021 11:38

49 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Asam Besar Dapat Surat Peringatan

SAMARINDA–Sebanyak 49 bangunan di bantaran Sungai Karang Asam Besar (SKAB),…

Rabu, 05 Mei 2021 11:37

Rekomendasi Inspeksi Mendadak Komisi III di SCB, Kritisi Koordinasi OPD

Komisi III DPRD Samarinda mengeluarkan sejumlah rekomendasi terhadap inspeksi mendadak…

Rabu, 05 Mei 2021 11:32

Usai Gorok Leher Korban, Darah di Parang Dijilat

SAMARINDA–Peristiwa berdarah karena rebutan lahan di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers