MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 16 April 2021 13:21
Setor PAD Tak Bisa Jadi Dalil
Direktur Umum BUMD PT AKU Divonis 13 Tahun Penjara

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Korupsi penyertaan modal di BUMD PT Agro Kaltim Utama (AKU) berakhir sudah selepas Nuriyanto, direktur umum PT AKU divonis selama 13 tahun pidana penjara, (15/4). Serupa dengan vonis yang diterima Yanuar, direktur utama perseroan daerah itu pada 9 April. Majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda menilai, penyertaan modal yang diterima PT AKU sepanjang 2003–2010 sebesar Rp 27 miliar, digunakan tak sesuai rencana kerja (renja) perusahaan.

“Semula modal penyertaan dari Pemprov Kaltim itu diperuntukkan dalam pengelolaan lahan perkebunan sawit di Muara Jawa, Kutai Kartanegara. Karena permasalahan lahan yang kompleks, terdakwa Nuriyanto bersama Yanuar justru mengalihkan ke sektor usaha lain,” ucap majelis hakim yang dipimpin Hongkun Otoh bersama Yulius Christian Handratmo dan Arwin Kusmanta. Pengalihan bisnis itu tak sesuai renja dan tanpa persetujuan pemilik modal atau badan pengawas perusahaan.

Bahkan, bisnis yang dijalankan tak bersinggungan langsung dengan sektor usaha PT AKU. Terdakwa bersama Yanuar, menggunakan modal itu untuk menyandang dana operasional ke sembilan perusahaan lain dengan skema bagi hasil profit. Sembilan perusahaan itu, PT Dwi Mitra Palma Lestari dengan kerja sama sebesar Rp 24,6 miliar, PT Indi Karya Anugrah sebesar Rp 1,97 miliar, PT Formita Multi Prakarsa Rp 519 juta, PT Batu Penggal Chemical Industry Rp 925,8 juta, PT Garap Sawit Perkasa Rp 340 juta, CV Daun Segar Rp 633 juta, Koperasi Bendang Makmur Rp 162,4 juta, PT Alvira sebesar Rp 404,3 juta, dan PT Indo Hana Mandiri sebesar Rp 1,609 miliar.

“Skema bagi hasil itu seolah-olah ada. Padahal, mayoritas dana mengucur ke perusahaan milik terdakwa bersama Yanuar,” sambung hakim Arwin membaca. Perusahaan milik terdakwa Nuriyanto dan Yanuar itu ialah PT Dwi Mitra Palma Lestari dan CV Daun Segar. Karena itu, majelis menyetujui Pasal 2 UU 31/1999 yang diperbarui dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP yang disangkakan JPU dalam tuntutan. Namun, majelis hakim menyulih besaran pidana penjara. Yang semula selama 15 tahun menjadi 13 tahun dengan denda sebesar Rp 650 juta subsider 6 bulan.

Mengingat terdakwa dan Yanuar menggunakan anggaran daerah dengan ceroboh. Untuk penerapan kerugian negara, jumlah kerugian berasal dari nilai modal sebesar Rp 27 miliar ditambah laba usaha dari kerja sama di sembilan perusahaan tersebut senilai Rp 2,7 miliar.

Karena sepanjang pemeriksaan 14 saksi, dua ahli, hingga saksi dan ahli ad charge atau meringankan yang dihadirkan terdakwa. Kebijakan mengubah arah usaha PT AKU tersebut dilakukan bersama-sama dengan terdakwa Yanuar sehingga kerugian ini dibebankan ke keduanya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 12:30

Waspada Tren Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Libur

TAK berbeda jauh dengan tahun lalu, masyarakat Kaltim pada Lebaran kali…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:27

Hilal di Bawah Ufuk, Lebaran 13 Mei

SIDANG Isbat penetapan 1 Syawal atau Lebaran akan dilaksanakan Kementerian…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:25

14 Posko Didirikan, Polres Samarinda Pantau secara Digital dan Manual

SAMARINDA–Sebanyak 14 posko didirikan Polresta Samarinda jelang Idulfitri 2021. Pos…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:22

Panen Buah Pakai Robot

Penggunaan artificial intelligence dalam aktivitas sehari-hari kian masif. Bahkan untuk…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:39

Polemik Wawasan Kebangsaan, Pegawai KPK Ditanya Bersedia Lepas Jilbab atau Tidak

JAKARTA- Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbuka perihal proses…

Jumat, 07 Mei 2021 17:50
Rektor Uniba Isradi Zainal dalam Talk Show IKN Garapan Kaltim Post

Keluar dari Pendidikan Kaku, Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Industri

Jelang pemindahan ibu kota negara (IKN), dunia pendidikan harus bersiap.…

Jumat, 07 Mei 2021 17:43

Minta DK PBB Embargo Senjata Myanmar

YANGON-  Sekitar 200 organisasi non pemerintah meminta Dewan Keamanan (DK)…

Jumat, 07 Mei 2021 17:39

ALAMAK NAIK LAGI KAH..?? Pemerintah Beri Sinyak Kenaikan Tarif PPN

JAKARTA– Pemerintah memberikan sinyal kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). Saat…

Jumat, 07 Mei 2021 17:36

POKOKNYA DIAM AJA DI RUMAH..!! Pekan Depan, Tempat Wisata dan Mal Ditutup

Menikmati libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, masyarakat sebaiknya bersantai…

Jumat, 07 Mei 2021 17:35

Jangan Coba-Coba Menerobos, Empat Ribu Personel Cegah Pemudik Lewat

SAMARINDA-Hari pertama pemberlakuan larangan mudik, sejumlah titik sudah dijaga aparat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers