MANAGED BY:
JUMAT
07 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 14 April 2021 21:08
Warga Antusias tetapi Waswas
Perluasan Kawasan Inti IKN Ancam Eksistensi Permukiman Desa Bumi Harapan
Desa Bumi Harapan merupakan kawasan pecahan transmigrasi Desa Sukaraja dan Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku. Mulai berdiri pada 1985. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

PROKAL.CO,

Desa Bumi Harapan merupakan kawasan pecahan transmigrasi Desa Sukaraja dan Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku. Mulai berdiri pada 1985. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

 

 

BALIKPAPAN-Desa Bumi Harapan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menjadi harapan baru Indonesia di masa yang akan datang. Di desa itu, istana presiden, kompleks gedung kementerian hingga lembaga negara akan dibangun. Titik nol ibu kota negara baru ini berdiri di atas lahan eks konsesi hutan tanaman industri (HTI) yang sebelumnya dikelola PT ITCI Hutani Manunggal (IHM).

Namun muncul kekhawatiran, pada tahapan pembangunan ibu kota negara (IKN) baru nanti, akan menyingkirkan warga setempat. Kegalauan itu diungkapkan Kepala Desa (Kades) Bumi Harapan Kastiyar. Awalnya, sambung dia, rencana pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN yang disampaikan pemerintah luasnya 5.600 hektare. Lokasinya memang berada di eks lahan konsesi HTI PT IHM.

Akan tetapi, beredar informasi bahwa pemerintah akan menambah luasan KIPP IKN. Dari semula 5.600 hektare, dikembangkan menjadi 6.500 hektare. Perluasan tersebut, kata Kastiyar, terdeteksi masuk ke areal permukiman warga Desa Bumi Harapan. Sehingga, masyarakat merasa kurang setuju dengan adanya rencana perluasan KIPP IKN. “Kami pada prinsipnya tetap mendukung. Walaupun kurang sreg. Karena, jangan sampai nanti, kegembiraan masyarakat membuat mereka tergeser. Tapi, masyarakat tetap mendukung biar bagaimanapun,” ungkapnya kepada Kaltim Post, Selasa (13/4).

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 09:29

Kutim Siapkan Ketahanan Pangan Penunjang IKN

Kocek dari APBN digelontorkan untuk membantu petani. Termasuk membenahi sistem…

Jumat, 07 Mei 2021 09:23

Larangan Mudik Multitafsir, Walau Dilarang tapi Masih Diberi Pengecualian

Keputusan pemerintah melarang mudik agar penyebaran Covid-19 tidak melonjak setelah…

Jumat, 07 Mei 2021 09:21

Ramai-Ramai Terbang sebelum Dilarang

SEHARI jelang pemberlakukan larangan mudik, penumpang di Bandara Sultan Aji…

Kamis, 06 Mei 2021 16:15

"Cari Aman" KPK Lempar ke Kemen PANRB dan BKN

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih ‘cari aman’ terkait polemik…

Kamis, 06 Mei 2021 15:55

Mengacu Edaran Gubernur, Operasional Bus Jalan Terus

Jelang Idulfitri, larangan mudik kembali diberlakukan. Terhitung sejak 6-17 Mei…

Kamis, 06 Mei 2021 15:50

Aturan Larangan Mudik Mulai Berlaku Hari Ini, Harus Tegas Tapi Tetap Humanis

JAKARTA- Masa larangan mudik pada periode Idul Fitri 1442 H…

Kamis, 06 Mei 2021 15:26

Ada 62,3 Juta Lembar Uang Rp 75 Ribu Buat ‘Salam Tempel’ Lebaran

Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Rp 75 ribu semakin diminati oleh…

Kamis, 06 Mei 2021 15:11

Simpang Siur Larangan Mudik, Ada Pengecualian dengan Syarat

Keputusan pemerintah melarang mudik agar penyebaran Covid-19 tidak melonjak setelah…

Kamis, 06 Mei 2021 10:37

Indonesia Terancam Kembali ke Negara Penghasilan Menengah ke Bawah

JAKARTA– Tahun depan, pemerintah akan fokus pada pemulihan ekonomi dan…

Kamis, 06 Mei 2021 10:04
Kemenhub Mulai Survei, Trase Terintegrasi ke IKN

Balikpapan-Samarinda Akan Dihubungkan Kereta

BALIKPAPAN-Rencana pembangunan jalur kereta api di Kaltim kembali dikaji Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers