MANAGED BY:
SELASA
18 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 14 April 2021 11:22
Konsep Hijau IKN Baru Dikritik
ilustrasi

PROKAL.CO,

Ada banyak lahan kritis di Bumi Etam yang dinilai mesti dipulihkan dan dihijaukan. Seperti di kawasan penyangga calon ibu kota negara baru yang kerap dilanda banjir.

 

BALIKPAPAN–Konsep pembangunan calon ibu kota negara (IKN) baru berbasis lingkungan dikritik Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim. Organisasi non-pemerintah itu menilai, rencana membangun IKN baru yang hijau sangat jauh dari fakta di lapangan. Pasalnya, kabupaten/kota lainnya di Bumi Etam masih jauh dari konsep hijau dan lestari.

Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang menilai, untuk melestarikan dan menghijaukan wilayah kritis, bukan saat di wilayah tersebut akan hadir megaproyek. Seperti rencana pembangunan IKN baru. Sebab, megaproyek itu dinilai bukan kebutuhan utama rakyat Kaltim. Juga, Indonesia secara umumnya.

Krisis yang dihadapi rakyat Kaltim, menurut dia, jauh lebih besar dari sekadar membangun gedung-gedung baru, serta memolesnya dengan pepohonan hijau. Di atas lahan sekitar 42 ribu hektare. ”Luas wilayah kritis di Kaltim jauh lebih besar daripada hanya angka tersebut,” kritik Rupang, (13/4).

Dia juga menjabarkan data bahwa sebesar 73 persen luas daratan Kaltim atau 9,3 juta hektare telah dikaveling ke dalam konsesi ekstraktif. Yang sebagian besar kawasan tersebut adalah hutan, sumber mata air, sungai, rawa, serta bukit. Dan kini tanahnya telah dibongkar. Hutannya ditebangi. Sungainya dihilangkan.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 18 Mei 2021 16:39
UU IKN Belum Disahkan, Status Sepaku Masih Masuk PPU----sub

Sepaku di IKN, Jumlah Kursi di DPRD PPU Terpengaruh

Jatah kursi di DPRD PPU bisa saja berkurang. Jika Kecamatan…

Selasa, 18 Mei 2021 16:38

Taliban-Afganistan Tempur Lagi

KANDAHAR – Perdamaian dua kubu di Afganistan tak bisa bertahan…

Selasa, 18 Mei 2021 16:36

Robot Tiongkok Akan Jelajahi Mars

BEIJING – Presiden Xi Jinping terus menambah warisannya di dunia…

Selasa, 18 Mei 2021 16:35

Makin Brutal, 192 Orang Tewas di Gaza

Militer Israel melancarkan serangan terbaru di Jalur Gaza, Senin (17/5)…

Selasa, 18 Mei 2021 15:39
PPKM Diperpanjang, Wisata di Zona Merah-Oranye Dilarang Beroperasi

Antisipasi Lonjakan Kasus setelah Mudik Lebaran, Siapkan 70 Ribu Ruang Isolasi dan 7.500 ICU

JAKARTA– Dalam dua pekan ke depan, kenaikan kasus Covid-19 diprediksi…

Selasa, 18 Mei 2021 15:34

Kendalikan Pendidikan dan Opini Publik, Tiongkok Perketat Penggunaan Kurikulum Asing

BEIJING– Kurikulum asing di Tiongkok tak bisa diterapkan. Terutama untuk…

Selasa, 18 Mei 2021 15:30

DPR-DPD Pertanyakan TKA Tiongkok Masuk saat Penyekatan

JAKARTA– Masuknya warga negara Tiongkok berstatus tenaga kerja asing disoroti…

Selasa, 18 Mei 2021 15:18

Thailand Gelombang Ketiga, Taiwan Kembali Waspada Kenaikan Kasus Covid-19

BANGKOK– Sejumlah negara yang dinilai berhasil mengendalikan penularan Covid-19 kembali…

Selasa, 18 Mei 2021 14:59

Penggunaan Vaksin AstraZeneca di Kaltim Ditunda

SAMARINDA - Kepala Dinas Kesehatan provinsi Kalimantan Timur dr Padilah…

Selasa, 18 Mei 2021 14:17

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ulang Azis Syamsudin

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali mengagendakan pemeriksaan Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers