MANAGED BY:
SABTU
15 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 17 April 2021 11:07
Peneliti Bilang Harus Waspada Jebakan Utang
Utang Luar Negeri Indonesia Kian Bengkak, Tembus Rp 6.146,7 triliun
ilustrasi Bank Indonesia

PROKAL.CO,

JAKARTA– Utang luar negeri (ULN) Indonesia kian membengkak. Jumat (16/4) Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa nominalnya mencapai USD 422,6 miliar atau sekitar Rp 6.146,7 triliun per Februari. Jumlah tersebut naik 4 persen year-on-year (YoY).

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengkritik kenaikan ULN itu. Terutama, dari porsi utang jangka panjang pemerintah yang naik 5 persen menjadi USD 209,2 miliar (sekitar Rp 3.046 triliun). Kenaikan tersebut tentu memengaruhi ruang fiskal. Sebab, total beban bunga utang tinggi dari tahun ke tahun.

”Itu tidak sejalan dengan rasio pajak yang menurun. Padahal, salah satu cara meningkatkan kemampuan bayar utang ya lewat kenaikan penerimaan pajak,” kata Bhima kepada Jawa Pos tadi malam.

Menurut dia, pemerintah perlu mencermati utang yang berasal dari Tiongkok. Nominal utang dari kreditur tersebut naik 4,5 persen ketimbang tahun lalu. Itu lebih tinggi daripada rata-rata kenaikan ULN secara keseluruhan. Itu menunjukkan bahwa Tiongkok punya pengaruh besar dalam perekonomian Indonesia.

Kalau tidak hati-hati, tegas Bhima, Indonesia bisa masuk jebakan utang atau debt trap. ”Harus dievaluasi juga apakah pendanaan dari Tiongkok ini efektif atau ada agenda lain,” imbuh alumnus University Of Bradford tersebut.

Di sisi lain, utang swasta yang turun merupakan indikasi bahwa penjualan dari sektor tersebut butuh waktu untuk pulih. Jika dibedah per sektor, utang sektor konstruksi justru melambat. Itu menandakan perlambatan pembangunan proyek infrastruktur. Sejak Desember lalu pun, sektor perdagangan melambat.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 15 Mei 2021 12:55

Bank Dunia-RI Fokus Pemulihan Ekonomi

JAKARTA– Bank Dunia menyetujui kerangka kerja kemitraan atau country partnership…

Selasa, 11 Mei 2021 17:36

Aktivitas Usaha Belum Pulih Seutuhnya, Risiko Kredit Macet Pertambangan Tinggi

Masih terbatasnya pemulihan aktivitas usaha akibat pandemi Covid-19 membuat risiko…

Selasa, 11 Mei 2021 17:34

Larangan Mudik Kerek Konsumsi Listrik

BALIKPAPAN – Konsumsi listrik rumah tangga di Bumi Etam diprediksi…

Selasa, 11 Mei 2021 10:20

Hindari Platform Pinjaman Online Ilegal

SAMARINDA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat mewaspadai penawaran utang…

Selasa, 11 Mei 2021 10:18

Konsumsi Melonjak, Pertamina Tingkatkan Stok BBM dan LPG

BAIKPAPAN- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan memastikan konsumsi…

Selasa, 11 Mei 2021 10:17

Kunjungan Mal di Kaltim Naik 40 Persen

BALIKPAPAN- Pusat perbelanjaan semakin ramai dikunjungi masyarakat jelang Lebaran. Asosiasi…

Jumat, 07 Mei 2021 17:21

Tidak Latah Turunkan Bunga Kredit

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 19-20 April…

Jumat, 07 Mei 2021 17:11

Jumlah Pengangguran Kaltim Menurun

SAMARINDA - Jumlah pengangguran di Kaltim terus mengalami penurunan. Hal…

Kamis, 06 Mei 2021 16:26

PHI Catatkan Kinerja Positif, Produksi Gas dan Minyak Lampaui Target

BALIKPAPAN- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) berhasil mencatat kinerja positif…

Kamis, 06 Mei 2021 16:25

Kepatuhan Wajib Pajak di Kaltim Ditarget 76 Persen

BALIKPAPAN - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers