MANAGED BY:
SELASA
18 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 17 April 2021 20:00
Gajinya Ditanggung APBN
Guru PPPK Akan Dikontrak Per Tahun, Pemprov Siapkan 4.202 Formasi
ilustrasi

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) diharapkan menjadi solusi kekurangan guru di Kaltim. Diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan pengangkatan satu juta guru PPPK. Pada tahap awal, tersedia 565.633 formasi. Seleksi akan dibuka tiga kali pada tahun ini yang akan dimulai Agustus 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Anwar Sanusi mengatakan, memang saat ini belum ada pengumuman secara resmi mengenai rekrutmen PPPK. Akan tetapi, upaya antisipasi banyaknya guru PNS yang pensiun pada tahun ini telah dilakukan. Kemendikbud memberikan kuota PPPK guru kepada Disdikbud Kaltim sebanyak 4.202 orang. Di mana gajinya akan ditanggung APBN. “Jadi, enggak ada masalah mengenai guru yang pensiun itu,” katanya kepada Kaltim Post (16/4).

Berdasarkan data yang dikutip dari laman simpeg.kaltimbkd.info, jumlah guru PNS di Disdikbud Kaltim yang akan pensiun pada 2021 sebanyak 131 orang. Sementara jika diakumulasikan hingga 1 Desember 2026, tercatat ada 1.166 orang yang akan pensiun. Perinciannya, pada 2022 sebanyak 161 orang, 2023 (180 orang), pada 2024 (214 orang). Kemudian pada 2025 sebanyak 216 orang, dan 2026 (234 orang). “Untuk guru PPPK nanti, sistemnya kontrak per tahun. Apakah 5-7 tahun, kami masih menunggu aturannya. Yang jelas, setiap tahun, kontraknya akan selalu diperbarui,” ucap Anwar Sanusi.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menuturkan, permasalahan guru PNS yang pensiun harus segera diatasi. Pasalnya, dalam tiga tahun ke depan, ada sekitar 5 ribu guru PNS di Kaltim pada semua jenjang pendidikan yang akan pensiun. Sementara kemampuan pemerintah merekrut PNS sangat terbatas. “Apalagi jatah atau kuota Kaltim secara nasional khusus untuk guru CPNS paling sekitar ratusan per tahun. Itu pun juga tergantung kemampuan lobi pula,” kata Rusman.

Ketua DPW PPP Kaltim ini menambahkan, dengan jumlah kuota CPNS guru yang minim itu, maka tidaklah heran jika ada sekolah negeri di Kaltim, banyak merekrut guru honorer. Hanya kepala sekolahnya yang berstatus sebagai PNS. Selebihnya, guru yang mengajar di sekolah negeri tersebut berstatus tenaga honorer. “Mestinya persoalan ini masuk dalam skala prioritas utama Pemprov Kaltim. Terutama dalam perubahan RPJMD. Tapi sayangnya, saya tidak melihat narasi perubahan itu terkait urusan bidang pendidikan,” pungkasnya. (kip/riz/k16)


BACA JUGA

Selasa, 18 Mei 2021 16:39
UU IKN Belum Disahkan, Status Sepaku Masih Masuk PPU----sub

Sepaku di IKN, Jumlah Kursi di DPRD PPU Terpengaruh

Jatah kursi di DPRD PPU bisa saja berkurang. Jika Kecamatan…

Selasa, 18 Mei 2021 16:38

Taliban-Afganistan Tempur Lagi

KANDAHAR – Perdamaian dua kubu di Afganistan tak bisa bertahan…

Selasa, 18 Mei 2021 16:36

Robot Tiongkok Akan Jelajahi Mars

BEIJING – Presiden Xi Jinping terus menambah warisannya di dunia…

Selasa, 18 Mei 2021 16:35

Makin Brutal, 192 Orang Tewas di Gaza

Militer Israel melancarkan serangan terbaru di Jalur Gaza, Senin (17/5)…

Selasa, 18 Mei 2021 15:39
PPKM Diperpanjang, Wisata di Zona Merah-Oranye Dilarang Beroperasi

Antisipasi Lonjakan Kasus setelah Mudik Lebaran, Siapkan 70 Ribu Ruang Isolasi dan 7.500 ICU

JAKARTA– Dalam dua pekan ke depan, kenaikan kasus Covid-19 diprediksi…

Selasa, 18 Mei 2021 15:34

Kendalikan Pendidikan dan Opini Publik, Tiongkok Perketat Penggunaan Kurikulum Asing

BEIJING– Kurikulum asing di Tiongkok tak bisa diterapkan. Terutama untuk…

Selasa, 18 Mei 2021 15:30

DPR-DPD Pertanyakan TKA Tiongkok Masuk saat Penyekatan

JAKARTA– Masuknya warga negara Tiongkok berstatus tenaga kerja asing disoroti…

Selasa, 18 Mei 2021 15:18

Thailand Gelombang Ketiga, Taiwan Kembali Waspada Kenaikan Kasus Covid-19

BANGKOK– Sejumlah negara yang dinilai berhasil mengendalikan penularan Covid-19 kembali…

Selasa, 18 Mei 2021 14:59

Penggunaan Vaksin AstraZeneca di Kaltim Ditunda

SAMARINDA - Kepala Dinas Kesehatan provinsi Kalimantan Timur dr Padilah…

Selasa, 18 Mei 2021 14:17

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ulang Azis Syamsudin

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali mengagendakan pemeriksaan Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers